Ketahui Vaksin yang Dibutuhkan Anak-Anak Saat Imunisasi

Ketahui Vaksin yang Dibutuhkan Anak-Anak Saat Imunisasi

Imunisasi adalah suatu proses di mana seseorang dapat terlindungi dari penyakit melalui vaksinasi. Sedangkan vaksinasi adalah tindakan memasukkan vaksin ke dalam tubuh yang bertujuan untuk menghasilkan kekebalan terhadap penyakit tertentu.

Bayi yang baru lahir masih dilindungi oleh ASI dari banyak penyakit. Namun, kekebalan ini akan hilang setelah proses menyusui selesai, dan beberapa anak bahkan tidak disusui sama sekali.

Apakah anak-anak disusui atau tidak, imunisasi dengan pemberian vaksin dapat membantu melindungi anak-anak dari penyakit. Vaksin juga dapat membantu mencegah penyebaran penyakit melalui populasi lainnya melalui kekebalan kelompok.

Vaksin bekerja dengan meniru infeksi penyakit tertentu (tetapi bukan gejalanya) di tubuh anak. Vaksin akan mendorong sistem kekebalan anak untuk mengembangkan senjata yang disebut antibodi.

Antibodi ini melawan penyakit yang seharusnya dicegah oleh vaksin. Dengan tubuh mereka sekarang siap untuk membuat antibodi, sistem kekebalan anak dapat mengalahkan infeksi di masa depan dari penyakit tersebut.

Cara Kerja Vaksin

Vaksin yang digunakan pada saat imunisasi adalah suatu bentuk pengobatan sebagai tindakan pencegahan yang membantu membangun sistem kekebalan tubuh seseorang terhadap penyakit menular tertentu. Vaksin memaparkan orang tersebut pada bentuk penyakit aktif yang telah dilemahkan untuk merangsang respons imun.

Ketika seseorang menemukan bentuk virus yang hidup, dan orang tersebut telah divaksinasi, maka tubuh akan dengan cepat mengenali virus tersebut dan memproduksi antibodi untuk menghilangkannya. Respon imun ini memastikan virus ditangani dengan cepat sebelum menginfeksi tubuh sepenuhnya dan membuat seseorang sangat sakit.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang yang menerima vaksin biasanya tetap terlindungi dari penyakit selama bertahun-tahun. Beberapa vaksin mungkin memerlukan booster dari waktu ke waktu, akan tetapi ada juga yang memberikan perlindungan seumur hidup.

Sebagian alasan mengapa vaksin sangat efektif adalah karena begitu tubuh terpapar kuman penyebab infeksi, ia mengingat cara membuat antibodi yang relevan saat kembali terpapar.

Selain itu, vaksin juga membantu melindungi orang-orang yang berinteraksi dengannya seperti orang yang rentan dengan beberapa kondisi kesehatan tertentu yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin. Ketika orang sehat menerima vaksin, hal itu dapat meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity, yang membantu mencegah penyebaran penyakit.

Dalam suatu komunitas dengan herd immunity yang tinggi, orang-orang yang paling rentan terkena infeksi dan belum menerima vaksin akan memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit menular.

Vaksin yang Dibutuhkan Anak-anak

Berikut adalah vaksin yang dapat diberikan kepada anak-anak ketika melakukan imunisasi.

  • HepB: berperan untuk melindungi anak-anak dari hepatitis B (infeksi hati). Imunisasi pemberian vaksin HepB diberikan dalam tiga suntikan. Suntikan pertama diberikan pada saat kelahiran.
  • RV: berperan untuk melindungi dari rotavirus, penyebab utama diare. Vaksin RV diberikan dalam dua atau tiga dosis, tergantung pada vaksin yang digunakan.
  • DTaP: bermanfaat melindungi anak-anak dari difteri, tetanus, dan pertusis (batuk rejan). Vaksin ini membutuhkan lima dosis selama masa bayi dan anak-anak. Booster Tdap atau Td kemudian akan diberikan selama masa remaja dan dewasa.
  • Hib: Vaksin yang bertugas untuk melindungi dari Haemophilus influenzae tipe b. Infeksi ini dulu merupakan penyebab utama meningitis yang disebabkan oleh bakteri. Vaksinasi Hib diberikan dalam tiga atau empat dosis.
  • PCV: vaksin yang berfungsi untuk melindungi anak-anak dari penyakit pneumokokus, termasuk pneumonia . PCV diberikan dalam serangkaian empat dosis.
  • IPV: vaksin yang berguna untuk melindungi tubuh anak-anak terhadap polio dan diberikan dalam empat dosis.
  • Influenza (flu): bermanfaat untuk melindungi dari flu. Ini adalah vaksin musiman yang diberikan setiap tahun. Suntikan flu dapat diberikan kepada anak setiap tahun, mulai dari usia 6 bulan. 
  • MMR: vaksin yang berperan untuk melindungi tubuh anak dari campak, gondok, dan rubella (campak Jerman). MMR diberikan dalam dua dosis. Dosis pertama dianjurkan untuk bayi antara 12 dan 15 bulan. Dosis kedua biasanya diberikan antara usia 4 dan 6 tahun. Namun, dapat diberikan segera setelah 28 hari setelah dosis pertama.
  • Varicella: vaksin yang dapat melindungi tubuh anak-anak dari cacar air . Varicella direkomendasikan untuk semua anak yang sehat. Vaksin ini diberikan dalam dua dosis.
  • HepA: Vaksin yang memiliki manfaat untuk melindungi anak-anak dari hepatitis A. Vaksin ini diberikan sebanyak dua dosis antara 1 dan 2 tahun.

Imunisasi dengan memberikan beberapa vaksin kepada anak-anak merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini karena vaksin dapat membantu melindungi anak-anak dari infeksi atau penyakit yang disebabkan karena bakteri atau virus. Vaksinasi juga dapat mendorong sistem imun tubuh anak mengembangkan antibodi sehingga sistem kekebalan anak lebih siap jika tubuhnya kembali terpapar virus tertentu.

5 Isian Resep Nasi Bakar yang Bikin Ketagihan

Lagi bingung mau makan apa siang atau malam ini? Bagaimana jika Anda memasukkan menu nasi bakar sebagai pilihan. Resep nasi bakar dijamin membuat Anda ketagihan dengan rasanya yang identik gurih. Tidak harus bertaruh membeli nasi bakar yang ujung-ujungnya rasa tidak sesuai selera. Anda bisa mencoba mempraktikkan sendiri berbagai resep nasi bakar yang sebenarnya tidak terlalu sulit dibuat. 

