Biduran Menular? Yuk Simak Juga Cara Mengobatinya

Biduran memang suatu kondisi yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari, bagaimana tidak, penyakit ini bisa menyebabkan rasa gatal-gatal di tubuh dan juga bentol yang berwarna kemerahan. Namun, apakah biduran menular? Dan juga apakah biduran dapat disembuhkan dengan bahan-bahan alami? Yuk simak penjelasannya lebih lanjut!

Fakta Mengenai Biduran

Bagi setiap orang mungkin terasa asing jika mendengar biduran, nah penyakit ini sebenarnya merupakan suatu kondisi dimana sistem imun tubuh kita bereaksi terhadap alergi, sehingga mungkin lebih dikenal seperti reaksi alergi di tubuh. Biasanya biduran berisiko terjadi pada ibu hamil, anak-anak dibawah usia 5 tahun, dan lansia diatas 65 tahun. 

Apakah biduran menular? Jawabannya adalah tidak. Biduran tidak menular jika kita bersentuhan dengan orang yang sedang terkena biduran. Namun, yang perlu dicatat adalah penyebab yang mengakibatkan kondisi biduran ini bisa menular bagi siapapun. Jadi hal yang perlu diwaspadai adalah mencegah penyebab terjadinya biduran.

Orang biduran boleh mandi terutama dengan air dingin karena bisa meredakan gatal

Beberapa dari tubuh manusia mungkin bisa saja bereaksi terhadap alergen seperti debu, tungau, serbuk sari bunga, bulu hewan, dan hal lainnya. Namun, jika kamu melakukan tindakan pencegahan yang tepat tentunya dapat mengurangi risiko terkena biduran atau gatal-gatal pada tubuh.

Gejala biduran pada umumnya adalah munculnya ruam dan bentol kemerahan serta diikuti rasa gatal-gatal, selain itu jika sudah cukup parah maka bisa menyebabkan tubuh menjadi lemas, sakit kepala, sesak napas, dan pembengkakan di area seperti mulut. Apabila sudah terjadi gejala seperti ini, disarankan untuk segera berobat ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Bahan Alami untuk Membantu Mengobati Biduran

Jika terinfeksi beberapa alergen memang dapat memicu biduran menular ke tubuh, namun bukan berarti jika kamu menyentuh atau tersentuh orang yang mengidap biduran lalu kamu juga terkena biduran ya. Nah, kondisi seperti ini ternyata bisa diatasi oleh beberapa bahan alami dibawah ini

Oatmeal

Selain bagus untuk dikonsumsi tubuh, ternyata oatmeal juga bagus untuk menyembuhkan biduran loh. Kandungan yang ada pada oatmeal salah satunya adalah anti peradangan yang dihasilkan dari asam salisilat, dimana kandungan ini bagus untuk mengatasi gatal-gatal akibat biduran. Cukup tuangkan oatmeal di atas kain atau kasa yang sudah dibasahkan lalu oleskan seperti menggunakan masker wajah pada bagian tubuh yang gatal atau terkena biduran. Perlu diperhatikan yaitu jangan bilas tubuh menggunakan air hangat, karena suhu yang tinggi bisa memicu gatal-gatal.

Air Es

Saat tubuh sudah merasakan gatal-gatal akibat biduran, sebaiknya jangan kompres menggunakan air hangat, melainkan air dingin untuk meredakannya. Kamu bisa gunakan es batu atau air es lalu kompres selama kurang lebih 10 menit ke daerah yang terasa gatal. Setelah itu, keringkan dengan handuk kering yang bersih ya. Ulangi cara ini sesuai dengan kebutuhan kamu.

Lidah Buaya

Khasiat yang sangat bagus untuk kecantikan wajah dan rambut, ternyata juga sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Nyatanya kandungan senyawa anti inflamasi yang ada pada lidah buaya bagus untuk membantu meredakan gatal-gatal pada tubuh. Gunakan bagian daging dari lidah buaya dan diusapkan ke area kulit yang terkena biduran. Jika ingin dilakukan secara rutin sebaiknya kamu tunggu dahulu selama 24 jam untuk melihat apakah kulit kamu memunculkan reaksi iritasi atau tidak, jika tidak maka lidah buaya aman untuk digunakan setiap hari sesuai kebutuhan kulit kamu.

Kenali 5 Penyebab Obesitas Ini

Kenali 5 Penyebab Obesitas Ini

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup kompleks dan memerlukan beberapa tindakan lanjut dari ahli untuk menangani masalah tersebut. Obesitas dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Penyebab obesitas tersebut dijabarkan pada pembahasan di artikel ini.

Definisi Obesitas

Obesitas adalah sebuah masalah kesehatan kompleks yang melibatkan jumlah lemak tubuh yang menumpuk secara berlebihan. Obesitas bukan hanya masalah kecantikan dan penampilan tubuh, melainkan juga masalah medis yang bisa meningkatkan risiko penyakit dan masalah kesehatan lain, seperti diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hingga jenis kanker tertentu.

Penyebab Obesitas

1. Warisan dan Pengaruh dari Keluarga

Jumlah lemak yang disimpan dalam tubuh dan ke mana lemak tubuh itu didistribusikan bisa dipengaruhi oleh warisan genetik dari orang tua. Gen warisan orang tua juga bisa berperan dalam seberapa efisien tubuh Anda dalam mengubah sumber makanan menjadi energi yang bermanfaat bagi kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Genetika tersebut juga memiliki pengaruh dalam hal bagaimana tubuh Anda mengatur nafsu makan dan bagaimana tubuh Anda bisa membakar kalori selama Anda beraktivitas berat ataupun berolahraga.

Obesitas juga dapat menurun dari keluarga bukan hanya karena genetika yang diwarisi, melainkan juga adanya kecenderungan memiliki kebiasaan pola makan dan aktivitas yang sama dalam hidup sehari-hari.

2. Gaya Hidup

Pola makan yang tinggi kalori serta kurang konsumsi sayur dan buah dapat menjadi salah satu penyebab obesitas. Penyebab obesitas yang berasal dari gaya hidup yang kurang baik lainnya yaitu adanya kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dan konsumsi minuman yang memiliki kalori tinggi dalam porsi yang besar.

Contoh minuman yang mengandung banyak kalori, tapi tidak membuat Anda kenyang adalah minuman ringan yang mengandung banyak gula. Selain itu, alkohol juga dapat menjadi salah satu contoh minuman yang tinggi kalori, tapi tidak membuat Anda kenyang.

3. Kurangnya Aktivitas Fisik

Kurangnya aktivitas fisik atau kurang bergerak secara aktif dapat menjadi salah satu penyebab obesitas yang utama. Kurangnya aktivitas ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah adanya tuntutan pekerjaan yang mengharuskan seseorang duduk di kursi sepanjang hari.

