OBH Combi Anak, Apa Kegunaan dan Kandungannya?

Pilek dan batuk adalah penyakit yang sering kali terjadi anak-anak. Paparan kuman dan melawan membantu anak-anak dalam mengembangkan sistem kekebalan mereka. Nah, salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan memberi anak OBH Combi Anak

Namun, kira-kira apa saja kegunaan atau manfaat dari obat ini? Untuk lebih jelasnya, Anda dapat melihat ulasan berikut tentang apa saja kandungan yang terdapat dalam OBH Combi dan manfaatnya. 

OBH Combi Anak

OBH Combi merupakan obat batuk hitam yang telah dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai obat batuk dengan bahan alami. OBH Combi efektif dalam meredakan batuk dan membantu orang saat batuk, yang biasanya disebabkan oleh gejala flu.

OBH Combi Anak Batuk Plus Flu untuk mengobati batuk pada anak Anda. Beberapa manfaat atau kegunaan dari obat ini adalah:

  • Meredakan batuk yang akibatkan oleh gejala flu 
  • Meredakan demam, bersin-bersin, sakit kepala, dan hidung tersumbat
  • Melegakan pernapasan

Obat ini termasuk obat yang dapat dibeli di apotik secara bebas, namun untuk penggunaannya harus perhatikan petunjuk kemasan. Pasalnya, obat ini dapat menimbulkan efek samping, sebagai berikut:

  • Mengantuk 
  • Gangguan pencernaan seperti mual, sakit perut, dan perut kembung
  • Gelisah dan insomnia
  • Mulut kering

Kandungan yang terdapat dalam OBH Combi

OBH Combi Anak terdiri dari beberapa kandungan seperti, ekstrak Succus liquiritiae 100 mg, paracetamol 120 mg, ammonium klorida 50 mg, pseudoefedrin HCI 7.5 mg, klorfeniramin maleat 1 mg. Dan, berikut penjelasannya: 

  • Paracetamol. Paracetamol adalah obat penghilang rasa sakit yang umum untuk anak-anak. Ini sering digunakan untuk mengobati sakit kepala, sakit perut, sakit telinga, dan gejala pilek atau flu. Ini juga dapat digunakan untuk menurunkan demam. Kandungan paracetamol dalam OBH Combi Anak dapat mengatasi masalah batuk dan pilek. 

Berikut hal-hal penting yang perlu Anda ingat tentang penggunaan paracetamol yang aman untuk anak-anak:

  • Paracetamol adalah obat untuk membantu mengurangi rasa sakit
  • Anak Anda tidak memerlukannya untuk demam sendiri- jika anak Anda menderita karena demam, Anda dapat memberikan paracetamol agar mereka lebih nyaman
  • Terlalu banyak paracetamol bisa berbahaya
  • Ketahuilah dosis yang tepat untuk diberikan dan periksa efek sampingnya
  • Paracetamol dapat digunakan untuk anak-anak dan bayi di atas 3 bulan
  • Ammonium klorida. Adalah salah satu bahan yang digunakan dalam obat batuk, pun dengan OBH Combi Anak. Zat aktif ini memiliki efek samping seperti asidosis metabolic, ruam, kelainan EEG, kejang, kebingungan mental, sifat lekas marah, kantuk, kekurangan kalsium, kalium darah rendah, sakit perut, mual/muntah, hiperventilasi, dan ensefalopati.

Pada kehamilan dan menyusui, obat yang mengandung ammonium klorida harus berhati-hati. Jadi, jika Anda sedang hamil atau menyusui dan ingin mengonsumsi obat dengan kandungan zat ammonium klorida harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. 

  • Pseudoephedrine HCI. Merupakan salah satu kandungan yang digunakan untuk mengobati hidung tersumbat dan nyeri sinus oleh infeksi. Zat ini bekerja dengan mempersempit pembuluh darah untuk mengurangi pembengkakan dan kemacetan. 

Beberapa efek samping bisa terjadi pada pemakaian obat ini, seperti pusing, kesulitan tidur, dan mual merupakan efek samping yang terjadi selama pemakaian obat ini. 

  • Chlorpheiramine maleate. Adalah antihistamin yang digunakan untuk mengobati bersin, gatal, mata berair, dan pilek yang disebabkan oleh alergi atau flu biasa. Efek samping yang mungkin bisa muncul dari obat yang mengandung Chlorpheiramine maleate, meliputi:
  • Kantuk
  • Pusing
  • Penglihatan kabur
  • Mulut/hidung/ tenggorokan kering
  • Mual
  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Masalah dengan memori atau konsentrasi
  • Kegelisahan atau kegembiraan (terutama pada anak-anak)

Succus liquiritiae. Salah satu kandungan lain dalam OBH Combi Anak adalah Succus liquiritiae yang merupakan bahan alami yang dipercaya sebagai bahan dasar obat-obatan. Ekstrak ini digunakan hampir di seluruh dunia, Succus liquiritiae telah dibudidayakan sejak abad ke 13 di Eropa, Timur Tengah, hingga Asia. Salah satu keunggulan succus liquiritiae adalah khasiatnya dapat diolah menjadi obat batuk yang bersifat ekspektoran.