Resep nasi bakar ayam dapat disantap sendiri atau menjadi ide jualan.

Pada dasarnya untuk membuat resep nasi bakar, Anda hanya perlu memasak nasi dengan santan. Kemudian, isi nasi yang sudah matang dengan isian tertentu yang Anda suka untuk kemudian dikukus sebentar, sebelum akhirnya dipanggang di teflon. 

Tentu saja ragam isian menjadi kunci dari resep nasi bakar yang Anda buat. Supaya bisa membuat nasi bakar yang lezat dan bikin ketagihan, cobalah membuat isiannya dengan bahan-bahan di bawah ini. 

  1. Ayam Suwir 

Tidak ada yang bisa menolak resep nasi bakar dengan isian ayam suwir. Pasalnya, ayam menjadi protein hewani yang cenderung diterima oleh semua orang. Untuk membuat nasi bakar yang enak, Anda bisa memasukkan isian ayam suwir dengan bumbu asin. Jika Anda pecinta pedas, cobalah isi dengan ayam suwir bumbu pedas. Pilihan lainnya, ayam suwir dengan bumbu kuning pun siap menggoda selera makan Anda. 

  1. Teri 

Rasa resep nasi bakar yang gurih dari campuran santan akan cocok banget jika ditambahkan dengan isian teri di dalamnya. Anda dapat memasukkan teri yang sudah digoreng bersama bumbu cabai hingga kemangi. Masukkan ke dalam nasi santan yang sudah dibentuk, sebelum akhirnya dikukus dan dipanggang untuk bisa Anda dan keluarga nikmati bersama. Namun hati-hati, tidak semua jenis teri cocok untuk campuran resep nasi bakar. Anda disarankan menggunakan teri nasi yang berukuran kecil dan halus untuk mendapatkan cita rasa resep nasi ayam bakar yang lembut dan gurih. 

  1. Tongkol Suwir 

Ikan segar pun dapat menjadi isian resep nasi bakar yang sulit Anda tolak. Anda hanya perlu menggoreng atau mengukur tongkol sampai matang terlebih dahulu, kemudian mencacahnya menjadi irisan tipis. Setelah itu, masak kembali dengan campuran bumbu agar makin lezat, seperti cabai, bawang merah dan bawang putih, sereh, dan kemangi. Setelah matang, langsung saja masukkan tongkol suwir tersebut sebagai isian resep nasi bakar yang lagi Anda buat. 

  1. Cumi Asin 

Rasa cumi asin yang gurih akan sangat pas untuk disajikan bersama resep nasi bakar yang rasanya tidak terlalu asin. Namun, berhati-hatilah dalam soal jumlah isian dalam membuat resep nasi bakar yang satu ini. Jika cumi asinnya terlalu banyak, nasi bakar Anda bisa keasinan. Untuk menghilangkan rasa cumi asin yang berlebihan, sebaiknya Anda merendam cumi asin terlebih dahulu dengan air panas sebelum mengolahnya dengan bumbu-bumbu lain. 

  1. Oncom 

Apakah rasa nasi bakar harus selalu berpadu dengan protein hewani? Tentu saja tidak. Anda juga bisa membuat isian nasi bakar dari protein nabati. Salah satunya adalah oncom. Untuk menjadikan oncom sebagai isian resep nasi bakar Anda, olahlah dulu oncom dengan bumbu tumisan, cabai, dan kangkung. Model sambal oncom inilah yang nantinya akan membuat rasa resep nasi bakar Anda semakin kaya. Jangan kaget jika Anda ketagihan untuk terus mengambil nasi bakar isi oncom tersebut. 

Sebenarnya, masih banyak pilihan isian lain untuk membuat resep nasi bakar. Namun, 5 isian di atas merupakan yang paling populer dan banyak disukai orang. Kalau Anda sendiri, paling suka resep nasi bakar dengan isian apa?

Jenis Obat Apakah Azithromycin? Ini Penjelasannya!

Apakah Anda pernah menggunakan atau mengenal tentang obat Azithromycin? Azithromycin merupakan obat antibiotik golongan makrolida yang berfungsi untuk mengatasi infeksi ringan hingga sedang yang diakibatkan oleh bakteri.

Beberapa kondisi terkait infeksi yang disebabkan oleh bakteri ddapat diatasi dengan antibiotik ini. Lalu, kira-kira apa lagi gejala atau penyakit yang dapat diatasi okeh Azithromycin? Ikuti terus ulasannya berikut ini.

Apa itu Azithromycin?

Azithromycin adalah antibiotik yang dapat membunuh dan mencegah pertumbuhan bakteri di dalam tubuh seseorang. Obat ini termasuk dalam golongan obat dengan jangkauan yang sangat luas pada jenis infeksi bakteri. Obat ini banyak digunakan untuk mengobati infeksi dada seperti:

·         Pneumonia

·         Infeksi hidung dan tenggorokan seperti sinusitis

·         Infeksi kulit

·         Penyakit Lyme

·         Infeksi menular seksual

Sedangkan, pada anak-anak, antibiotik ini seringkali digunakan untuk mengatasi infeksi telinga dan infeksi dada. Obat ini hadir dalam kemasan kapsul, kapley, tablet, dan cairan yang dapat Anda minum. Selain itu, dapat pula didapatkan melalui suntikan, tetapi ini biasanya hanya dilakukan di rumah sakit dan atas saran dokter.

Bagaimana dan kapan harus meminumnya?

Azithromycin biasanya diminum sekali sehari, keculai jika Anda menggunakannya  melalui suntikan dan disarankan untuk dikonsumsi pada waktu yang sama setiap harinya.

Dosis yang biasanya dianjurkan adalah 500 mg sehari selama 2 hingga 10 hari tergantung pada infeksi yang diobatinya. Pasalnya, untuk beberapa infeksi, Anda akan diberikan dosis satu kali lebih tinggi yaitu 1g atau 2g. Dosis mungkin akan lebih rendah jika diperuntukan bagi anak-anak atau Anda memiliki masalah hati dan ginjal.

Apakah aman mengonsumsi obat ini saat hamil atau menyusui?

Ibu hamil dan menyusui sangat berisiko mengonsumsi obat-obatan tertentu. Pun demikian dengan Azithromycin. Obat ini biasanya tidak dianjurkan selama kehamilan atau pun saat menyusui. Tetapi dokter Anda mungkin akan meresepkannya jika manfaat yang didapat dari mengonsumsi obat ini lebih tinggi daripada risikonya.

Bagaimana interaksi dengan obat lain?

