Gejala, Penyebab, dan Cara Menghilangkan Keloid

Bentuk keloid yang cukup mengganggu penampilan dan juga menimbulkan rasa nyeri harus segera dihilangkan. Kamu bisa mencoba beberapa cara menghilangkan keloid, baik dengan menggunakan bahan alami atau dengan tindakan medis seperti operasi.

Keloid adalah bekas luka yang tumbuh secara berlebihan (menonjol) di permukaan kulit. Keloid bisa muncul pada semua area kulit setelah kamu melakukan tindakan operasi, tato, atau ditindik. Umumnya sering muncul di bagian leher, bahu, dada, punggung, dan juga telinga. 

Dalam beberapa kasus, keloid yang muncul biasanya menimbulkan rasa nyeri dan bentuknya terus membesar, sehingga harus segera dihilangkan.

Gejala keloid

Keloid yang muncul biasanya disertai dengan beberapa gejala sebagai berikut ini:

  • Keloid muncul dan tumbuh secara perlahan. Biasanya hal ini akan berlangsung selama 3 bulan hingga 1 tahun.
  • Keloid muncul ditandai dengan munculnya bekas luka yang berwarna merah muda atau ungu yang bentuknya sedikit menonjol namun masih terlihat datar di permukaan kulit. Lama-lama warna keloid akan berubah menjadi lebih gelap.
  • Beberapa keloid memiliki permukaan yang lembut dan pucat, beberapa lainnya juga memiliki bentuk yang keras dan kenyal.
  • Keloid yang muncul biasanya menyebabkan rasa gatal dan nyeri saat disentuh. Gejala ini biasanya akan sembuh setelah keloid tidak lagi tumbuh. 

Penyebab munculnya keloid

Saat kulit memiliki luka, sel akan memperbaiki dengan membentuk bekas luka. Namun, pada beberapa kasus, bekas luka ini terus berkembang dan membesar yang kemudian disebut keloid. 

Beberapa jenis cedera atau luka berikut ini, dianggap bisa menyebabkan munculnya keloid.

  • Bekas luka tusuk
  • Bekas luka bedah
  • Luka karena jerawat yang parah
  • Cacar air
  • Gigitan serangga
  • Tindikan 
  • Tato

Selain itu, beberapa karakteristik seseorang juga bisa meningkatkan potensi munculnya keloid, seperti: 

  • Memiliki kulit yang lebih gelap
  • Usia kurang dari 30 tahun
  • Ibu hamil
  • Remaja yang sedang mengalami masa pubertas
  • Memiliki riwayat keloid pada keluarga

Jika kamu tidak ingin memiliki keloid yang muncul, sebaiknya hindari melakukan tindik atau tato. Namun, jika kamu menindik telinga untuk mengenakan anting, sebaiknya gunakan anting khusus agar tidak memunculkan keloid. 

Cara menghilangkan keloid

Keloid sendiri sebenarnya tidak bisa dihilangkan sepenuhnya. Keloid akan tetap ada, namun bentuknya bisa diratakan, dilembutkan, dan juga dikecilkan. 

Beberapa dokter biasanya menggunakan kombinasi perawatan terbaik untuk mencegah keloid tumbuh lagi, seperti cara berikut ini.

  • Suntikan kortikosteroid

Melalui suntikan ini, bisa membantu mengecilkan keloid atau bekas luka yang menonjol. Suntikan ini biasanya diberikan dalam kurun waktu 4-6 minggu. Suntikan kortikosteroid biasanya menimbulkan efek yang tidak nyaman karena sakit.

  • Membekukan bekas luka

Cara menghilangkan keloid ini disebut dengan cryotherapy, yakni dengan membekukan bekas luka untuk mengurangi bentuk dan ukuran keloid. Perawatan ini dilakukan setiap 20-30 hari sekali. Efeknya bisa membuat warna kulit di sekitar keloid lebih cerah.

  • Menggunakan lembaran silikon atau gel di atas bekas luka

Untuk membantu meratakan keloid, dokter biasanya menggunakan lembaran silikon atau gel untuk melembapkan keloid. Cara ini dinilai ampuh mengurangi ukuran keloid secara perlahan. Efek yang ditimbulkan dari cara ini pun hampir tidak ada dan cukup nyaman. 

  • Terapi laser

Terapi laser bisa menjadi alternatif untuk menghilangkan keloid. Namun, cara ini tidak menjamin sepenuhnya jika keloid tidak muncul lagi setelah melakukan perawatan. 

  • Operasi pengangkatan keloid

Tindakan ini dilakukan dengan memotong keloid yang menonjol dan membesar. Namun, jika perawatan pasca operasi tidak dilakukan dengan tepat, maka potensi munculnya keloid akan meningkat, bahkan dalam beberapa kasus tindakan ini memiliki potensi untuk memunculkan keloid baru yang lebih besar dari sebelumnya. 

  • Perawatan tekanan

Penghilangan keloid juga bisa dilakukan dengan perawatan tekanan menggunakan perban atau plester. Hal ini biasanya dilakukan selama 24 jam selama 6-12 bulan. 

Kamu juga bisa menghilangkan keloid dengan menggunakan bahan-bahan alami, diantaranya seperti madu, bawang putih, bawang merah, cuka apel, dan juga lemon. Caranya dengan mengoleskan bahan-bahan tersebut pada keloid yang muncul.