Apabila Anda tidak cukup aktif bergerak, maka Anda tidak akan menggunakan energi yang disediakan oleh makanan yang Anda konsumsi dan energi ekstra yang Anda konsumsi tersebut disimpan oleh tubuh sebagai lemak. Akibatnya, berat badan akan naik secara pasti seiring dengan berjalannya waktu.

4. Alasan Medis

Dalam beberapa kasus alasan medis dapat menjadi salah satu penyebab obesitas pada seseorang. Beberapa kondisi medis khusus dapat menyebabkan berat badan seseorang bertambah, seperti masalah kelenjar tiroid yang kurang aktif atau hipotiroidisme dan Cushing’s syndrome yang membuat produksi hormon steroid berlebihan.

Selain itu, obat-obatan untuk alasan kesehatan juga dapat menjadi penyebab obesitas. Obat-obat tersebut antara lain beberapa obat untuk epilepsi, obat untuk diabetes, hingga obat-obat untuk mengobati masalah kesehatan mental, seperti antidepresan.

5. Masalah Sosial dan Ekonomi

Salah satu penyebab obesitas adalah adanya permasalahan dalam bidang sosial dan ekonomi. Misalnya saja sulit untuk menghindari obesitas apabila Anda tidak memiliki akses ke area yang aman untuk berolahraga atau sekadar berjalan. Contoh lainnya yaitu tidak adanya akses pengetahuan mengenai konsumsi makanan sehat sejak dini.

Beberapa penyebab obesitas di atas perlu untuk diperhatikan agar Anda dapat menjaga kesehatan tubuh dengan maksimal. Untuk mengetahui informasi tambahan mengenai berbagai pemicu obesitas Anda dapat membaca artikel informatif lain guna memperluas pengetahuan Anda.

Tips Agar Gigi Sakit Saat Makan Sembuh

Gigi sakit saat makan bisa sangat mengganggu proses mengunyah dan juga mencerna makanan. Pasalnya gigi mempunyai fungsi utama untuk mencacah dan mengoyak makanan sebelum ditelan. Apabila kamu merasakan ngilu atau nyeri pada gigi saat mengunyah, artinya ada hal yang tidak beres dengan kondisi gigi kamu.

Sebagai salah satu bagian paling kuat dari tubuh selain tulang, gigi pun perlu dirawat. Perawatan gigi bertujuan untuk menghindari gangguan pada gigi. Walaupun sifatnya keras dan kuat, gigi bisa menjadi rapuh karena berbagai hal misalnya makanan dan minuman yang kamu konsumsi. Hal lain yang bisa menyebabkan gigi rapuh dan rusak adalah perawatan gigi yang tidak benar. Misalnya kamu tidak menyikat gigi dengan baik atau mengontrol gigi ke dokter. 

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kondisi gigi kamu agar tetap sehat dan tidak sakit saat makan.

Cara mengatasi sakit gigi setelah ditambal sementara adalah minum obat pereda nyeri

Konsumsi buah dan sayur-sayuran 

Mengonsumsi buah dan sayur-sayuran bisa memberikan nutrisi bagi tubuh. Selain itu juga mampu membuat gigi bertambah kuat, tentunya mencegah gigi sakit saat makan. Buah dan sayur tidak bersifat asam yang merusak seperti soda, maka dari itu buah dan sayur aman dikonsumsi. Kamu bisa mengonsumsi buah dan sayur setiap hari sebagai menu sarapan, makan siang dan juga camilan. Lebih baik mengonsumsi buah dengan cara dikunyah, dibandingkan dengan dibuat jus. Mengonsumsi buah dengan dikunyah lebih praktis dan nutrisi yang masuk ke tubuh kamu akan utuh.

Hindari minum soda 

Minuman bersoda mengandung gula dan juga bersifat merusak bagian tubuh seperti gigi, lambung dan ginjal. Hal ini tentu akan sangat merugikan kamu. Kesehatan kamu akan terganggu jika terlalu sering mengonsumsi soda. Selain gigi yang bisa rusak dengan mudah, organ-organ tubuh lain pun bisa rusak dengan kehadiran soda di dalam tubuh kamu. Air putih adalah minuman paling baik untuk tetap menjaga tubuh kamu tetap terhidrasi. Mengonsumsi soda pun tidak akan menghilangkan rasa haus, malah akan menambah haus. 

Hindari minum teh dan kopi berlebihan 

Kopi dan teh pada dasarnya bisa kamu konsumsi sesekali. Namun, perlu kamu tahu bahwa kebanyakan kopi dan dan dikonsumsi dengan menambahkan gula. Rasa manis yang bercampur dengan kopi atau teh panas ini menyebabkan double attack pada gigi kamu. Jika kamu ingin mengonsumsi kopi atau teh, lebih baik mengonsumsi tanpa gula. Kamu bisa minum teh hijau, selain lebih sehat teh hijau juga bisa menjadi minuman untuk mengurangi toksik di dalam tubuh kamu.

Hindari terlalu sering makan dan minum yang manis 

Minum dan makan yang manis sepertinya menjadi kesukaan kita semua. Namun, siapa sangka bahwa makanan dan minuman manis bisa merusak kekuatan gigi. Selain itu minuman serta makanan manis bisa menyebabkan bau mulut apabila kamu tidak rutin menyikat gigi. Selain itu hindari makan roti, cake, biskuit yang manis. Apabila kamu membutuhkan makanan ringan sebagai camilan, kamu lebih baik mengonsumsi buah atau snack bar yang tidak mengandung gula buatan. 

Lakukan kunjungan ke dokter gigi 

Mengunjungi dokter gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali bisa menjadi salah satu cara kamu untuk menjaga kesehatan gigi. Konsultasikan setiap kondisi yang kamu rasakan, misalnya gigi sakit saat makan. Hal ini perlu kamu lakukan sebagai pencegahan sebelum gangguan pada gigi menjadi lebih parah. 

Pada dasarnya menjaga gigi tetap sehat adalah kegiatan yang mudah dilakukan. Namun sering kali kita lalai dalam menjaga gigi, bahkan untuk menyikat gigi sebelum tidur kita lupa. Nah, untuk itu kamu harus mulai rutin melakukan perawatan gigi mulai dari makanan atau minuman yang kamu konsumsi.

Memiliki Gejala Serupa, Apa Perbedaan Demensia dan Alzheimer?

Banyak orang sering keliru dalam membedakan demensia dan Alzheimer. Kedua kondisi tersebut memang memiliki gejala yang serupa, salah satunya membuat penderitanya mudah lupa atau menjadi pikun.

Akan tetapi, kedua penyakit demensia alzheimer sebenarnya memiliki beberapa perbedaan. Meskipun, keduanya tetap saling berkaitan erat dalam memicu kerusakan otak. 