Ada beberapa jenis obat yang tidak cocok jika dikonsumsi berbarengan dengan antibiotik ini. Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan beberapa obat berikut ini:

·         Antasida untuk gangguan pencernaan

·         Ergotamine atau dihydroergotamine, untuk migrain

·         Warfarin, untuk mengencerkan darah atau mencegah pembekuan darah

·         Ciclosporin atau tacrolimus, obat-obatan untuk menghentikan reaksi berlebihan sistem kekebalan Anda

·         Colchicine, untuk asam urat

·         Digoxin, untuk beberapa masalah jantung

·         Rifabutin, antibiotik

·         Nelfinavir, obat untuk HIV

·         Obat satin untuk menurunkan kolesterol Anda, seperti simvastatin dan atorvastatin

Anda juga harus memberi tahu dokter Anda jika sedang mengonsumsi obat untuk detak jantung tidak teratur atau aritmia, seperti amiodarone atau sotalol.

Azithromycin terkadang dapat mempengaruhi detak jantung Anda, jadi sebaiknya jangan meminumnya dengan obat lain yang memiliki efek samping yang sama. Selain itu, Anda pun harus memberitahu dokter jika sedang mengonsumsi beberapa obat di bawah ini:

·         Antidepresan, seperti citalopram

·         Antipsikotik, digunakan untuk mengobati masalah kesehatan mental yang parah

·         Beberapa obat antisickness, seperti domperidone

·         Beberapa natibiotik, seperti moksifloksasin

Hal yang perlu Anda ketahui, ketika mengonsumsi Azithromycin, Anda dilarang untuk mengemudikan atau mengendarai kendaraan. Pasalnya, obat ini dapat menyebabkan pusing. Jika Anda terkena efek samping ini, baiknya hindari untuk mengemudi, mengendarai sepeda atau mengoperasikan mesin yang bisa berbahaya bagi diri Anda. sehat selalu.

Pilihan Obat Atasi Nyeri Sendi & Otot, Termasuk Counterpain

Sering mengalami pegal-pegal saat beraktivitas? Atau nyeri sendi dan otot setelah berolahraga? Untuk mengatasinya, kamu biasa menggunakan krim atau salep pereda nyeri sendi dan otot yang mudah ditemukan di pasaran, seperti Counterpain Cream, Hot in Cream, Mipi Cream, Galpain dan Neo Rheumacyl.

Nyeri sendi dan nyeri otot merupakan masalah kesehatan yang sering dialami setiap orang saat beraktivitas. Mengangkat beban berat, berolahraga berlebihan maupun berdiri terlalu lama bisa menjadi penyebab nyeri sendi ataupun otot. Selain itu, asam urat, osteoarthritis atau rheumatoid arthritis juga bisa menjadi penyebabnya.

Untuk meredakan nyeri sendi dan otot, kamu bisa menggunakan berbagai obat krim yang telah tersedia di pasaran, antara lain:

  1. Hansaplast Sport Cooling Gel

Setelah selesai berolahraga biasanya tubuh akan terasa pegal dan nyeri di beberapa bagian tubuh. Kamu bisa menggunakan Hansaplast Sport Cooling Gel yang memiliki kandungan menthol untuk meredakan otot-otot yang kaku. Oleskan ke bagian tubuh yang pegal sambil dipijat untuk membuat otot-otot rileks kembali.

  1. Mipi Cream

Mipi Cream mampu mengatasi peradangan di bagian otot dan sendi. Obat krim ini mengandung ekstrak cabe dan cengkeh alami yang memberikan efek panas untuk meredakan nyeri sendi dan otot. Mipi Cream sangat cepat meresap dan tidak menimbulkan minyak di kulit.

  1. Hot in Cream Aromatherapy

Tidak hanya meredakan pegal, nyeri sendi dan otot, Hot in Cream Aromatherapy juga mampu mengatasi masuk angin, flu, perut kembung, sakit kepala, mabuk perjalanan dan kesemutan. Hot in Cream juga bisa mengobati berbagai penyakit kulit, seperti eksim, panu dan kutu air. 

  1. Counterpain Cream

Counterpain memiliki kandungan bahan aktif, seperti metil salisilat, eugenol dan menthol yang mampu mengatasi peradangan di bagian otot dan sendi. Untuk kamu yang tidak menyukai sensasi panas, pilihlah Counterpain Cool yang memberikan sensasi dingin dengan tekstur gel yang cepat meresap dan tidak lengket.

  1. Galpain Cream

Galpain cream memiliki kandungan metil salisilat, eugenol dan menthol yang bekerja dengan cepat untuk meredakan pegal-pegal, nyeri sendi dan nyeri otot. Selain itu, Galpain Cream juga dapat mengatasi keseleo, memar, lumbagi dan cedera saat berolahraga.

  1. Neo Rheumacyl

Neo Rheumacyl merupakan obat nyeri sendi dan otot yang sangat populer dan sudah dikenal sejak lama. Obat ini dapat mengatasi nyeri sendi, nyeri otot, keseleo dan juga pegal-pegal. Selain krim, Neo Rheumacyl juga hadir dalam berbagai varian, seperti tablet, koyo dan obat herbal.

  1. Stop-X Cream

Berbeda dengan produk lainnya, Stop-X Cream bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah sehingga mengobati peradangan dengan lebih cepat. Krim ini mengandung menthol, metil salisilat, camphor, eugenol dan benzyl nicotinate yang berguna untuk mengatasi nyeri otot, nyeri sendi, pegal-pegal dan keseleo.

  1. Zeropain Gel

Zeropain gel dapat mengatasi berbagai gangguan otot dan sendi, seperti nyeri sendi, nyeri otot, keseleo, memar, pegal-pegal, linu, leher terasa kaku dan terkilir. Obat yang diproduksi Konimex ini termasuk ke dalam golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

  1. Voltaren

Voltaren merupakan obat anti peradangan yang mampu mengatasi nyeri otot, nyeri sendi pada rheumatoid arthritis, nyeri haid, osteoarthritis dan ankylosing spondylitis. Di Indonesia, Voltaren tersedia dalam empat avrian produk, yaitu Voltaren Gel, Voltaren Tablet, Voltaren suppositoria dan Voltaren suntik.

Counterpain Cream, Neo Rheumacyl, Voltaren, Mipi Cream merupakan obat yang ampuh untuk mengatasi nyeri sendi dan otot. Tentu penggunaannya pun harus sesuai dengan dosis dan aturan pakai yang telah dianjurkan. Jika nyeri atau sakit tetap berlanjut dan semakin parah sebaiknya periksa ke dokter terdekat.

