Harga Nutrive Benecol Mahal? Coba Cara Alami Berikut!

harga nutrive benecol

Harga Nutrive Benecol mahal? Mungkin ini yang Anda rasakan saat membeli. Tetapi karena Anda ingin mencoba karena khasiatnya yang dapat menurunkan kolesterol, Anda tetap membeli, dan menyatakan bahwa rasanya memang enak.

Namun setelah itu Anda berpikir apakah bisa terus-menerus minum produk ini setiap hari namun harganya tidak terjangkau bagi Anda? Perlu diketahui harga Nutrive Benecol sendiri dibanderol mulai dari Rp 7.000-an hingga Rp 79.000-an tergantung pada varian, isi, dan kemasan produk.

Lantas Apa yang harus Anda lakukan? Karena jika Anda ingin meminum obat anti-kolesterol, Anda malah akan mendapatkan banyak efek samping yang cukup merugikan.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena sebenarnya Anda bisa menurunkan kadar kolesterol secara alami tanpa perlu konsumsi produk tertentu.

Apa saja caranya? Yuk, simak di bawah ini!

Konsumsi Makanan Tinggi Magnesium

Cara pertama yang perlu Anda lakukan adalah konsumsilah makanan tinggi magnesium. Berdasarkan penelitian, magnesium dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah karena kolesterol dan bisa meningkatkan kesehatan jantung.

Anda bisa mendapatkan magnesium pada makanan-makanan berikut:

  • Tahu
  • Tempe
  • Pisang
  • Kacang-kacangan
  • Gandum utuh
  • Sayuran hijau
  • Alpukat

Batasi Asupan Gula

Anda juga perlu membatasi asupan gula kadar gula yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan kolesterol jahat naik.

Selain menyebabkan naiknya kolesterol, konsumsi gula secara berlebihan juga menyebabkan kolesterol baik turun dan menghambat enzim pemecah kolesterol trigliserida.

Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa konsumsi makanan tinggi serat bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Selain itu, serat juga mengandung bakteri baik yang bisa menjaga kesehatan pencernaan. Anda bisa mendapatkannya pada biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan.

Konsumsi makanan tinggi serat ini setidaknya sama praktisnya dengan Anda konsumsi Nutrive Benecol namun terhalang oleh harga.

Konsumsi Lemak Tak Jenuh

Lemak memang harus dihindari saat akan menurunkan kolesterol jahat namun bukan berarti lemak baik atau tidak jenuh juga.

Soalnya, lemak jenis ini justru dapat membantu Anda menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.

Anda bisa mengonsumsi minyak zaitun, kacang-kacangan, alpukat, ikan salmon, dan ikan tuna untuk mendapatkannya.

Hindari Lemak Trans

Kalau Anda memang menderita kolesterol tinggi, dan ingin menurunkannya, jangan sekali-kali konsumsi makanan yang mengandung lemak trans.

Biasanya lemak trans ada pada daging sapi, daging kambing, susu, dan keju. Selain itu, lemak trans juga terkandung dalam lemak tak jenuh yang telah dimodifikasi melalui proses hidrogenasi.

Inilah yang membuat makanan mempunyai tekstur yang baik dan rasa gurih, dan terdapat pada gorengan, keripik, kerupuk, dan makanan cepat saji.

Selain cara-cara di atas Anda juga perlu menerapkan cara berikut dalam mengatasi kolesterol, yaitu:

  • Jangan makan berlebihan serta perhatikan kalori yang ada dalam makanan tersebut
  • Aktif bergerak dan rutin berolahraga
  • Berhenti merokok
  • Kurangi stress
  • Istirahat yang cukup

Adapun jika Anda menginginkan obat kolesterol alami, Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan yang ada di dapur, yaitu:

Bawang Putih

Bawang putih adalah  bahan masakan sehari-hari yang bisa digunakan untuk obat-obatan herbal. Bahan inj bisa digunakan untuk menurunkan kolesterol secara alami. 

Caranya, konsumsi tiga sampai empat siung setiap hari, jangan lupa banyak minum air untuk menghindari dehidrasi akibat zat diuretik yang terkandung dalam bawang putih.

Seledri

Bahan masakan ini juga mampu menurunkan hipertensi dan kolesterol pada tubuh secara efektif. Di dalamnya terdapat kandungan ekstrak heksana yang mampu menurunkan tekanan darah.

Kandungan metanol dan etanol di dalam seledri membuat sirkulasi darah meningkat sekaligus mengatasi peradangan pada pembuluh darah. Cara konsumsinya adalah dapat dibuat jus, dan konsumsilah sebanyak satu gelas sehari untuk dapat menurunkan kolesterol.

Biji Ketumbar

Biji ketumbar mengandung asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, asam askorbat, dan asam stearat yang mampu mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.

Selain itu, biji ketumbar dapat membantu menurunkan kolesterol jahat tanpa memengaruhi kolesterol baik. 

Cara mengonsumsinya adalah siapkan dua sendok teh bubuk biji ketumbar kemudian campur dengan secangkir air dan direbus. Setelah mendidih saringlah dan minum 2 kali sehari.

Kunyit

Kunyit berkhasiat menguras asam empedu penyebab kolesterol jahat dalam tubuh melalui warna kuningnya yang mengandung kurkumin.