Perbedaan antara demensia dan Alzheimer

Agar bisa mengetahui perbedaan dari kedua kondisi ini, akan lebih baik jika Anda memahami lebih dulu definisi dari masing-masing kondisi. 

  • Pengertian demensia

Demensia bukanlah kondisi penyakit, melainkan suatu sindrom, yaitu kelompok gejala yang tidak memiliki diagnosa secara pasti. Pada demensia, ada sejumlah gejala yang terjadi dan memengaruhi kemampuan kognitif dan mental. 

Sindrom demensia tidak akan didiagnosa oleh dokter. Tetapi, mungkin saja ada kombinasi kondisi medis tertentu yang dialami oleh seseorang, membuat mereka mengalami demensia.

  • Pengertian Alzheimer

Alzheimer adalah penyakit yang menyerang otak, membuat otak mengalami penyusutan serta kerusakan sel-sel otak. Alzheimer bisa menjadi salah satu penyakit yang masuk ke dalam golongan sindrom demensia.

Jadi, demensia dan Alzheimer memang saling berhubungan, namun keduanya memiliki makna yang berbeda. Dari banyaknya kondisi yang menyerang otak, Alzheimer adalah salah satu yang paling sering menyebabkan seseorang mengalami demensia. 

Jenis-jenis demensia lain selain Alzheimer

Alzheimer memang menjadi penyebab demensia yang paling umum. Namun, selain Alzheimer, ada banyak kondisi lain yang bisa memicu seseorang mengalami sindrom demensia. Kondisi-kondisi tersebut antara lain: 

  • Demensia vaksular

Demensia vaksular menjadi jenis demensia paling umum kedua setelah Alzheimer. Kondisi ini terjadi ketika otak mengalami kerusakan akibat kurangnya asupan darah. Ini bisa terjadi akibat ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dengan baik, atau karena adanya hambatan di pembuluh darah yang membuat aliran darah menjadi tersumbat.

  • Penyakit Huntington

Selain demensia dan Alzheimer, penyakit Huntington juga sering disalahartikan sebagai kondisi yang sama dengan demensia. Padahal, seperti Alzheimer, kondisi ini memang merupakan bagian dari sindrom demensia, namun memiliki makna besar yang berbeda.

Penyakit Huntington terjadi akibat faktor genetik. Kondisi ini menyerang bagian tengah otak, membuat Anda kehilangan kemampuan untuk berpikir, bergerak, dan menunjukkan emosi.

  • Demensia Frontotemporal

Berikutnya adalah jenis demensia Frontotemporal. Kondisi ini merusak atau menghilangkan sel-sel saraf di area depan dan samping otak, atau di bagian belakang dahi dan sekitar telinga. 

Ini akan menyebabkan perubahan kepribadian, membuat Anda berperilaku berbeda serta mengalami masalah dengan bahasa. Selain itu, demensia jenis ini juga akan membuat Anda kesulitan memahami dan menulis sesuatu.

  • Penyakit Creutzfeldt-Jakob

Tidak seperti demensia dan Alzheimer yang cukup dikenal masyarakat, penyakit Creutzfeldt-Jakob merupakan penyakit langka yang tidak banyak diketahui. Ini terjadi karena protein prion terlipat, mengubah bentuknya menjadi tidak normal. 

Kondisi ini dapat merusak sel-sel otak. Gejalanya berkembang cukup cepat dan akan paling banyak memengaruhi penurunan mental. 

  • Tekanan hydrocephalus

Ini adalah kondisi ketika terjadi penumpukan cairan di tulang belakang otak. Gejalanya hampir serupa dengan Alzheimer, yaitu kemampuan berpikir yang lambat, kesulitan mengambil keputusan, sulit berkonsentrasi, perubahan perilaku, dan kesulitan mengontrol kandung kemih. 

Kondisi ini biasanya terjadi pada lansia dalam rentang usia 60-70 tahun. Tapi, tidak seperti Alzheimer, kondisi ini bisa diobati dengan prosedur operasi.

Sekarang, Anda dapat memahami bahwa demensia dan Alzheimer adalah kedua hal yang berbeda. Selain Alzheimer, sebaiknya waspadai juga kemungkinan penyakit lain pada otak yang dapat diasosiasikan sebagai sindrom demensia.

Proses Pemulihan Sembuh Dari Covid-19 Berapa Lama Sih ?

Kebanyakan orang yang terkena COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona yang disebut SARS-CoV-2, hanya akan mengalami penyakit ringan. Tapi apa sebenarnya artinya itu?

Kebanyakan orang yang memiliki penyakit COVID-19 akan sembuh dari COVID-19 sepenuhnya dalam beberapa minggu. Namun ada beberapa kasus orang yang terkena COVID-19 dengan penyakit ringat tetap mengalami gejala ketika pemulihannya. 

Orang-orang ini terkadang menggambarkan diri mereka sebagai kondisinya disebut sindrom pasca-COVID-19 atau “covid-19 berkepanjangan”. Mereka umumnya dianggap sebagai efek COVID-19 yang bertahan selama lebih dari empat minggu setelah Anda di diagnosis dengan virus COVID-19.

Sedangkan orang yang lebih tua dan orang dengan kondisi medis serius merupakan yang paling mengalami gejala COVID-19 yang berkepanjangan, tetapi bahkan orang muda yang sehat pun dapat merasa tidak sehat selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah infeksi. Tanda dan gejala umumnya yaitu :

  • Kelelahan
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Batuk
  • Nyeri sendi
  • Sakit dada
  • Masalah memori, konsentrasi, atau tidur
  • Nyeri otot atau sakit kepala
  • Detak jantung cepat atau berdebar
  • Kehilangan bau atau rasa
  • Depresi atau kecemasan
  • Demam
  • Pusing saat berdiri

Sulit bagi dokter untuk memprediksi kapan gejala akan membaik, karena ini berbeda untuk orang yang berbeda. Pemulihan Anda akan tergantung pada usia Anda, kesehatan Anda secara keseluruhan, dan seberapa parah gejala COVID-19 Anda. Beberapa gejala, seperti kelelahan, akan terus berlanjut ketika gejala lainnya membaik maupun hilang.

Berapa lama akan menular?

Sulit untuk mengetahuinya secara pasti. Tetapi secara umum, bagi setiap orang yang terkena COVID-19 ini akan tidak lagi tertular dari 10 hingga 14 hari setelah gejala yang Anda mulai. Namun hal ini bergantung pada beberapa hal, seperti seberapa parahnya infeksi serta gejala yang dialami. Penting untuk berbicara dengan dokter atau perawat Anda untuk mengetahui kapan Anda tidak lagi dianggap menular.

Kapan saya harus menghubungi dokter atau perawat saya?

