5 Isian Resep Nasi Bakar yang Bikin Ketagihan

Lagi bingung mau makan apa siang atau malam ini? Bagaimana jika Anda memasukkan menu nasi bakar sebagai pilihan. Resep nasi bakar dijamin membuat Anda ketagihan dengan rasanya yang identik gurih. Tidak harus bertaruh membeli nasi bakar yang ujung-ujungnya rasa tidak sesuai selera. Anda bisa mencoba mempraktikkan sendiri berbagai resep nasi bakar yang sebenarnya tidak terlalu sulit dibuat. 

Resep nasi bakar ayam dapat disantap sendiri atau menjadi ide jualan.

Pada dasarnya untuk membuat resep nasi bakar, Anda hanya perlu memasak nasi dengan santan. Kemudian, isi nasi yang sudah matang dengan isian tertentu yang Anda suka untuk kemudian dikukus sebentar, sebelum akhirnya dipanggang di teflon. 

Tentu saja ragam isian menjadi kunci dari resep nasi bakar yang Anda buat. Supaya bisa membuat nasi bakar yang lezat dan bikin ketagihan, cobalah membuat isiannya dengan bahan-bahan di bawah ini. 

  1. Ayam Suwir 

Tidak ada yang bisa menolak resep nasi bakar dengan isian ayam suwir. Pasalnya, ayam menjadi protein hewani yang cenderung diterima oleh semua orang. Untuk membuat nasi bakar yang enak, Anda bisa memasukkan isian ayam suwir dengan bumbu asin. Jika Anda pecinta pedas, cobalah isi dengan ayam suwir bumbu pedas. Pilihan lainnya, ayam suwir dengan bumbu kuning pun siap menggoda selera makan Anda. 

  1. Teri 

Rasa resep nasi bakar yang gurih dari campuran santan akan cocok banget jika ditambahkan dengan isian teri di dalamnya. Anda dapat memasukkan teri yang sudah digoreng bersama bumbu cabai hingga kemangi. Masukkan ke dalam nasi santan yang sudah dibentuk, sebelum akhirnya dikukus dan dipanggang untuk bisa Anda dan keluarga nikmati bersama. Namun hati-hati, tidak semua jenis teri cocok untuk campuran resep nasi bakar. Anda disarankan menggunakan teri nasi yang berukuran kecil dan halus untuk mendapatkan cita rasa resep nasi ayam bakar yang lembut dan gurih. 

  1. Tongkol Suwir 

Ikan segar pun dapat menjadi isian resep nasi bakar yang sulit Anda tolak. Anda hanya perlu menggoreng atau mengukur tongkol sampai matang terlebih dahulu, kemudian mencacahnya menjadi irisan tipis. Setelah itu, masak kembali dengan campuran bumbu agar makin lezat, seperti cabai, bawang merah dan bawang putih, sereh, dan kemangi. Setelah matang, langsung saja masukkan tongkol suwir tersebut sebagai isian resep nasi bakar yang lagi Anda buat. 

  1. Cumi Asin 

Rasa cumi asin yang gurih akan sangat pas untuk disajikan bersama resep nasi bakar yang rasanya tidak terlalu asin. Namun, berhati-hatilah dalam soal jumlah isian dalam membuat resep nasi bakar yang satu ini. Jika cumi asinnya terlalu banyak, nasi bakar Anda bisa keasinan. Untuk menghilangkan rasa cumi asin yang berlebihan, sebaiknya Anda merendam cumi asin terlebih dahulu dengan air panas sebelum mengolahnya dengan bumbu-bumbu lain. 

  1. Oncom 

Apakah rasa nasi bakar harus selalu berpadu dengan protein hewani? Tentu saja tidak. Anda juga bisa membuat isian nasi bakar dari protein nabati. Salah satunya adalah oncom. Untuk menjadikan oncom sebagai isian resep nasi bakar Anda, olahlah dulu oncom dengan bumbu tumisan, cabai, dan kangkung. Model sambal oncom inilah yang nantinya akan membuat rasa resep nasi bakar Anda semakin kaya. Jangan kaget jika Anda ketagihan untuk terus mengambil nasi bakar isi oncom tersebut. 

Sebenarnya, masih banyak pilihan isian lain untuk membuat resep nasi bakar. Namun, 5 isian di atas merupakan yang paling populer dan banyak disukai orang. Kalau Anda sendiri, paling suka resep nasi bakar dengan isian apa?

Resep Kastengel Keju Tanpa Oven, Mudah Banget!

Kastengel, kue kering yang lekat dengan hari raya, banyak diminati oleh masyarakat luas karena rasa gurihnya menggigit. Kamu tertarik untuk membuat sendiri kukis rumahan ini? Praktikkan saja resep kastengel keju tanpa oven yang tersedia di dalam artikel ini. 

