Bagaimana Jika Bayi Anda Mengidap Hipotiroidisme?

Gejala hipotiroidisme pada bayi memang cenderung sulit untuk dikenali. Pada kenyataannya, jika kondisi ini dibiarkan, maka akan terdapat dampak yang cukup signifikan bagi perkembangan bayi tersebut.

Mengenai hipotiroidisme adalah kondisi ketika hormon tiroid yang diproduksi oleh kelenjar tiroid dalam tubuh dihasilkan hanya dalam jumlah yang rendah. Tanpa disadari, hormon ini berperan penting dalam memaksimalkan metabolisme dan perkembangan bayi hingga ia berusia tiga tahun.

Kondisi hipotiroid pada bayi dapat bersifat sementara maupun permanen. Hipotiroid transien merupakan hipotiroid yang bersifat sementara. Hal tersebut mengartikan bahwa pada usia beberapa bulan atau tahun yang akan datang, kelenjar tiroid akan memproduksi jumlah hormon tiroid dalam jumlah yang normal. Dengan begitu, pengobatan hipotiroid pada bayi dapat dihentikan secara bertahap.

Sementara itu, hipotiroid yang bersifat permanen akan berdampak signifikan terhadap kehidupan bayi di masa datang. Pasalnya, kemungkinan terburuk dari efek samping hipotiroidisme adalah keterbelakangan mental. Hal ini dapat berakibat pada kemampuan daya pikir dan perkembangan anak yang menjadi lebih lambat dibanding dengan anak-anak lain yang seusia dengannya.

Kondisi psikologis seperti keterbelakangan mental akan berdampak pada orang tua. Anak dengan kondisi memerlukan perhatian dan kebutuhan khusus. Secara ekonomi, orang tua perlu untuk menyiapkan kebutuhan finansial lebih besar karena sang buah hati membutuhkan pendidikan khusus yang berbeda dibanding dengan akan pada umumnya.

Selain itu, dalam aspek psikososial, kondisi ini berakibat membebani keseluruhan anggota keluarga. Sayangnya, kondisi ini diperparah dengan stigma masyarakat akan anak berkebutuhan khusus yang dapat berakibat pada kondisi mental anak, berupa rendahnya kepercayaan diri dan cenderung merasa rendah diri. Keluarga secara tidak langsung akan ikut terpengaruh oleh stigma tersebut, sehingga mereka cenderung bersikap tertutup terhadap lingkungan.

Mencegah kemungkinan dampak atau efek samping dari hipotiroidisme pada bayi tersebut dapat dilakukan dengan skrining dini hipotiroid sesaat setelah bayi dilahirkan. Proses tersebut setidaknya harus dilakukan dalam kurun waktu 24-48 jam setelah proses melahirkan atau sebelum bayi dinyatakan dapat pulang ke rumah. Perlu menjadi perhatian khusus, bahwa tidak semua rumah sakit memiliki alat yang mumpuni untuk prosedur medis ini.

Salah Satu Ciri-Ciri Mata Katarak: Melihat Cincin Berwarna di Sekitar Sumber Cahaya

Apakah Anda pernah melihat fenomena halo? Halo adalah salah satu fenomena optis ketika terdapat lingkaran serupa cincin yang bercahaya di sekitar matahari atau bulan. Lingkaran cahaya tersebut biasanya berwarna serupa dengan matahari.

Namun, apa jadinya ketika Anda melihat cincin bercahaya tersebut setiap kali Anda melihat sumber cahaya? Singkatnya, jika Anda melihat lingkaran bentuk cincin berwarna di sekitar sumber cahaya, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu ciri mata katarak.

Katarak adalah salah satu penyakit mata yang disebabkan oleh keruhnya lensa mata. Kondisi ini terjadi ketika seseorang semakin bertambah usia atau ketika ia mengalami diabetes dan dapat pula terjadi ketika orang tersebut mengalami trauma pada bola matanya.

Katarak dapat menyebabkan terbentuknya cincin di sekitar sumber cahaya ketika proses penglihatan terjadi. Cincin ini merupakan hasil dari faktor lensa yang keruh, yang mana dapat mengganggu masuknya cahaya ke dalam mata. Selain dapat melihat cincin di sekitar sumber cahaya, seorang penderita katarak juga akan merasa lebih sensitif terhadap cahaya.

Sumber cahaya apa pun, tidak hanya matahari, namun juga lampu sorot pada kendaraan dapat mengganggu penglihatan seseorang yang menderita katarak. Tentunya, hal ini sangat berbahaya karena dapat mengganggu konsentrasi ketika sedang berkendara.

Ciri-ciri lain mata katarak yang telah diketahui adalah penglihatan yang tertutup kabut atau berawan. Ketika proses pengeruhan lensa mata terus terjadi, Anda akan mulai merasa bahwa penglihatan Anda akan semakin kabur. Proses ini akan terus terjadi hingga keseluruhan proses penglihatan tertutup awan dan Anda tidak dapat melihat objek sama sekali. Penyakit mata katarak memang cukup berbahaya, pasalnya ia dapat berujung pada kebutaan.

Seseorang yang mengalami katarak juga akan merasa bahwa penglihatan mereka akan menjadi berlipat ganda atau dobel. Kondisi ini diakibatkan oleh berpencarnya cahaya yang masuk ke dalam mata. Cahaya tersebut tidak dapat fokus pada satu titik saja karena lensa mata yang mengeruh. Cahaya berpencar tersebut akan diteruskan dan tersebar, sehingga berakibat pada munculnya bayangan atau objek ganda pada penglihatan.

Berubahnya pandangan menjadi kekuningan atau kecokelatan juga dapat menjadi ciri-ciri mata katarak. Kondisi ini disebabkan oleh gumpalan protein yang mengeruh pada lensa mata yang berubah warna menjadi kuning atau cokelat. Kondisi ini akan menyebabkan penderita katarak tidak dapat membedakan warna dengan benar.