Beberapa kelelahan umum terjadi, dan dapat bertahan selama beberapa minggu hingga pemulihan Anda. Tetapi jika Anda menderita COVID-19 dan terus mengalami gejala yang mengganggu (seperti kelelahan parah, ketidaknyamanan dada, atau sesak napas) belum sembuh dari COVID-19 setelah 2 hingga 3 minggu, hubungi dokter atau perawat Anda. Anda harus segera menghubungi petugas COVID-19 apabila mulai kembali memburuk maupun terdapat gejala baru.  Mereka akan memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan dan jika Anda perlu dilihat.

Tergantung pada gejala Anda, Anda mungkin perlu tes. Hal ini bisa membantu dokter untuk mengetahui yang menyebabkan gejala Anda dan apakah diperlukan perawatan.

Berapa Waktu Pemulihan untuk Coronavirus?

Penelitian awal menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu 2 minggu bagi tubuh Anda untuk mengatasi penyakit ringan, atau hingga 6 minggu untuk kasus yang parah atau kritis. Data yang lebih baru menunjukkan bahwa pemulihan bervariasi untuk orang yang berbeda, tergantung pada hal-hal seperti usia dan kesehatan Anda secara keseluruhan. Kelelahan, sakit kepala, dan kesulitan bernapas adalah gejala yang paling mungkin bertahan lama.

Pedoman Centers for Disease Control and Prevention (CDC) lembaga kesehatan masyarkat Amerika mengatakan bahwa jika Anda sakit, Anda harus mengisolasi diri di rumah sampai semua hal ini benar:

  • Anda tidak terjadi demam selama 24 jam dengan tidak meminum obat paracetamol.
  • Gejala Anda lebih baik, meskipun mungkin tidak sepenuhnya hilang.
  • Sudah tidak merasakan gejala apapun selama 10 hari sejak gejala Anda muncul.

Bagi kebanyakan orang yang terkena COVID-19, gejalanya membaik dalam beberapa minggu. Namun ada beberapa orang yang cukup sakit yang terjadi mengakibatkan harus ke rumah sakit, serta mengalami terus gejala yang lebih lama. Ini bisa ringan atau lebih serius.

Dokter masih belajar tentang COVID-19. Tetapi mereka umumnya menggambarkan 2 tahap penyakit dan pemulihan:

●”COVID-19 Akut” – Ini mengacu pada gejala yang berlangsung hingga 4 minggu setelah seseorang terinfeksi. Kebanyakan orang dengan COVID-19 ringan tidak memiliki gejala di luar tahap ini, tetapi beberapa memilikinya.

●”Kondisi pasca-COVID” – Ini mengacu pada gejala yang berlanjut lebih dari 4 minggu setelah terinfeksi. Ini lebih sering terjadi pada orang yang sakit kritis, yang berarti mereka harus tinggal di unit perawatan intensif (“ICU”), memakai ventilator (mesin pernapasan), atau memiliki jenis alat bantu pernapasan lainnya.

Istilah yang berbeda telah digunakan ketika orang memiliki gejala persisten, yang berarti gejala yang berlangsung lebih lama dari beberapa bulan belum sembuh dari COVID-19.

Penyebab Sakit Punggung Pada Selama Kehamilan

Kehamilan adalah suatu anugrah yang diinginkan oleh setiap pasangan yang telah menikah. Selama kehamilan, perlahan-lahan wanita hamil akan mengalami perubahan pada fisiknya mulai dari perut, payudara, bokong, paha hingga pinggul. Perubahan fisik yang wanita hamil alami juga akan membuatnya mengalami beberapa kondisi seperti salah satunya sakit punggung. Penyebab sakit punggung saat hamil, umumnya karena pembesaran rahim.

Gatal di pinggul memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman

Penyebab Sakit Punggung Saat Hamil

Sakit punggung adalah hal wajar yang dialami wanita saat masa kehamilan dan biasanya muncul pada trimester kedua kehamilan. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena umumnya sakit punggung yang Anda alami saat hamil bukanlah suatu kondisi medis yang serius. 

Berikut ini adalah beberapa penyebab sakit punggung selama masa kehamilan.

  1. Pertambahan Berat Badan

Selama kehamilan, ibu hamil akan mengalami pertambahan berat badan sekitar 11 – 18 kg (untuk wanita underweight) dan 7 – 11 kg (untuk wanita overweight). Pertambahan tersebut pada wanita hamil membuat tulang belakang harus menopang berat badan sehingga menyebabkan nyeri pada punggung bagian bawah.

Selain itu, berat bayi di kandungan yang juga terus bertambah turut memberikan tekanan pada pembuluh darah dan saraf pada panggul dan punggung.

  1. Perubahan Hormon

Pada trimester pertama kehamilan, kadar progesteron dalam tubuh meningkat dengan cepat. Kadar hormon tersebut akan membantu untuk mengendurkan otot dan ligamen yang berada di dekat panggul yang bisa memengaruhi kestabilan sendi sehingga menimbulkan rasa sakit. 

Selain itu, hormon relaksin yang berperan untuk melemaskan ligamen dan sendi guna mempersiapkan proses kelahiran. Akibatnya, hormon relaksin membuat ligamen tidak stabil sehingga menyebabkan nyeri pada punggung bagian bawah.

  1. Pemisahan Otot

Dalam perut, terdapat dua otot paralel yang membantu menstabilkan tulang belakang dan menopang panggung. Selama kehamilan, janin yang semakin membesar akan mendorong otot-otot perut termasuk otot paralel yang menyebabkan peregangan bahkan pemisahan. Saat otot perut mengalami peregangan, maka dapat meningkatkan risiko nyeri pada punggung.

  1. Stres

Wanita hamil bisa mengalami stres atau tekanan karena berbagai kondisi, karena kondisi mental ibu hamil yang cenderung lebih sensitif. Saat stres, maka otot bagian punggung menegang hal ini lah yang menjadi penyebab sakit punggung pada wanita hamil. Bukan hanya itu saja, ibu hamil juga bisa merasakan gejala fisik seperti sakit kepala, kelelahan dan nyeri otot.

Tips Mengatasi Sakit Punggung Saat Hamil

Meski merupakan suatu kondisi yang umum terjadi selama kehamilan, namun sakit punggung saat hamil bisa Anda atasi dengan cara-cara berikut ini.

  1. Tidur Posisi Miring

Guna mengatasi sakit punggung, Anda bisa tidur dengan posisi miring ke kiri guna mengurangi tekanan pada tulang belakang dengan menekuk kedua lutut. Anda juga bisa menggunakan bantal kehamilan yang bisa membantu menopang bagian punggung, leher, perut dan bahu.