Bagaimana Cara Menghilangkan Kutil dengan Bahan Alami

Kutil adalah pertumbuhan yang tidak berbahaya pada kulit. Kutil bisa disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV). Kutil menular. tetapi bisa hilang dengan sendirinya. Namun, bisa memakan waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun. Jika bertanya mengenai bagaimana cara menghilangkan kutil, maka ada berbagai pilihan seperti menggunakan perawatan konvensional termasuk pengelupasan menggunakan bahan kimia, operasi, pembekuan, dan operasi laser. Perawatan ini pada umumnya bisa mahal dan berisiko menyebabkan iritasi kulit.

Pilihan pengobatan lain adalah dengan menggunakan bahan alami untuk menghilangkan kutil. 

Bagaimana Cara Menghilangkan Kutil

Obat antivirus alami mungkin menekan HPV. Obat lain memiliki enzim yang dikatakan bekerja melawan virus.

Beberapa perawatan mengandung asam alami yang membantu menghilangkan kulit yang terinfeksi. Tujuan dari pengobatan apapun adalah untuk mengubah reaksi kekebalan Anda terhadap HPV. Namun, semua pengobatan tersebut akan membunuh virus, jadi kutil bisa kembali.

Berikut beberapa bahan alami yang bisa menjawab pertanyaan bagaimana cara menghilangkan kutil.

Cuka Sari Apel

Cuka sari apel dianggap memiliki cara kerja seperti asam salisilat. Asam salisilat sering digunakan dalam pengobatan kutil dengan cara mengelupas kulit yang terinfeksi.

Cuka juga memiliki sifat antimikroba alami yang dapat membantu melawan HPV, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan.

Untuk mencobanya, campurkan 2 bagian cuka sari apel dan 1 bagian air. Rendam bola kapas di dalam wadah berisi campuran ini. Letakkan kapas tersebut di atas kutil, dan tutupi dengan perban. Biarkan selama tiga sampai empat jam.

Selalu encerkan cuka sari apel dengan air. Keasaman dapat menyebabkan iritasi dan luka bakar kimia. Selain itu, jangan mengoleskannya pada luka terbuka.

Kulit Pisang

Kandungan kalium dalam kulit pisang dikabarkan melawan HPV.

Namun, tidak ada penelitian yang menghubungkan potasium dengan pengobatan kutil atau infeksi kulit akibat virus. Selain itu, masih tidak ada bukti ilmiah bahwa kulit pisang melawan HPV.

Jika Anda tetap ingin mencobanya, sebaiknya gosokkan bagian dalam kulit pisang pada kutil, kemudian ulangi setiap hari.

Kulit Jeruk

Bahan alami untuk menghilangkan kutil lainnya adalah kulit jeruk. Kulit jeruk adalah pilihan yang murah, tetapi masih tidak ada data ilmiah untuk mendukungnya. Bahan alami ini digunakan dengan cara menggosok kulit jeruk pada kutil sekali sehari. Seharusnya, kutil akan berubah warna, menggelap, lalu rontok. Oleh karena itu, cara ini mungkin memakan waktu dua minggu atau lebih.

Nanas

Nanas mengandung bromelain, yaitu campuran enzim yang digunakan untuk mencerna protein. Bromelain dipercaya bisa menghilangkan kutil dengan melarutkan protein dalam HPV. Meskipun ada beberapa data yang mendukung potensi efektivitas bromelain dalam mengobati beberapa kondisi medis, tidak ada penelitian ilmiah yang mendukung penggunaannya untuk menghilangkan kutil.

Banyak orang telah melaporkan keberhasilan menghilangkan kutil menggunakan jus nanas dalam beberapa cara. Salah satu caranya adalah dengan merendam kutil dalam jus nanas setiap hari. Teknik lainnya yang bisa dicoba adalah dengan mengoleskan nanas segar setiap hari.

Kentang

Orang-orang mengklaim bahwa jus kentang dapat mengurangi kutil, tetapi tidak ada penelitian mengenai keefektifannya. Untuk mencoba metode ini, potong kentang kecil-kecil menjadi dua. Gosokkan sisi yang terpotong pada kutil sampai tertutup jus kentang. Ulangi dua kali sehari.

Bagaimana cara menghilangkan kutil penting untuk diketahui agar Anda bisa mengerti dan mengenai kutil serta pengobatan apa yang bisa dilakukan. Sebagian besar perawatan dengan bahan alami tidak didukung oleh penelitian. Namun, banyak orang mengklaim bahwa solusi ini berhasil untuk mereka. Oleh karena itu, sebaiknya selalu lakukan uji tempel terlebih dahulu, karena pengobatan menggunakan bahan alami pun bisa menyebabkan iritasi kulit.

Pahami dan Ketahui Tentang Baby-led weaning

Pahami dan Ketahui Tentang Baby-led weaning

Baby-led weaning adalah cara yang semakin populer untuk memperkenalkan bayi Anda pada makanan pertama mereka tanpa bergantung pada makanan bayi komersial, pure, atau sendok makan. Para pendukung memuji tentang banyak manfaatnya, termasuk kemampuan untuk menyederhanakan waktu makan untuk orang tua, kontrol nafsu makan yang lebih baik, mengurangi kerewelan di sekitar makanan, dan perlindungan terhadap obesitas di kemudian hari. Meskipun demikian, banyak profesional kesehatan menyoroti kekurangannya, seperti peningkatan risiko tersedak. Artikel ini membahas ilmu pengetahuan terbaru seputar baby-led weaning, manfaatnya, dan cara aman menggunakan metode ini dengan anak Anda sendiri.

Apa itu baby-led weaning?

Baby-led weaning (BLW) pertama kali diperkenalkan sekitar 15 tahun yang lalu dan semakin populer sejak itu. Menyapih adalah proses memperkenalkan makanan padat kepada bayi Anda yang diberi ASI atau susu botol secara eksklusif. BLW mendorong pengenalan makanan melalui pemberian makan sendiri, dimulai sekitar usia 6 bulan. Ini memberikan alternatif untuk pure dan sendok makan yang secara tradisional diandalkan di sebagian besar negara Barat sebagai makanan pertama bayi. Alih-alih secara bertahap beralih dari pure yang diberikan orang tua ke makanan keluarga saat bayi bertambah besar, BLW mendorong orang tua untuk menawarkan makanan biasa seukuran bayi sejak awal. Orang tua memilih makanan apa yang akan ditawarkan, kapan menawarkannya, dan dalam bentuk apa untuk ditawarkan, sehingga bayi mereka dapat memberi makan dirinya sendiri dengan baik. Pada gilirannya, anak dapat memilih apa, berapa banyak, dan seberapa cepat makan. 

