Tips Memilih Jenis Kondom yang Bagus

Salah satu cara untuk mengontrol kehamilan adalah dengan menggunakan kondom ketika berhubungan seksual. Agar pemakaian kondom bisa lebih maksimal, Anda perlu mengetahui cara-cara untuk memilih kondom yang bagus

Selain dari merknya, Anda juga perlu memperhatikan ukuran serta bahan kondom yang digunakan. Hal ini akan mempengaruhi kualitas serta kenyamanan saat pemakaian. 

Merek kondom yang bagus perlu dipilih saat hendak mencegah kehamilan

Macam-macam jenis kondom yang bagus

Perlu diketahui, ada lebih dari satu jenis kondom yang dijual di pasaran. Setiap jenis kondom memiliki material yang berbeda-beda dan akan memberikan kenyamanan yang berbeda juga. Berikut ini beberapa jenis kondom yang paling umum: 

  • Kondom latex atau plastik

Dari semua jenis kondom, kondom yang terbuat dari latex atau plastik adalah jenis kondom yang paling sering digunakan. Sebagian besar kondom memang terbuat dari latex, namun ada juga yang dibuat dari plastik untuk penderita alergi latex.

Penggunaan kondom jenis ini bukan hanya efektif dalam mengontrol kehamilan, tetapi juga melindungi Anda dari risiko penyakit menular seksual. 

  • Kondom berpelumas

Lubricated condom atau kondom berpelumas adalah kondom yang telah dilumasi dengan lapisan tipis cairan. Cairan ini berfungsi untuk mencegah rasa sakit ketika menggunakan kondom dan menghindari rasa sakit ketika berhubungan seksual.

Bagi sebagian orang, kondom berpelumas adalah salah satu jenis kondom yang bagus karena terasa lebih nyaman. Pelumas yang digunakan pada jenis kondom ini dapat berupa pelumas berbasis minyak maupun air. 

  • Kondom bertekstur

Ada juga jenis kondom bertekstur, yaitu kondom yang memiliki tekstur pada bagian luarnya. Tekstur ini bisa bermacam-macam, bisa berupa titik-titik, gelombang, atau jenis tekstur lainnya. 

Tidak seperti kondom biasa, kondom bertekstur bukan hanya bertujuan untuk mencegah kehamilan, tetapi juga meningkatkan kepuasan pasangan ketika berhubungan seksual. 

Tapi, terkadang kondom bertekstur ini bisa saja malah memicu rasa sakit dan ketidaknyamanan pada pasangan apabila pasangan. Jika ini terjadi, sebaiknya segera hentikan pemakaian kondom jenis ini.

Dari ketiga jenis kondom di atas, Anda bisa memilih kondom yang bagus menurut Anda. Ingatlah untuk mempertimbangkan kenyamanan pasangan ketika memilih kondom. 

Cara bijak memakai kondom

Ketika memakai kondom, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari kekeliruan: 

  • Jangan gunakan dua kondom sekaligus

Beberapa orang mengira bahwa pemakaian dua kondom sekaligus bisa memberikan perlindungan lebih. Hal ini sebenarnya, keliru, karena pemakaian dua kondom justru akan memicu gesekan yang membuat kondom mudah robek atau rusak. 

  • Simpan di tempat sejuk

Sebelum digunakan, pastikan Anda menyimpan kondom Anda atau pasangan pada tempat yang sejuk. Suhu panas bisa merusak dan menurunkan kualitas kondom, meski Anda sudah memilih  merk kondom yang bagus sekalipun.

  • Gunakan maksimal 30 menit

Apabila Anda dan pasangan melakukan hubungan seksual dalam durasi yang cukup lama, ingatlah untuk mengganti kondom setiap 30 menit sekali. Karena, setelah pemakaian selama 30 menit, daya tahan kondom sudah tidak sekuat saat baru pertama kali dipakai. 

  • Perhatikan masa kadaluarsa

Kondom juga memiliki masa kadaluarsa. Saat sudah melewati tanggal kadaluarsa, kualitas kondom akan menurun. Sebelum memakai kondom, perhatikan dulu apabila kondom tersebut sudah melewati tanggal kedaluwarsa atau belum. 

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian kondom yang bagus. Lakukan hal-hal di atas dan pilihlah jenis kondom yang sesuai kebutuhan agar Anda dan pasangan bisa mengontrol kehamilan dengan maksimal.

Hyper seks: Gejala dan Cara Mengatasi Kecanduan Seksual Seseorang

hyper seks

Banyak orang beranggapan, hyper seks atau kecanduan seks sama dengan kecanduan alkohol dan obat-obatan, meskipun tidak semua orang setuju dengan hal ini. Kecanduan seks biasanya dikarenakan tingginya libido atau gairah seksual seseorang. 