  1. Yoga

Wanita hamil memang tidak bisa melakukan berbagai olahraga berat, namun wanita hamil bisa melakukan olahraga ringan seperti yoga. Ada berbagai pose yoga yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi sakit punggung saat hamil.

Anda bisa melakukan pose wide squat, butterfly, child’s pose, triangle pose atau sumo squat pose. Beberapa pose tersebut bisa mengurangi sakit punggung yang Anda rasakan selama kehamilan. Anda bisa melakukan yoga selama 3 hingga 5 kali dengan durasi 30 menit selama kehamilan.

  1. Melakukan Pijat Prenatal

Siapa bilang ibu hamil tidak bisa di pijat? Ibu hamil dapat melakukan pijat kehamilan atau pijat prenatal dengan bidan atau seseorang yang profesional di bidang pijat prenatal. Karena ada beberapa bagian tubuh yang tidak boleh dipijat saat wanita sedang hamil.

Pijat saat kehamilan cukup aman dilakukan setelah melewati trimester pertama. Selain itu, hindari juga pijatan selama tiga bulan pertama kehamilan karena bisa memicu pusing dan membuat mual atau morning sickness.

  1. Mengonsumsi Obat

Jika sakit punggung yang Anda rasakan cukup mengganggu, Anda bisa meminta dokter kandungan untuk meresepkan obat untuk meringankan nyeri punggung. Namun pemberian obat harus atas saran dokter kandungan, karena ada beberapa obat seperti ibuprofen dan NSAID yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil.

Itulah beberapa penyebab sakit punggung selama kehamilan. Rutin melakukan yoga merupakan salah satu cara ampuh untuk mengatasi sakit punggung selama hamil.

Sindrom Lorong Karpal Pada Ibu Hamil

Sindrom lorong karpal atau Carpal tunnel syndrome (CTS) biasa terjadi ketika pada kehamilan. Lorong karpal ini terjadi pada wanita hamil. Namun, para ahli belum yakin yang menjadi penyebab cts ini selama kehamilan. Tetapi mereka berpendapat bahwa terjadinya pembengkakan akibat dari hormon yang menjadi penyebab. Sama dengan retensi cairan pada kehamilan menyebabkan para pergelangan kaki serta jari membengkak. Oleh karena itu juga bisa menyebabkan pembengkakan yang mengarah pada sindrom terowongan karpal.  

Carpal tunnel syndrome dapat terjadi ketika saraf di telapak tangan mengalami tekanan

Apa saja gejala sindrom terowongan karpal pada kehamilan ?

Berikut ini gejala umum pada sindrom terowongan karpal pada kehamilan : 

  • mati rasa dan kesemutan (hampir seperti rasa ditusuk jarum) di jari, pergelangan tangan, dan tangan, yang dapat memburuk di malam hari
  • merasakan denyut di tangan, pergelangan tangan, serta jari
  • jari bengkak
  • kesulitan mencengkeram benda dan masalah melakukan keterampilan motorik halus, seperti mengancingkan kemeja atau mengerjakan gesper pada kalung

Satu atau kedua tangan mungkin terpengaruh. Pada studi yang dilakukan pada tahun 2012 ditemukan bahwa hampir 50 persen peserta hamil dengan mengidap sindrom terowongan karpal pada kedua tangannya. 

Gejala dapat memburuk saat kehamilan berlanjut. Laporan sebuah studi mengungkapkan bahwa 40 persen timbul gejala sindrom terowongan karpal ketika sesudah 30 minggu kehamilan. Disaat itulah terjadi kenaikan berat badan serta retensi cairan yang paling banyak. 

Bagaimana kehamilan memengaruhi sindrom terowongan karpal?

Saat Anda hamil, kadar hormon memicu retensi cairan, yang bisa menyebabkan pembengkakan. Pembengkakan ini dapat mendorong saraf median di terowongan karpal meningkatkan tekanan di terowongan karpal dan terkadang menyebabkan rasa sakit di pergelangan tangan Anda.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada trimester ketiga, tetapi bisa juga terjadi pada 2 trimester pertama atau setelah melahirkan. Dalam kebanyakan kasus, gejala akan hilang setelah bayi Anda lahir.

Bagaimana saya tahu jika saya menderita carpal tunnel syndrome?

Tanda dan gejala umum carpal tunnel syndrome meliputi:

  • Nyeri: terutama di pergelangan tangan, ibu jari, jari telunjuk atau jari tengah. Nyeri dapat memburuk saat Anda menggerakkan tangan atau jika cuaca sangat panas. Ini juga lebih mungkin terjadi pada malam hari.
  • Mati rasa: terutama di ibu jari, jari telunjuk atau jari tengah. Kasus yang sangat buruk dapat mengakibatkan kesulitan memegang atau mengambil barang, dan Anda mungkin merasa canggung.
  • Kesemutan: terutama di ibu jari, jari telunjuk atau jari tengah. Kesemutan dapat memburuk saat Anda menggerakkan tangan atau jika cuaca sangat panas. Ini juga lebih mungkin terjadi pada malam hari.
  • Kelemahan: stres pada saraf di sindrom lorong karpal dapat menyebabkan kelemahan pada ibu jari, jari telunjuk atau telapak tangan Anda.
  • Intensitas gejala dapat bervariasi dari iritasi ringan, nyeri sesekali, hingga nyeri serius. Gejala dapat menghentikan Anda dari tidur atau membuat Anda sulit melakukan tugas rutin seperti bekerja, berpakaian, memasak, atau merawat bayi Anda.

Bagaimana mengelola gejala sindrom terowongan karpal pada kehamilan?

Anda dapat mengelola gejala selama kehamilan dengan:

  • latihan
  • menyesuaikan posisi Anda selama persalinan dan tugas lainnya
  • menghindari tugas yang berulang

Posisi istirahat dan tidur

Ketika beristirahat, posisikan tangan dan pergelangan tangan Anda di atas bantal atau bantalan. Pastikan itu ditempatkan lebih tinggi dari hati Anda.

Beberapa pasien mengatakan bahwa mengangkat atau menggantung tangan Anda dapat membantu rasa sakit. Seperti, biarkan tangan Anda menggantung di atas tempat tidur.

Jangan tidur di sisi tangan Anda yang sakit. Mengenakan belat di malam hari membantu menjaga pergelangan tangan Anda dalam posisi yang nyaman.

Mengurangi pembengkakan

Mengalirkan air dingin ke pergelangan tangan Anda sebelum tidur dapat membantu mengurangi pembengkakan. Anda dapat mengurangi pembengkakan umum di seluruh tubuh Anda dengan:

  • kurangi makan makanan asin
  • pergi berenang

Apa yang harus dihindari?

Hindari tugas yang berulang, seperti:

  • meremas berlebihan
  • mencengkeram
  • meremas-remas

Hindari posisi atau tugas apa pun yang memperburuk gejala Anda.