Manfaat penyapihan bayi

BLW disebut-sebut menawarkan berbagai manfaat, mulai dari perilaku makan yang lebih sehat hingga hasil kesehatan jangka panjang yang lebih baik untuk anak-anak.

  • Dapat mempromosikan perilaku makan yang baik

BLW menempatkan penekanan pada membiarkan bayi Anda memilih apa dan berapa banyak untuk makan, membuat mereka peserta aktif dalam proses makan daripada penerima pasif. Karena itu, BLW sering diklaim mempromosikan perilaku makan yang lebih sehat di kemudian hari. Dalam satu penelitian, bayi yang disapih menggunakan pendekatan BLW lebih berhubungan dengan rasa lapar mereka dan lebih mampu mengenali perasaan kenyang sekitar usia 18-24 bulan daripada mereka yang disapih menggunakan pendekatan makan murni yang lebih tradisional. Sebagai balita, mereka juga kurang responsif terhadap makanan – yang berarti mereka lebih cenderung makan makanan karena lapar daripada hanya karena mereka berada dalam pandangan atau jangkauan. Menjadi kurang responsif terhadap makanan dan memiliki kemampuan untuk mengenali perasaan kenyang keduanya dikaitkan dengan kemungkinan obesitas yang lebih rendah pada masa kanak-kanak. Oleh karena itu, BLW dapat membantu bayi mengembangkan pola makan sehat berdasarkan nafsu makan daripada faktor eksternal, yang dapat membantu mereka sepanjang hidup mereka.

  • Dapat melindungi dari kelebihan berat badan

BLW dapat melindungi anak-anak dari kelebihan berat badan di kemudian hari. Para ahli percaya ini mungkin karena bayi jauh lebih terlibat dalam proses makan. Dengan BLW, bayi diperbolehkan untuk menggenggam makanan dan membawanya ke mulut dengan kecepatannya sendiri, dengan sedikit pengaruh dari orang tua. Mereka mungkin juga memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berhenti makan saat kenyang dibandingkan dengan bayi yang diberi makan sendok, yang mungkin berisiko lebih tinggi untuk makan berlebihan secara sadar atau tidak sadar. 

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bayi BLW lebih cenderung memiliki berat badan dalam kisaran normal daripada bayi yang disapih menggunakan pendekatan penyapihan yang lebih tradisional. Satu studi menemukan bahwa bayi yang diberi makan dengan sendok cenderung sekitar 2,2 pon (1 kg) lebih berat pada usia 18-24 bulan daripada mereka yang disapih menggunakan BLW. Mereka juga sekitar 2,4 kali lebih mungkin untuk kelebihan berat badan. Dalam penelitian lain, sekitar 1% bayi yang disapih menggunakan pendekatan BLW dikategorikan obesitas dibandingkan dengan 11% untuk kelompok yang diberi makan dengan sendok. Namun, penelitian yang lebih besar dan lebih baru tidak menemukan hubungan antara metode penyapihan dan berat bayi, menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut tentang hal ini.

Bagaimana memulai penyapihan bayi

Beberapa makanan lebih cocok untuk BLW daripada yang lain. Memulai dengan makanan dengan ukuran dan tekstur yang sesuai dan menghindari makanan yang berpotensi menimbulkan masalah dapat memudahkan bayi Anda untuk makan dan mengurangi masalah keamanan, seperti tersedak. Saat menyapih bayi Anda, menyusui atau susu formula akan terus memberikan sebagian besar kalori yang dibutuhkan bayi Anda. Asupan ASI atau susu formula mereka harus dikurangi secara bertahap seiring dengan meningkatnya asupan makanan padat.

Makanan pembuka

Berikut adalah beberapa makanan pembuka yang sesuai dengan BLW:

  • alpukat
  • kentang panggang, tanpa kulit atau ubi jalar
  • pisang
  • kacang atau kacang polong, sedikit dihaluskan
  • jeruk de-segmentasi tanpa kulit bagian dalam
  • daging giling
  • kacang tanah dan biji-bijian
  • telur rebus
  • kacang-kacangan
  • havermut
  • ikan salmon
  • kacang hijau rebus
  • wortel kukus atau parut
  • brokoli kukus
  • beri yang dicairkan atau sedikit dihaluskan
  • yogurt tanpa pemanis

Ingatlah bahwa sangat penting untuk menawarkan makanan kaya zat besi kepada bayi Anda, karena nutrisi ini sangat penting pada tahap pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda. Contoh makanan kaya zat besi yang baik termasuk daging, telur, ikan, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Yang terbaik juga adalah memotong makanan menjadi irisan yang dapat dengan mudah diambil dan dipegang oleh bayi Anda dan menawarkan makanan yang dapat dihaluskan dengan mudah oleh gusi bayi Anda. Setelah Anda menyiapkan makanan yang sesuai dengan BLW, letakkan sedikit di depan bayi Anda dan biarkan mereka mengambil dan membawa potongan ke mulutnya sendiri.

Apakah bayi Anda sudah siap tumbuh kembang?

Pertama, Anda disarankan untuk menunggu sampai bayi Anda siap untuk makan sendiri. Rata-rata, ini terjadi sekitar usia 6 bulan. Namun, tidak semua bayi pada usia ini dapat makan makanan padat tanpa tersedak, jadi sebaiknya cari tanda-tanda kesiapan Tanda-tanda kesiapan perkembangan termasuk tidak adanya dorongan lidah (refleks alami bayi mendorong makanan dengan lidahnya), menggenggam item dengan kontrol tangan lebih, dan membawanya ke mulut. Bayi idealnya juga harus bisa duduk tanpa penyangga dan menunjukkan minat pada makanan yang Anda makan. Jika Anda tidak yakin apakah bayi Anda siap untuk memulai Baby-led weaning, konsultasikan dengan dokter anak Anda untuk memastikan keamanan yang tepat.

Beberapa Informasi Penting Tambahan Seputar Dent Disease

Beberapa Informasi Penting Tambahan Seputar Dent Disease

Hingga saat ini, perkembangan dunia medis atau kesehatan telah mengenal serta menginventarisir beragam jenis penyakit yang bisa diderita oleh manusia. Di antara penyakit-penyakit itu, ada yang dikategorikan sebagai penyakit langka. Sementara satu di antara sekian banyak penyakit langka, dunia kesehatan mengenal dent disease. 