Sertakan kunyit pada hidangan yang bersantan dengan cara dicampurkan karena ternyata kunyit mampu menetralkan pengaruh buruknya.

Daun Salam

Terakhir Anda bisa menggunakan daun salam sebagai obat alami penurun kolesterol. Caranya adalah merebus daun sebanyak 10-15 lembar dengan 3 gelas air lalu konsumsilah di malam hari.

Itulah cara alami menurunkan kolesterol apabila Anda merasa keberatan dengan harga nutrive Benecol yang mahal.

Batasi Konsumsi 6 Makanan Mengandung Lemak Jahat Ini

Lemak memang tidak selalu berdampak buruk dan sejatinya tetap dibutuhkan oleh tubuh manusia. Namun, keberadaannya dalam tubuh tidak boleh berlebihan, apalagi jika lemak termasuk termasuk lemak jenuh alias lemak jahat. Kehadiran lemak jahat dalam tubuh bisa memicu berbagai penyakit kronis, mulai dari kolesterol, penyakit kardiovaskular, sampai stroke.

Masalahnya adalah lemak jahat lebih mudah didapatkan oleh tubuh lewat berbagai makanan. Banyak jenis makanan mengandung lemak jahat yang kerap dikonsumsi tiap hari dan sulit dibatasi. Menyantap berbagai makanan mengandung lemak jahat tinggi tersebut nyatanya akan dengan mudah menaikkan kadar kolesterol jahat sekaligus memicu munculnya plak-plak yang bisa menyumbat aliran darah dan menyebabkan beragam penyakit serius.

Berikut ini adalah jenis-jenis makanan mengandung lemak jahat yang mulai sekarang harus Anda batasi konsumsinya. Jika masih sering menyantap makanan-makanan ini, bersiaplah menghadapi berbagai kemungkinan masalah kesehatan yang akan menghantui seumur hidup.

  1. Daging Berlemak

Tidak salah makan daging untuk menunjang kebutuhan protein bagi tubuh. Namun, batasi konsumsinya apalagi jika daging yang Anda santap tergolong dagin merah dan berlemak, seperti daging sapi ataupun daging kambing. Soalnya dalam tiap 100 gram daging berlemak, terkandung 17,8 gram lemak jahat yang bisa menjadi ancaman kesehatan.

  • Gorengan

Siapa sih orang Indonesia yang tidak suka dengan bakwan, tempe goreng tepung, atau risol? Camilan ini memang terkesan kecil, namun dampaknya sangat besar bagi kesehatan. Tidak hanya kaya gluten yang lebih sulit dicerna, gorengan juga cenderung memiliki kadar lemak jahat tinggi karena pengolahannya digoreng dalam minyak kelapa sawit panas yang dipakai berulang kali. Asal tahu saja, dalam tiap 100 gram minyak sawit yang dipanaskan, ada kadar lemak jenuh sebesar 81,5 gram.

  • Cokelat Hitam

Cokelat memang memiliki banyak fungsi untuk kesehatan dan mampu meredam tingkat emosi. Namun, jangan mengonsumsi jenis makanan ini terlalu banyak. Cokelat termasuk makanan mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. Dalam tiap 100 gram cokelat hitam saja, terdapat kandungan lemakj jenuh sebesar 24,5 gram.

  • Creamer

Sering dengar tidak kalau kopi bisa memicu serangan jantung? Sebenarnya bukan kopi yang menjadi penyebabnya, namun campuran dalam kopi tersebut, khususnya creamer. Menambahkan creamer dalam kopi memang membuat rasa minuman kian menggugah. Namun, penambahan creamer sama saja memasukkan lemak jenuh ke dalam minuman Anda. Lemak-lemak jenuh tersebutlah yang memicu penyumbatan aliran darah yang berpotensi menjadi penyakit jantung koroner dan menimbulkan serangan jantung.

  • Keju

Terbuat dari susu, keju juga menjadi makanan mengandung lemak jahat yang perlu Anda waspadai konsumsinya. Pasalnya dalam tiap 100 gram keju, jumlah lemak jenuh yang terkandung bisa mencapai 8,3 gram. Anda patut lebih berhati-hati terkait makanan mengandung lemak jahat ini sebab pemakaian keju tidak semata disantap secara langsung dapat menjadi campuran makanan-makanan enak lainnya, seperti burger dan piza. Jadi bisa dibilang, makanan-makanan tersebut juga termasuk jenis makanan yang mesti dibatasi konsumsinya guna mengendalikan kadar lemak jenuh dalam tubuh.

  • Daging Berproses

Makanan-makanan cepat saji, seperti sosis, kornet, maupun nugget, baiknya tidak terlalu sering Anda santap. Selain mengandung kadar garam yang tinggi, makanan-makanan tersebut juga rentan membuat tubuh menimbun lemak jenuh. Dalam tiap 100 gram daging berproses, terdapat kandungan lemak jahat sebesar 17,7 gram. Itu belum ditambah dengan kandungan lemak jahat ketika Anda menggorengnya.

***

Membatasi bukan berarti tidak boleh menyantap beragam jenis makanan di atas sama sekali. Bagaimanapun, makanan mengandung lemak jahat juga memiliki nutrisi lain yang diperlukan tubuh.