Latihan

Lakukan latihan tangan dan pergelangan tangan yang lembut setiap hari.

Ikuti langkah ini:

  • Lakukan gerakan melingkar dengan ibu jari, 5 kali satu arah dan 5 kali arah lain.
  • Buka dan tutup kepalan tangan Anda 10 kali.
  • Dengan siku menempel di sisi tubuh, pegang tangan dengan telapak tangan menghadap ke atas lalu turun ke lantai. Ulangi ini 10 kali.

Tahan setiap posisi setidaknya selama 5 detik. Ulangi seluruh peregangan sebanyak 5 kali.

Cara mengobati sindrom terowongan karpal pada kehamilan

Kebanyakan dokter merekomendasikan untuk mengobati sindrom terowongan karpal secara konservatif pada kehamilan. Banyak orang akan mengalami kelegaan pada minggu-minggu dan bulan-bulan setelah melahirkan. Pada salah satu penelitian, mengungkapkan hanya 1 dari 6 peserta yang mengalami sindrom terowongan karpal selama kehamilan, masih memiliki gejala 12 bulan setelah melahirkan.

Anda lebih mungkin untuk terus mengalami sindrom terowongan karpal setelah melahirkan jika gejala sindrom terowongan karpal Anda, dimulai lebih awal pada kehamilan atau jika gejala Anda parah.

Berikut ini perawatan yang aman digunakan selama kehamilan : 

  • Carilah penjepit yang menjaga pergelangan tangan Anda dalam posisi tidak tertekuk. Ketika gejala cenderung lebih buruk, memakai brace di malam hari mungkin sangat bermanfaat. Bisa digunakan pada siang hari.
  • Kurangi aktivitas yang menyebabkan pergelangan tangan Anda menekuk.Termasuk ketika mengetik di keyboard.
  • Oleskan es yang dibungkus handuk ke pergelangan tangan Anda selama sekitar 10 menit, beberapa kali sehari, untuk membantu mengurangi pembengkakan : Rendam pergelangan tangan Anda dalam air dingin selama sekitar satu menit, lalu dalam air hangat selama satu menit lagi. Terus bergantian selama lima hingga enam menit. Ulangi sesering mungkin.
  • Setiap kali Anda merasakan sakit atau kelelahan di pergelangan tangan Anda, istirahatkan sebentar, atau beralihlah ke aktivitas lain.
  • Tinggikan pergelangan tangan Anda kapanpun Anda bisa. Anda dapat menggunakan bantal untuk melakukannya.
  • Terdapat sebuah studi mengungkapkan bahwa dengan melakukan yoga bisa mengurangi rasa sakit serta dapat meningkatkan daya cengkraman pada orang sindrom terowongan karpal. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan, terutama untuk memahami manfaat sindrom lorong karpal terkait kehamilan.
  • Terapi pelepasan myofascial dapat mengurangi nyeri terkait lorong karpal dan meningkatkan fungsi tangan. Ini adalah jenis pijatan untuk mengurangi ketegangan dan sesak pada ligamen dan otot.
  • Minum obat pereda nyeri. Menggunakan acetaminophen (Tylenol) pada titik mana pun dalam kehamilan umumnya dianggap aman, selama Anda tidak melebihi 3.000 mg setiap hari. Bicarakan dengan dokter jika Anda khawatir. Hindari ibuprofen (Advil) selama kehamilan kecuali jika disetujui secara khusus untuk digunakan oleh dokter Anda. Ibuprofen telah dikaitkan dengan cairan ketuban yang rendah dan sejumlah kondisi lainnya.

5 Cara Menghilangkan Trypanophobia Saat Vaksinasi Covid-19

5 Cara Menghilangkan Trypanophobia Saat Vaksinasi Covid-19

Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu vaksinasi yang menggunakan jarum suntik untuk menyuntikkan cairan ke dalam tubuh.

Penggunaan jarum suntik pada vaksinasi ini tentu saja akan menimbulkan rasa sakit pada area yang disuntikkan, yaitu otot lengan.

Hal ini kemudian akan menimbulkan rasa takut dan panik yang kemudian ditambah dengan bentuk jarum suntik itu sendiri.

Rasa tersebut lama-kelamaan akan berubah menjadi semacam fobia terhadap jarum suntik atau trypanophobia sehingga muncul keinginan tidak ingin divaksinasi.

Penyebab fobia ini cukup banyak. Seperti dilansir dari Healthline penyebabnya adalah sebagai berikut:

  • Mempunyai pengalaman hidup yang negatif serta trauma terhadap suatu objek tertentu
  • Mempunyai kerabat yang memiliki fobia yang sama
  • Perubahan kimiawi pada otak
  • Fobia yang muncul di masa kecil terutama di usia 10 tahun
  • Temperamental serta emosi yang negatif
  • Memelajari hal-hal yang bersifat negatif
  • Mempunyai kenangan yang buruk akan suntikan
  • Pernah mengalami pusing dan pingsan ketika disuntik

Selain penyebab, fobia terhadap jarum suntik saat akan vaksinasi juga ditunjukkan melalui beberapa gejala pada orang yang mengidapnya seperti mengalami pusing, pingsan, kalap, insomnia, dan serangan kecemasan.

Hal-hal berikut akan membuat pasien yang disuntik nekat melarikan diri dari para petugas medik yang akan melakukan penyuntikan.

Cara Menghilangkan Trypanophobia

Fobia terhadap jarum suntik merupakan hal yang harus dihilangkan karena hal itu akan berdampak pada proses vaksinasi yang sedang dijalankan termasuk vaksinasi Covid-19.

Hal ini akan membuat orang-orang tidak mau divaksin, karena ketakutan terhadap jarum suntik, dan ini akan membuat proses pembentukan kekebalan kelompok yang diharapkan untuk pencegahan Covid-19 secara maksimal menjadi terganggu.

Karena itulah, fobia ini perlu dihilangkan agar vaksinasi berjalan lancar. Nah, bagi Anda yang mengalami trypanophobia hendaknya menyimak cara-cara berikut supaya Anda tidak merasa ketakutan berlebihan saat disuntik. Berikut adalah caranya:

Komunikasikan Kepada Penyedia Layanan Vaksinasi

Mengomunikasikan fobia yang Anda punya terdapat penyedia layanan vaksinasi merupakan hal pertama yang perlu Anda lakukan setelah Anda memesan jadwal untuk vaksinasi.

Ketika Anda mengomunikasikan ketakutan Anda mereka tentu akan membantu Anda dengan memberikan semacam konsultasi psikologis yang bisa membantu meredakan ketakutan.

Jangan Terlalu Dipikirkan

Cara selanjutnya adalah Anda sebaiknya tidak terlalu memikirkan hal tersebut  karena akan berdampak pada tindakan Anda selanjutnya.