Secara sederhana, penyakit langka adalah penyakit yang tingkat prevalensinya atau jumlah penderitanya sangat sedikit. Uni Eropa mendefinisikan penyakit langka sebagai penyakit yang jumlah penderitanya tidak lebih dari lima orang dari 100.000 orang penduduk, atau tidak lebih dari 0,5% penduduk. 

Dent disease sendiri merupakan penyakit atau kelainan ginjal genetik langka yang dapat diketahui ketika di dalam urine seseorang terdapat protein. Seseorang yang menderita penyakit ini juga mengalami peningkatan kadar kalsium di dalam urinenya. 

Lebih lanjut, penderita dent disease juga mungkin sekali mengalami pengapuran ginjal (nefrokalsinosis), episode berulang batu ginjal (nefrolitiasis), hingga penyakit ginjal kronis. Perlu diketahui bahwa jenis kelamin laki-laki lebih berpotensi mengalami dent disease ketimbang perempuan. 

Untuk mengenal penyakit langka ini secara lebih lengkap, berikut beberapa informasi umum yang bisa kita jadikan sebagai referensi:

  • Sejarah dent disease

Dent disease pertama kali dilaporkan dalam literatur medis pada tahun 1964 oleh Drs. Dent dan Friedman. Laporan itu menjelaskan bahwa terdapat kasus masalah di ginjal yang diderita dua anak laki-laki, tetapi tidak berhubungan dengan rakhitis. 

Gangguan tersebut akhirnya dijelaskan sepenuhnya oleh Dr. Oliver Wrong pada tahun 1990. Oliver Wong memilih menamai penyakit tersebut dengan nama rekan sekaligus mentornya, Dr. Dent, yang mana juga sebagai pelapor awal. 

Perlu diketahui bahwa selama bertahun-tahun, sebelum dr. Oliver Wong berhasil menjelaskan, dent disease disebut dengan beragam nama, termasuk X-linked recessive nephrolithiasis dengan gagal ginjal, X-linked recessive hypercalciuric hypophosphatemic rickets, dan idiopathic low-molecular-weight proteinuria dengan hypercalciuria dan nephrocalcinosis. 

Setelah beragam penelitian dan studi lanjutan dilakukan untuk memperkaya khazanah ilmu medis terkait dent disease, kini dent disease dipecah menjadi dua jenks, yakni tipe 1 dan tipe 2 berdasarkan mutasi genetik spesifik yang ada. Namun, tetap ada penderita dent disease yang tidak mengetahui mutasi kedua gen ini atau disebut non 1 atau non 2.

  • Penyebab penyakit dan penjelasan mengapa laki-laki lebih potensial

Dent disease tipe 1 disebabkan oleh mutasi pada  gen CLCN5. Sementara dent disease tipe 2 disebabkan oleh mutasi pada  gen OCRL1. Gen memberikan instruksi untuk membuat protein yang memainkan peran penting dalam banyak fungsi tubuh. Ketika mutasi gen terjadi, produk protein mungkin salah, tidak efisien, atau tidak ada. Tergantung pada fungsi protein tertentu, ini dapat mempengaruhi banyak sistem organ tubuh. 

Dalam kebanyakan kasus, anak laki-laki mewarisi kelainan tersebut dari ibu pembawa yang tidak memiliki gejala atau gejala kelainan yang sangat ringan. Ketika seorang ibu diketahui sebagai pembawa  mutasi CLCN5  atau  OCRL1, ada kemungkinan 50% untuk menurunkan mutasi itu kepada anak-anaknya. 

Laki-laki yang mewarisi mutasi akan memiliki kelainan, sedangkan perempuan yang mewarisi mutasi akan menjadi pembawa. Inilah alasan mengapa dent disease disebut-sebut hanya dapat dialami oleh laki-laki. 

  • Masalah kesehatan lain yang sejenis

Gejala atau kondisi penderita dent disease ini sebenarnya hampir mirip dengan beberapa penyakit lain. Ada beberapa kelainan genetik langka yang ditandai dengan pembentukan batu di ginjal atau saluran kemih, mirip dengan yang terlihat pada dent disease. 

Gangguan tersebut termasuk hiperoksaluria primer, hiperkalsiuria familial-hipomagnesemia-nefrokalsinosis (sindrom Michelis-Castrillo), defisiensi adenin fosforibosiltransferase (APRT), dan sistinuria.

Berbagai gangguan lain yang ditandai dengan sindrom fanconi ginjal juga disebut-sebut serupa dengan dent disease. Contohnya termasuk kelainan genetik seperti cystinosis, intoleransi fruktosa herediter, galaktosemia, tyrosinemia, penyakit Wilson, dan berbagai penyakit penyimpanan glikogen. 

Kemudian sindrom lowe, yang ditandai dengan masalah penglihatan termasuk kekeruhan pada lensa mata (katarak) yang muncul saat lahir, masalah ginjal yang biasanya berkembang pada tahun pertama kehidupan, dan kelainan otak yang berhubungan dengan disabilitas intelektual juga bisa dikatakan ada kaitannya dengan dent disease. Sebab, penyebab penyakit ini adalah mutasi pada gen yang sama, yakni OCRL1. 

Kiranya itulah tiga informasi tambahan seputar penyakit genetik langka dent disease. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai gangguan kesehatan ini, ada baiknya kamu berkonsultasi dengan dokter atau mereka yang ahli di bidang kesehatan. 

Artikel mengenai dent disease ini bisa kamu jadikan sebagai landasan awal sebelum masuk ke pencarian informasi yang lebih komprehensif dan mendalam.

Prodia Sidoarjo, Pilihan Tepat Untuk Lakukan Tes Kolesterol

Cek kolesterol tidak hanya perlu dilakukan oleh orang tua saja, tapi juga orang usia muda. Gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat menyebabkan gangguan kesehatan akibat kolesterol tinggi bisa mengancam siapa pun tanpa kenal usia. Anda bisa melakukan pengecekan kadar kolesterol di Prodia Sidoarjo yang berada di Jalan Pahlawan Jalan Kwadengan Bar Nomor 12A, Kwadengan Barat, Lemahputro, Sidoarjo. 

Tes kolesterol atau disebut juga pemeriksaan profil lipid adalah pemeriksaan medis berupa tes darah untuk mengukur jumlah total zat lemak (kolesterol dan trigliserida) dalam darah. Cek kolesterol berguna untuk menentukan apakah seseorang memiliki kolesterol tinggi atau tidak.

Semua orang perlu melakukan tes kolesterol secara rutin. Seberapa sering pemeriksaan ini dilakukan akan tergantung pada usia dan faktor risiko kesehatan yang Anda miliki. Tes kolesterol direkomendasikan pada pasien dengan kondisi-kondisi berikut ini.