Meski identik dengan perayaan Lebaran, ternyata kastengel keju berasal dari negeri kincir angin, lho. Ya, menurut sejarah, kastengel keju masuk ke Indonesia pada masa Kolonialisme Belanda. Ia biasa disajikan di rumah para pejabat dan pegawai yang menikahi perempuan pribumi. 

Resep kastengel keju dengan cita rasa asin dan gurih wajib kamu jajal di rumah

Berkat terjadinya akulturasi budaya, kastengel keju pun menjadi penganan yang lazim ditemukan di tengah masyarakat. Kerenyahan kastengel keju berhasil mencuri perhatian banyak orang. Belum lagi cita rasa asinnya yang amat cocok di lidah rakyat Indonesia. 

Jadi, kamu penasaran ingin membuat sendiri kastengel keju versi tangan kamu? Namun, sayangnya, ternyata di rumah tidak ada oven yang bisa kamu gunakan untuk memanggang. Oke, jangan terburu-buru untuk membatalkan niat kamu untuk membuat sendiri kastengel keju, ya! 

Kastengel keju bisa kamu buat, kok, meski kamu tidak memiliki oven di rumah. Cara membuatnya pun gampang, dengan bahan-bahan yang mudah kamu temukan di minimarket terdekat. Kamu hanya perlu memperhatikan dan mengikuti langkah-langkah membuatnya secara saksama melalui resep kastengel keju ini. 

Bahan-bahan dan langkah-langkah dalam membuat kastengel keju tanpa oven 

Mula-mula, siapkan terlebih dahulu sejumlah bahan di bawah ini: 

  • 250 gram tepung terigu berprotein rendah; 
  • 2 sendok makan tepung maizena;
  • 100 gram margarin; 
  • 50 gram mentega; 
  • 1/2 kotak keju cheddar parut (80– 100 gram); 
  • 1 butir kuning telur; 
  • 1 sendok makan susu bubuk; 
  • 1 sendok makan gula halus; 
  • 1 sendok teh garam halus (opsional, jika kamu menginginkan rasa yang lebih asin); 
  • 1/2 sendok teh vanili bubuk (opsional); 
  • Bahan olesan: 1 butir kuning telur dan keju cheddar parut secukupnya.

Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut untuk mulai membuatnya: 

  • Campur kuning telur dengan margarin dan mentega hingga merata. Aduk dengan menggunakan kocokan; 
  • Kemudian, masukkan keju parut dan aduk rata; 
  • Masukkan tepung terigu, maizena, susu bubuk, vanili dan gula. Aduk rata dan uleni hingga kalis; 
  • Cicipi rasanya. Jika menurut kamu kurang asin, kamu bisa menambahkan garam; 
  • Setelah kalis, ambil adonan. Gilas adonan dengan menggunakan rolling pin hingga mencapai ketebalan yang diinginkan; 
  • Lalu, potong-potong dengan bentuk persegi panjang atau gunakan cetakan; 
  • Olesi angsang kukusan dengan margarin hingga merata; 
  • Selanjutnya, tata adonan di angsang. Olesi dengan kuning telur dan beri taburan keju di atasnya; 
  • Masukkan angsang ke dalam panci kukusan tanpa air, lalu tutup. Gunakan api kecil agar kastengel keju tidak hangus; 
  • Setelah kira-kira 15 menit, balik kastengel keju agar permukaannya berwarna kuning kecoklatan; 
  • Berikutnya, tutup kembali dan tunggu hingga kira-kira 5 menit lagi atau sampai kastengel keju matang dan renyah; 
  • Letakkan kastengel keju di atas piring terlebih dahulu agar cepat dingin. Setelah itu, simpan di dalam toples agar teksturnya tetap renyah. 

Pastikan kastengel keju buatan kamu matang secara merata, ya. Jangan sampai permukaan di bagian bawah hangus. Karenanya, kamu perlu memperhatikan dengan hati-hati saat sedang membalik kastengel keju. 

Dengan mengikuti resep kastengel keju di atas, kastengel keju kamu akan memiliki tekstur yang renyah sehingga mantap ketika digigit. Sontek juga takaran-takarannya dengan tepat agar kastengel keju kamu harum mewangi. Yuk, segera praktikkan resep kastengel keju ini!

Resep Rolade Ayam Wortel Lezat untuk Menu MPASI Si Kecil

Resep rolade ayam cocok bagi kamu yang ingin memasak makanan lezat tapi tidak ingin repot

Ayam masih menjadi menu makanan yang umumnya disukai oleh semua kalangan. Namun jika memakan olahan ayam yang sama pasti akan bosan. 