Akibatnya, karena fobia yang Anda miliki itu, Anda tidak jadi melakukan vaksinasi yang tentu saja akan berpengaruh pada diri dan sekitar Anda.

Karena itu, pikirkan saja hal-hal lain yang menyenangkan agar ketakutan yang Anda alami tidak semakin parah.

Buatlah Diri Senyaman Mungkin

Anda tentunya harus nyaman saat sedang melakukan vaksinasi. Hal ini akan membantu meredakan ketakutan yang Anda alami.

Rasa nyaman itu bisa Anda dapatkan dengan cara bernapas dalam-dalam lalu mengeluarkannya supaya ada perasaan lega, duduk nyaman saat hendak disuntik, dan alihkan perhatian dari jarum suntik.

Konsumsi Obat Anti-Kecemasan

Mengonsumsi obat anti-kecemasan juga perlu Anda lakukan supaya fobia terhadap jarum suntik yang Anda idap tidak begitu parah.

Anda bisa mengonsumsi obat seperti Xanax dan Valium sebelum penyuntikan, dan tentunya harus dengan saran dokter.

Melakukan Terapi

Terakhir, Anda bisa melakukan terapi perilaku kognitif yang dapat membuat Anda menghilangkan fobia tersebut.

Terapi ini akan melibatkan Anda mengenai ketakutan terhadap jarum suntik dengan cara memelajari dan memikirkan ketakutan tersebut.

Hal ini kemudian akan membuat Anda bisa menguasai ketakutan dalam pikiran tersebut sehingga Anda tidak takut dan percaya diri untuk melakukan vaksinasi.

Ketika Anda sudah berhasil menghilangkan fobia jarum suntik tersebut dan berhasil melewatinya saat penyuntikan, Anda bisa mengapresiasi dan mempersiapkan diri untuk penyuntikan vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

Bagaimanapun trypanophobia seharusnya tidak menjadi penghalang besar karena vaksin Covid-19 mempunyai banyak keuntungan untuk perlindungan diri, keluarga, dan masyarakat dari Covid-19 daripada rasa takut yang ada idap.

Beberapa Informasi Penting Tambahan Seputar Dent Disease

Beberapa Informasi Penting Tambahan Seputar Dent Disease

Hingga saat ini, perkembangan dunia medis atau kesehatan telah mengenal serta menginventarisir beragam jenis penyakit yang bisa diderita oleh manusia. Di antara penyakit-penyakit itu, ada yang dikategorikan sebagai penyakit langka. Sementara satu di antara sekian banyak penyakit langka, dunia kesehatan mengenal dent disease. 

Secara sederhana, penyakit langka adalah penyakit yang tingkat prevalensinya atau jumlah penderitanya sangat sedikit. Uni Eropa mendefinisikan penyakit langka sebagai penyakit yang jumlah penderitanya tidak lebih dari lima orang dari 100.000 orang penduduk, atau tidak lebih dari 0,5% penduduk. 

Dent disease sendiri merupakan penyakit atau kelainan ginjal genetik langka yang dapat diketahui ketika di dalam urine seseorang terdapat protein. Seseorang yang menderita penyakit ini juga mengalami peningkatan kadar kalsium di dalam urinenya. 

Lebih lanjut, penderita dent disease juga mungkin sekali mengalami pengapuran ginjal (nefrokalsinosis), episode berulang batu ginjal (nefrolitiasis), hingga penyakit ginjal kronis. Perlu diketahui bahwa jenis kelamin laki-laki lebih berpotensi mengalami dent disease ketimbang perempuan. 

Untuk mengenal penyakit langka ini secara lebih lengkap, berikut beberapa informasi umum yang bisa kita jadikan sebagai referensi:

  • Sejarah dent disease

Dent disease pertama kali dilaporkan dalam literatur medis pada tahun 1964 oleh Drs. Dent dan Friedman. Laporan itu menjelaskan bahwa terdapat kasus masalah di ginjal yang diderita dua anak laki-laki, tetapi tidak berhubungan dengan rakhitis. 

Gangguan tersebut akhirnya dijelaskan sepenuhnya oleh Dr. Oliver Wrong pada tahun 1990. Oliver Wong memilih menamai penyakit tersebut dengan nama rekan sekaligus mentornya, Dr. Dent, yang mana juga sebagai pelapor awal. 

Perlu diketahui bahwa selama bertahun-tahun, sebelum dr. Oliver Wong berhasil menjelaskan, dent disease disebut dengan beragam nama, termasuk X-linked recessive nephrolithiasis dengan gagal ginjal, X-linked recessive hypercalciuric hypophosphatemic rickets, dan idiopathic low-molecular-weight proteinuria dengan hypercalciuria dan nephrocalcinosis. 

Setelah beragam penelitian dan studi lanjutan dilakukan untuk memperkaya khazanah ilmu medis terkait dent disease, kini dent disease dipecah menjadi dua jenks, yakni tipe 1 dan tipe 2 berdasarkan mutasi genetik spesifik yang ada. Namun, tetap ada penderita dent disease yang tidak mengetahui mutasi kedua gen ini atau disebut non 1 atau non 2.

  • Penyebab penyakit dan penjelasan mengapa laki-laki lebih potensial

Dent disease tipe 1 disebabkan oleh mutasi pada  gen CLCN5. Sementara dent disease tipe 2 disebabkan oleh mutasi pada  gen OCRL1. Gen memberikan instruksi untuk membuat protein yang memainkan peran penting dalam banyak fungsi tubuh. Ketika mutasi gen terjadi, produk protein mungkin salah, tidak efisien, atau tidak ada. Tergantung pada fungsi protein tertentu, ini dapat mempengaruhi banyak sistem organ tubuh. 

Dalam kebanyakan kasus, anak laki-laki mewarisi kelainan tersebut dari ibu pembawa yang tidak memiliki gejala atau gejala kelainan yang sangat ringan. Ketika seorang ibu diketahui sebagai pembawa  mutasi CLCN5  atau  OCRL1, ada kemungkinan 50% untuk menurunkan mutasi itu kepada anak-anaknya. 

Laki-laki yang mewarisi mutasi akan memiliki kelainan, sedangkan perempuan yang mewarisi mutasi akan menjadi pembawa. Inilah alasan mengapa dent disease disebut-sebut hanya dapat dialami oleh laki-laki. 

  • Masalah kesehatan lain yang sejenis

Gejala atau kondisi penderita dent disease ini sebenarnya hampir mirip dengan beberapa penyakit lain. Ada beberapa kelainan genetik langka yang ditandai dengan pembentukan batu di ginjal atau saluran kemih, mirip dengan yang terlihat pada dent disease. 