  • Wanita berusia di atas 55 tahun dan pria di atas 45 tahun
  • Hipertensi
  • Penyakit hati
  • Arteriosklerosis pada tungkai
  • Riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, serta dysbetalipoproteinemia
  • Berat badan berlebih atau obesitas
  • Hipotiroid atau kondisi kekurangan hormon tiroid
  • Gangguan pada ginjal
  • Penyakit hati
  • Diabetes tipe 1 atau tipe 2
  • Sirosis bilier primer

Frekuensi tes kolesterol yang sebaiknya Anda jalani akan tergantung pada beberapa faktor. Mulai dari usia hingga kondisi kesehatan Anda. Tes kolesterol perlu dilakukan secara teratur pada pria dan wanita sejak usia 20 tahun. Pemeriksaan ini sebaiknya dijalani setiap lima tahun sekali. 

Bagi pasien yang sudah memiliki gangguan kesehatan lain, tes kolesterol perlu dilakukan setiap tahun. Contohnya pada pengidap diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau orang yang mengonsumsi obat-obatan untuk mengendalikan kadar tekanan darah.

Kolesterol tinggi yang disebabkan oleh faktor usia dan keturunan memang sulit dikendalikan. Namun bila disebabkan oleh faktor lainnya, kolesterol tinggi bisa diatasi dengan menerapkan pola hidup sehat dan obat dari dokter. Berikut beberapa tips sehat untuk menjaga agar kadar kolesterol Anda stabil.

  1. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Untuk mengurangi kolesterol, konsumsilah berbagai macam sayuran, buah-buahan, makanan yang mengandung gandum atau biji-bijian, produk susu rendah lemak, dan makanan sumber protein. Hindari makanan yang mengandung banyak kolesterol, seperti daging, hati, kuning telur, udang, maupun produk susu olahan. Batasi juga penggunaan garam dalam masakan sehari-hari.

  1. Menerapkan pola hidup sehat

Usahakan untuk aktif berolahraga setiap hari atau setidaknya selama 150 menit per minggu. Hentikan kebiasaan merokok dan batasi konsumsi minuman beralkohol. Perlu Anda ketahui, terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar trigliserida.

  1. Konsumsi makanan dan minuman penurun kolesterol

Sejumlah makanan penurun kolesterol yang disarankan untuk dikonsumsi adalah gandum utuh, oatmeal, apel, pir, pisang, dan jeruk. Sayuran, seperti terong dan okra; serta kacang-kacangan, seperti buncis, kacang merah, dan lentil; juga baik untuk dikonsumsi. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen penurun kolesterol yang rendah lemak serta mengandung beta glucan dan inulin, berikut penjelasannya:

  • Beta glucan merupakan sejenis serat yang berguna untuk menurunkan kadar kolesterol. Zat ini banyak ditemukan pada gandum utuh, oatmeal, dan rumput laut.
  • Inulin adalah jenis serat larut air yang berguna menurunkan kadar trigliserida dalam darah.

Konsumsi suplemen sesuai aturan dan dosis yang tertera pada kemasan. Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, penggunaan suplemen makanan atau minuman penurun kolesterol sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter.

Kolesterol tinggi dapat dicegah dan diatasi dengan menerapkan pola hidup dan pola makan yang sehat. Bila perlu, konsumsilah obat-obatan serta suplemen penurun kolesterol, sesuai anjuran dokter. Selain itu, jangan lupa melakukan cek kolesterol secara berkala untuk memantau kadar kolesterol Anda, meskipun tidak terdapat gejala.

Jadi, meski pun sudah menerapkan pola hidup sehat dan seimbang, Anda tetap harus memeriksakan kadar kolesterol dalam tubuh. Anda bisa melakukan tes kolesterol ini di Prodia Sidoarjo, tidak perlu di rumah sakit. Selain harga yang jauh lebih terjangkau, fasilitas untuk tes dan pelayanan yang diberikan pun sangat memuaskan.

Rekomendasi Obat untuk Asam Lambung yang Tepat

Asam lambung adalah kondisi di mana otot sphincter pada bagian bawah kerongkongan melemah dan justru merasa rileks saat harusnya menutup. Kondisi tersebut menyebabkan asam dari lambung justru kembali naik ke kerongkongan, dan mengakibatkan nyeri ulu hati dan sakit tenggorokan. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui obat untuk asam lambung yang tepat untuk kondisi Anda.

Penyebab Asam Lambung

Asam lambung dapat terjadi ketika kandungan asam lambung mengalir ke kerongkongan. Hal ini bisa disebabkan karena pola makan yang berisiko meningkatkan terjadinya asam lambung. 

Asam lambung biasanya dapat terjadi karena faktor gaya hidup, tetapi juga dapat disebabkan karena faktor yang tidak selalu bisa dicegah, seperti hernia hiatal. Faktor risiko asam lambung yang dapat dikontrol yaitu:

  • kegemukan
  • merokok, baik aktif atau pasif
  • jarang melakukan aktivitas atau olahraga
  • konsumsi obat-obatan, termasuk obat untuk asma, antihistamin, obat penghilang rasa sakit, obat penenang dan antidepresan.

Kehamilan juga dapat meningkatkan risiko asam lambung karena tekanan ekstra pada organ dalam.

Pola makan yang dikaitkan dengan penyebab asam lambung meliputi:

  • kafein
  • alkohol
  • asupan garam meja yang tinggi
  • makanan yang mengandung rendah serat
  • makan dalam porsi yang besar
  • berbaring dalam 2 hingga 3 jam setelah makan
  • mengonsumsi cokelat, minuman berkarbonasi dan jus asam.

Pengobatan Asam Lambung

Obat PPI atau Penyekat H2

Asam lambung dapat diobati seperti menggunakan PPI (termasuk omeprazole, rabeprazole, dan esomeprazole) atau penyekat H2 yang berfungsi untuk menurunkan produksi asam dan mengurangi potensi kerusakan yang disebabkan oleh asam lambung. Obat-obatan ini pada umumnya aman dan efektif, tetapi seperti obat resep lainnya, obat tersebut mungkin tidak sesuai untuk penderita asam lambung yang lain, dan bisa menyebabkan efek samping.

Obat OTC

Untuk orang-orang yang jarang mengalami asam lambung dengan gejala seperti mulas atau gangguan pencernaan, bisa menggunakan obat OTC (over-the-counter) yang dijual bebas di apotek, untuk mengurangi keasaman lambung.