Berhubungan seksual adalah kegiatan yang normal, terutama bagi orang dewasa dan pasangan yang telah menikah. Namun jika ada masalah, seseorang tidak dapat mengontrol fantasi atau perilaku seksual Anda. 

Apa itu hyper seks?

Hyper seks atau hiperseksual adalah kecanduan seksual atau yang juga disebut hiperseksualitas sebagai kegembiraan disfungsional dengan fantasi seksual, seringkali dikombinasikan dengan pengejaran obsesif terhadap seks kasual atau non intim. Seperti pornografi, masturbasi kompulsif, intensitas romantis dan seks pasangan yang diobyektifkan untuk jangka waktu setidaknya enam bulan. 

Kecanduan seksual dapat dianggap sebagai kecanduan proses (kebalikan dari kecanduan zat seperti obat-obatan dan alkohol), mirip dengan perjudian, atau pengeluaran kompulsif. Dengan demikian, pecandu seksual biasanya menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengejar seks dan romantisme daripada tindakan seks itu sendiri. Mereka kecanduan neurokimia dan disosiatif tinggi yang dihasilkan oleh kehidupan fantasi seksual dan perilaku ritualistic mereka yang intens. 

Gejala hyper seks

Penting untuk dicatat bahwa perilaku seksual adalah bagian hidup yang normal dan sehat serta banyak orang senang menjadi aktif dengan banyak pasangan seksual. Hiperseksualitas menjadi masalah ketika hal itu menyebabkan tekanan yang signifikan bagi seseorang, atau menempatkan mereka pada risiko melukai diri sendiri atau orang lain. 

Berikut beberapa cara untuk mengidentifikasi hiperseksualitas, untuk jangka waktu setidaknya enam bulan:

  • Memiliki fantasi, dorongan dan/atau perilaku seksual berulang dan intens
  • Perilaku tersebut secara konsisten mengganggu aktivitas dan kewajiban lainnya
  • Perilaku terjadi sebagai respon terhadap keadaan mood disforik (kecemasan, depresi, kebosanan, mudah tersinggung) atau peristiwa kehidupan yang penuh tekanan
  • Terlibat dalam upaya yang konsisten tetapi tidak berhasil untuk mengontrol atau mengurangi fantasi, dorongan atau perilaku seksual
  • Terlibat dalam perilaku seksual dengan mengabaikan potensi bahaya fisik atau emosional bagi diri sendiri atau orang lain
  • Frekuensi atau intensitas fantasi, dorongan, atau perilaku seksual menyebabkan tekanan atau gangguan yang signifikan

Seperti yang telah disebutkan, hyper seks juga dapat dikaitkan dengan depresi dan kecemasan. Beberapa orang mungkin menghindari emosi yang sulit, seperti kesedihan atau rasa malu, dan mencari bantuan sementara dengan melakukan perilaku seksual. Oleh karena itu, dengan melakukan kegiatan seksual dapat menutupi masalah lain seperti depresi, kecemasan, dan stress. 

Penyebab 

Penyebab perilaku hiperseksual belum dipahami dengan baik hingga saat ini. Beberapa anak atau remaja mungkin terlihat dalam peningkatan atau perkembangan perilaku seksual yang tidak pantas sebagai akibat dari pengalaman traumatis, pemicu stress, atau penyakit mental. 

Meskipun tidak ada definisi standar tentang hiperseksualitas pada anak, diketahui bahwa yang mengalami pelecehan seksual dapat menunjukkan peningkatan perilaku seksual dan perilaku seksual berisiko tinggi dikaitkan dengan faktor sosio-demografis seperti disfungsi keluarga dan stres sosial. 

Pengobatan 

Kecaduan seksual dan gangguan hiperseksual tidak termasuk dalam DSM-5, tetapi jika seseorang terlibat dalam perilaku seksual yang menyebabkan stress, perawatan mungkin dapat melibatkan hal-hal berikut:

  • Membangun kembali hubungan
  • Mengelola stres
  • Mengidentifikasi pemicu pemikiran seksual atau perilaku seksual kompulsif
  • Menemukan perilaku alternatif yang tidak terlalu merusak

Jika Anda mengalami beberapa gejala di atas atau yang mengarah pada gejala hiperseks maka ada baiknya untuk berkonsultasi dengan ahlinya. Pasalnya, banyak pecandu seks mencari pengobatan untuk kecanduan seksual hanya setelah menderita akibat yang signifikan terhadap kesehatan, karir, keuangan, dan hubungan mereka.