Saat ini, ada banyak olahan ayam yang mudah dibuat, salah satunya rolade ayam. Rolade sebenarnya berasal dari Eropa yang berupa hidangan daging yang digulung. Istilah rolade berasal dari kata Prancis roller yang artinya menggulung. 

Rasa rolade bisa gurih atau manis. Cara memasak rolade juga ada beberapa macam seperti dipanggang, dikukus, dikukus dan digoreng, dan lain-lain. 

Meski umumnya berisi daging, rolade ayam lebih disukai karena lebih ekonomis. Selain itu rolade ayam wortel juga bisa dijadikan makanan pendamping ASI sang buah hati, lho. 

Berikut ini resep rolade ayam wortel lezat yang ramah untuk si kecil. 

Resep Rolade Ayam MPASI

Sebagian besar bahan-bahan pembuatan rolade ayam wortel MPASI sama seperti bahan rolade ayam pada umumnya, yaitu:

  • 250 ayam giling
  • 1 buah wortel ukuran sedang, potong halus atau parut
  • 1 butir putih telur
  • 1 siung bawang putih, haluskan
  • 1 sdm minyak
  • Sedikit garam 
  • Sedikit kaldu bubuk (untuk anak-anak bisa gunakan kaldu jamur)
  • Lada (tambahkan untuk anak yang berusia di atas 1 tahun)
  • 2 sdm tepung maizena atau 1 sdm tepung roti
  • 3 butir telur yang dikocok lepas untuk kulit dadar

Cara membuat:

  1. Campurkan semua bahan, kecuali 3 butir telur dan tepung, aduk hingga rata. 
  2. Masukkan tepung maizena atau tepung roti ke dalam adonan  sedikit demi sedikit hingga adonan dapat dibentuk, tidak terlalu lengket dan terlalu keras. Aduk bahan hingga rata lalu sisihkan. 
  3. Kocok 3 butir telur dan buat telur dadar tipis-tipis di teflon yang dipanaskan dengan api kecil. Lakukan hingga telur habis. 
  4. Setelah kulit telur matang, biarkan agak dingin. Setelah dingin, isi telur dadar dengan 1 sdm adonan, ratakan, lalu gulung. 
  5. Bungkus gulungan dadar menggunakan alumunium foil / daun pisang / plastik bening seperti lontong. Kunci ujungnya agar adonan tertutup sempurna. 
  6. Kukus sekitar 20 – 30 menit, angkat, dan tunggu dingin. 
  7. Potong-potong rolade ayam dan rolade siap disantap. 

Rolade bisa digoreng atau dimakan langsung. Namun untuk MPASI lebih disarankan memberi rolade ayam kukus untuk buah hati. Untuk sisa rolade bisa dijadika stok frozen food yang bisa diolah beberapa hari ke depan. 

Jika olahan ayam tersebut dibuat untuk menu MPASI balita, maka Bunda bisa hilangkan penggunaan garam dan lada dari resep rolade ayam di atas. Sebagai gantinya bisa ditambahkan dengan sedikit parutan keju cheddar untuk memberikan sedikit rasa asin dan gurih. 

Kapan Bayi Boleh Diberikan Makanan Pendamping ASI?

Sebelum memberi rolade ayam ke buah hati, pastikan si kecil sudah memasuki usia yang diperbolehkan. MPASI idealnya bisa mulai diberikan saat bayi berusia 6 bulan, tapi ada beberapa kasus dimana dokter merekomendasikan pemberian MPASI lebih awal, misalnya saat bayi berusia 5 bulan. 

Syarat bayi sudah bisa menerima MPASI antara lain:

  • Otot leher bayi sudah cukup kuat menopang berat kepalanya, dan sudah memiliki kontrol terhadap kepalanya ketika didudukkan di kursi makan khusus bayi.
  • Bayi sudah memperlihatkan minat untuk makan saat disodori makanan. 
  • Bayi sudah bisa menelan makanan yang lebih kental dari ASI. Jika bayi mengeluarkan kembali bubur yang dia terima, berarti dia belum siap menerima MPASI 5 bulan. 
  • Berat badan bayi di atas 6 kg. 

Adapun beberapa contoh menu MPASI bayi 5 bulan meliputi:

  • Puree sayuran 
  • Puree buah (apel atau pisang)
  • Puree daging (ayam atau sapi)
  • Sereal yang telah difortifikasi dengan zat besi atau dicampur dengan ASI, susu formula, atau air
  • Yogurt tawar (dalam jumlah sedikit)

Catatan

Itu tadi resep rolade ayam wortel yang bisa dijadikan menu makanan pendamping ASI buah hati Bunda. Selain daging ayam, Bunda mungkin ingin membuat variasi rolade lain seperti rolade udang. 

Selamat mencoba.