Pada umumnya, obat OTC ini memiliki formula yang cair dan mengandung antasida. Antasida memiliki fungsi memberikan kelegaan yang cepat tetapi hanya untuk jangka pendek untuk mengurangi keasaman isi lambung. Tak hanya itu, obat OTC juga mengandung senyawa kimia seperti kalsium karbonat, natrium bikarbonat, aluminium, dan magnesium hidroksida. Obat tersebut juga dapat menghambat penyerapan nutrisi, yang menyebabkan defisiensi seiring waktu.

Salah satu obat untuk asam lambung yang mudah ditemukan adalah Bufantacid. Bufantacid adalah obat yang memiliki khasiat meredakan berbagai gejala yang berkaitan dengan asam lambung yang berlebih seperti gastritis, tukak lambung, tukak usus dua belas jari, mual hingga muntah, nyeri ulu hati, perut kembung,

Bufantacid mengandung aluminium hidroksida 200 mg, magnesium hidroksida 200 mg dan simetikon 50 mg. 

Dosis menggunakan Bufantacid sebagai obat untuk asam lambung yaitu:

  • Orang dewasa: 1 hingga 2 tablet sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak-anak usia 6 hingga 12 tahun: ½ sampai 1 tablet sebanyak 3 kali/hari.

Meski begitu, obat Bufantacid memiliki efek samping yaitu sembelit atau susah buang air besar, nyeri perut, mual dan muntah. Obat ini juga sebaiknya tidak dikonsumsi untuk pasien dengan gangguan ginjal akut karena dapat menyebabkan hipermagnesemia (kelebihan kadar magnesium dalam darah), serta pada penderita hipersensitif terhadap salah satu komponen obat.

Aturan menggunakan Bufantacid sebagai obat untuk asam lambung yaitu dengan dikunyah 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan, serta konsumsi 1 tablet lagi menjelang tidur malam. Anda bisa mendapatkan Bufantacid sebagai obat untuk asam lambung dengan harga Rp 25.500 untuk isi 10 strip dengan 10 tablet setiap stripnya.

Resep Kastengel Keju Tanpa Oven, Mudah Banget!

Kastengel, kue kering yang lekat dengan hari raya, banyak diminati oleh masyarakat luas karena rasa gurihnya menggigit. Kamu tertarik untuk membuat sendiri kukis rumahan ini? Praktikkan saja resep kastengel keju tanpa oven yang tersedia di dalam artikel ini. 

Meski identik dengan perayaan Lebaran, ternyata kastengel keju berasal dari negeri kincir angin, lho. Ya, menurut sejarah, kastengel keju masuk ke Indonesia pada masa Kolonialisme Belanda. Ia biasa disajikan di rumah para pejabat dan pegawai yang menikahi perempuan pribumi. 

Resep kastengel keju dengan cita rasa asin dan gurih wajib kamu jajal di rumah

Berkat terjadinya akulturasi budaya, kastengel keju pun menjadi penganan yang lazim ditemukan di tengah masyarakat. Kerenyahan kastengel keju berhasil mencuri perhatian banyak orang. Belum lagi cita rasa asinnya yang amat cocok di lidah rakyat Indonesia. 

Jadi, kamu penasaran ingin membuat sendiri kastengel keju versi tangan kamu? Namun, sayangnya, ternyata di rumah tidak ada oven yang bisa kamu gunakan untuk memanggang. Oke, jangan terburu-buru untuk membatalkan niat kamu untuk membuat sendiri kastengel keju, ya! 

Kastengel keju bisa kamu buat, kok, meski kamu tidak memiliki oven di rumah. Cara membuatnya pun gampang, dengan bahan-bahan yang mudah kamu temukan di minimarket terdekat. Kamu hanya perlu memperhatikan dan mengikuti langkah-langkah membuatnya secara saksama melalui resep kastengel keju ini. 

Bahan-bahan dan langkah-langkah dalam membuat kastengel keju tanpa oven 

Mula-mula, siapkan terlebih dahulu sejumlah bahan di bawah ini: 

  • 250 gram tepung terigu berprotein rendah; 
  • 2 sendok makan tepung maizena;
  • 100 gram margarin; 
  • 50 gram mentega; 
  • 1/2 kotak keju cheddar parut (80– 100 gram); 
  • 1 butir kuning telur; 
  • 1 sendok makan susu bubuk; 
  • 1 sendok makan gula halus; 
  • 1 sendok teh garam halus (opsional, jika kamu menginginkan rasa yang lebih asin); 
  • 1/2 sendok teh vanili bubuk (opsional); 
  • Bahan olesan: 1 butir kuning telur dan keju cheddar parut secukupnya.

Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut untuk mulai membuatnya: 

  • Campur kuning telur dengan margarin dan mentega hingga merata. Aduk dengan menggunakan kocokan; 
  • Kemudian, masukkan keju parut dan aduk rata; 
  • Masukkan tepung terigu, maizena, susu bubuk, vanili dan gula. Aduk rata dan uleni hingga kalis; 
  • Cicipi rasanya. Jika menurut kamu kurang asin, kamu bisa menambahkan garam; 
  • Setelah kalis, ambil adonan. Gilas adonan dengan menggunakan rolling pin hingga mencapai ketebalan yang diinginkan; 
  • Lalu, potong-potong dengan bentuk persegi panjang atau gunakan cetakan; 
  • Olesi angsang kukusan dengan margarin hingga merata; 
  • Selanjutnya, tata adonan di angsang. Olesi dengan kuning telur dan beri taburan keju di atasnya; 
  • Masukkan angsang ke dalam panci kukusan tanpa air, lalu tutup. Gunakan api kecil agar kastengel keju tidak hangus; 
  • Setelah kira-kira 15 menit, balik kastengel keju agar permukaannya berwarna kuning kecoklatan; 
  • Berikutnya, tutup kembali dan tunggu hingga kira-kira 5 menit lagi atau sampai kastengel keju matang dan renyah; 
  • Letakkan kastengel keju di atas piring terlebih dahulu agar cepat dingin. Setelah itu, simpan di dalam toples agar teksturnya tetap renyah. 

Pastikan kastengel keju buatan kamu matang secara merata, ya. Jangan sampai permukaan di bagian bawah hangus. Karenanya, kamu perlu memperhatikan dengan hati-hati saat sedang membalik kastengel keju. 

Dengan mengikuti resep kastengel keju di atas, kastengel keju kamu akan memiliki tekstur yang renyah sehingga mantap ketika digigit. Sontek juga takaran-takarannya dengan tepat agar kastengel keju kamu harum mewangi. Yuk, segera praktikkan resep kastengel keju ini!