Gangguan tersebut termasuk hiperoksaluria primer, hiperkalsiuria familial-hipomagnesemia-nefrokalsinosis (sindrom Michelis-Castrillo), defisiensi adenin fosforibosiltransferase (APRT), dan sistinuria.

Berbagai gangguan lain yang ditandai dengan sindrom fanconi ginjal juga disebut-sebut serupa dengan dent disease. Contohnya termasuk kelainan genetik seperti cystinosis, intoleransi fruktosa herediter, galaktosemia, tyrosinemia, penyakit Wilson, dan berbagai penyakit penyimpanan glikogen. 

Kemudian sindrom lowe, yang ditandai dengan masalah penglihatan termasuk kekeruhan pada lensa mata (katarak) yang muncul saat lahir, masalah ginjal yang biasanya berkembang pada tahun pertama kehidupan, dan kelainan otak yang berhubungan dengan disabilitas intelektual juga bisa dikatakan ada kaitannya dengan dent disease. Sebab, penyebab penyakit ini adalah mutasi pada gen yang sama, yakni OCRL1. 

Kiranya itulah tiga informasi tambahan seputar penyakit genetik langka dent disease. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai gangguan kesehatan ini, ada baiknya kamu berkonsultasi dengan dokter atau mereka yang ahli di bidang kesehatan. 

Artikel mengenai dent disease ini bisa kamu jadikan sebagai landasan awal sebelum masuk ke pencarian informasi yang lebih komprehensif dan mendalam.

Mengapa Hb Tinggi? Ini Penjelasannya!

Jumlah Hb tinggi menunjukkan tingkat protein yang mengandung zat besi di atas normal dalam sel darah merah. Hemoglobin atau sering disingkat Hb atau Hgb adalah komponen pembawa oksigen dari sel darah merah. 

Namun, apa sebenarnya penyebab Hb tinggi? Mengapa hemoglobin bisa tinggi atau rendah dan kira-kira apa yang menyebabkan hal tersebut. Berikut penjelasannya!

Hemoglobin adalah…

Hemoglobin adalah molekul protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke paru-paru ke jaringan tubuh dan mengembalikan karbon diaoksida dari jaringan kembali ke paru-paru. 

Hemoglobin (Hb) terdiri dari empat molekul protein (rantai globulin) yang dihubungkan bersama. Molekul hemoglobin dewasa normal mengandung dua rantai alfa-gloubin dan dua rantai beta-gloubin. Pada janin dan bayi, rantai beta tidak umum dan molekul hemoglobin terdiri dari dua lafa dan dua rantai gamma. Saat bati tumbuh, rantai gamma secara bertahap digantikan oleh rantai beta, membentuk struktur hemoglobin dewasa. 

Hb juga berperan penting dalam menjaga bentuk sel darah merah. Dalam bentuk aslinya, sel darah merah berbentuk bulat dengan pusat sempit menyerupai donat tanpa lubang di tengahnya. Oleh karena itu, struktur hemoglobin yang tidak normal dapat mengganggu bentuk sel darah merah dan menghambat fungsi serta alirannya melalui pembuluh darah. 

Lalu, bagaimana mengukur Hb?

Hb biasanya diukur sebagai bagian dari tes hitung darah lengkap rutin dari sampel darah. Ada beberapa metode untuk mengukur Hb, sebagian besar saat ini dilakukan oleh mesin otomatis yang dirancang untuk melakukan berbagai tes pada darah. 

Di dalam mesin, sel darah merah dipecah untuk mendapatkan Hb menjadi larutan. Hemoglobin bebas terpapar bahan kimia yang mengandung sianida yang mengikat erat molekul hemoglobin untuk membentuk sianomethemoglobin. Dengan menyinari larutan dan mengukur seberapa banyak cahaya yang diserap (khususnya pada panjang gelombang 540 nanometer), jumlah hemoglobin dapat ditentukan.

Nilai hemoglobin normal

Kisaran normal untuk hemoglobin tergantung pada usia dan dimulai pada masa remaja, jenis kelamin orang tersebut. Rentang normalnya adalah:

  • Bayi baru lahir: 17 hingga 22 gm/dL
  • Usia 1 minggu: 15 sampai 20 gm/dL
  • Usia 1 bulan: 11 sampai 15 gram/dL
  • Anak-anak: 11 hingga 13 gm/dL
  • Laki-laki dewasa: 14 sampai 18 gram/dL
  • Wanita dewasa: 12 hingga 16 gram/dL
  • Pria setelah usia paruh baya: 12,4 hingga 14,9 gram/dL
  • Wanita setelah usia paruh baya:11,7 hingga 13,8 gram/dL

Semua nilai ini mungkin sedikit berbeda antar laboratorium. Wanita hamil disarankan untuk menghindari kadar hemoglobin tinggi dan rendah untuk menghindari peningkatan risiko lahir mati (hemoglobin tinggi-di atas kisaran normal) dan kelahiran prematur atau bayi berat lahir rendah (hemoglobin rendah-di bawah kisaran normal). 

Apa artinya Hb tinggi?

Kadar Hb tinggi dari biasanya dapat dilihat pada orang yang tinggal di dataran tinggi dan pada orang yang merokok. Dehidrasi menghasilkan pengukuran hemoglobin tinggi yang salah sayang menghilang ketika keseimbangan cairan yang tepat dipulihkan. Beberapa penyebab jarang lainnya adalah kadar Hb tinggi adalah:

  • Penyakit paru-paru lanjut (misalnya emfisema)
  • Tumor tertentu
  • Kelain sumsum tulang ayng dikenal sebagai polycythemia rubra vera
  • Penyalahgunaan obat eritropoietin (Epogen) oleh atlet untuk tujuan doping darah (meningkatkan jumlah oksigen yang tersedia untuk tubuh dengan meningkatkan produksi sel darah merah secara kimiawi). 

Apa artinya Hb rendah?

Tingkat Hb yang rendah disebut sebagai anemia atau jumlah drah merah yang rendah. Jumlah sel darah yang lebih rendah dari jumlah normal disebut sebagai anemia dan kadar hemoglobin mencerminkan angka ini. Ada banyak penyebab anemia. Beberapa yang umum adalah:

  • Kehilangan darah (cedera traumatis, pembedahan, pendarahan, kanker usus besar, atau tukak lambung)
  • Kekurangan nutrisi (zat besi, vitamin B12, folat)
  • Masalah sumsum tulang (pergantian sumsum tulang oleh kanker)
  • Penekanan oleh obat-obatan kemoterapis sintesis sel darah merah
  • Gagal ginjal
  • Struktur hemoglobin abnormal (anemia sel sabit atau talasema)

Jadi, tingkat Hb tinggi dapat disebabkan oleh beberapa faktor beberapa di antaranya adalah penyakit paru-paru, tumor dan beberapa penyebab lainnya.