Ketahui Beragam Manfaat Pembalut Herbal bagi Kesehatan

Ketahui Beragam Manfaat Pembalut Herbal bagi Kesehatan

Menggunakan pembalut saat menstruasi seringkali membuat kulit iritasi seperti kemerahan, ruam, dan gatal. Hal ini tentu tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas Anda. Untuk mengatasi hal ini, banyak produsen pembalut menciptakan pembalut herbal.

Diklaim terbuat dari bahan alami, pembalut herbal dipercaya lebih aman dibandingkan dengan pembalut biasa. Hal ini yang membuat banyak wanita beralih dan menggunakan pembalut herbal sebagai pilihan. 

Bahan Pembalut Herbal

Pada umumnya, pembalut herbal terbuat dari beberapa bahan seperti kapas, perekat, dan bahan alami lainnya. Adapun bahan alami yang sering digunakan dalam produk pembalut adalah:

  • Daun sirih 

Sejak dahulu, daun sirih dipercaya sebagai antiseptik dapat mengurangi pertumbuhan bakteri. mampu meredakan nyeri dan menekan pertumbuhan bakteri.

  • Peppermint

Peppermint mampu memberikan sensasi dingin dan segar pada kulit. Selain itu, daun peppermint juga mampu mengatasi nyeri saat menstruasi. 

  • Cyperus rotundus 

Cyperus rotundus lebih dikenal dengan sebutan rumput teki. Tanaman ini mengandung extrapone yang mampu mengobati gangguan kulit seperti seperti eksim, jamur, dan kutu air.  

  • Mugwort 

Berdasarkan Rehabilitation Nursing Journal, mugwort yang terbukti mampu meredakan gatal pada kulit. Hal ini berkat kandungan sineol, adenin, kolin, tanin, dan  klorofil yang terbukti mampu mengatasi kulit dari ruam, iritasi, dan baik untuk melancarkan siklus menstruasi.

  • Angelica gigas

Angelica gigas merupakan tanaman keluarga Apiaceae. Angelica gigas mampu mengobati anemia, kelelahan, rematik, dan kram perut.

Manfaat Menggunakan Pembalut Herbal bagi Kesehatan

Oleh karena banyak wanita yang menyukai produk ini, pembalut herbal menjadi barang yang harus tersedia di rumah untuk persiapan menstruasi. Selain itu, beberapa manfaat mungkin akan Anda rasakan saat menggunakan pembalut herbal. s

  • Kulit mudah bernapas

Kebersihan organ reproduksi merupakan hal yang penting bagi wanita terutama selama menstruasi. Lapisan pertama pada pembalut herbal terbuat dari bahan alami, sehingga membuat kulit tidak lembap (breathable). Lapisannya memungkinkan sirkulasi udara yang baik sehingga aman digunakan bagi wanita yang memiliki kulit sensitif. 

  • Daya serap tinggi 

Pembalut herbal sangat menyerap karena terbuat dari serat selulosa yang mampu mengunci cairan, sehingga mencegah kebocoran. Pembalut dengan daya serap tinggi memudahkan Anda melakukan aktivitas sehari-hari tanpa khawatir.

  • Mencegah iritasi, ruam, dan alergi

Sejumlah pembalut mengandung dioksin dan klorin yang berbahaya bagi kulit dan organ reproduksi. Dengan menggunakan pembalut herbal yang bebas kimia dapat mencegah tubuh Anda terkena paparan bahan kimia. 

  • Nyaman di kulit

Lapisan penyerap pada pembalut herbal terbuat dari kapas organik, sehingga nyaman dan lembut bagi kulit sensitif selama menstruasi. Meskipun demikian, Anda perlu mengganti pembalut herbal setiap 4-6 jam untuk menjaga kebersihan organ reproduksi selama menstruasi.

  • Mencegah polusi udara

Selain berbahaya bagi tubuh, dioksin dan klorin adalah zat yang dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, pilihlah pembalut yang bebas bahan kimia dengan memperhatikan komposisi bahan yang tercantum pada kemasan produk. Pembalut herbal yang bebas bahan kimia aman bagi lingkungan karena tidak melepaskan zat dioksin, sehingga mengurangi polusi udara.

Menggunakan pembalut herbal adalah pilihan Anda. Namun, apa pun pilihan Anda, penting sekali untuk selalu memperhatikan bahan, tanggal produksi, dan tanggal kadaluarsa produk. Pilihlah pembalut herbal yang bebas dari wewangian untuk meminimalisasi alergi. 

Selain itu, pilihlah pembalut yang memiliki daya serap tinggi dengan ukuran yang disesuaikan dengan aktivitas Anda. Dengan begitu, Anda dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa khawatir pembalut bocor. Jika selama penggunaan pembalut herbal timbul reaksi alergi pada kulit, segera konsultasikan dengan dokter.

Benjolan di Payudara, Ini Kemungkinan Penyebabnya

Anda mungkin memperhatikan ada sesuatu yang berbeda dengan payudara serta menemukan adanya benjolan di payudara yang aneh. Jika hal tersebut terjadi pada Anda, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan secepatnya. Namun, jangan panik. Kebanyakan benjolan di payudara bersifat jinak, dalam artian benjolan tersebut bukanlah kanker. Benjolan di payudara yang jinak biasanya memiliki ujung yang lembut dan dapat digerakkan apabila Anda menekannya. Benjolan jenis ini biasanya dapat ditemukan di kedua payudara. 

Ada banyak penyebab puting payudara gatal, mulai dari hal sederhana seperti saatnya ganti bra hingga alarm bahaya terjadinya kanker payudara

Ada beberapa penyebab umum benjolan di payudara, termasuk perubahan normal jaringan payudara, infeksi payudara, ataupun cedera. Jaringan payudara berubah pada masa kehidupan seorang wanita. Jaringan payudara tersebut sensitif terhadap level hormon yang berubah pada saat siklus menstruasi berlangsung. 

  • Fibroadenoma. Ini adalah benjolan di payudara jinak yang umum dijumpai. Jika Anda mendorong atau menekan benjolan ini, Anda akan merasa tekstur padat, seperti karet, dan bundar yang dapat bergerak dengan bebas. Benjolan di payudara ini biasanya tidak menyebabkan rasa sakit. Wanita berusia antara 20 hingga 30 tahun biasanya akan mendapatkan benjolan di payudara ini. Kondisi ini juga lebih sering terjadi pada orang-orang keturunan Afrika. Fibroadenoma dapat diangkat menggunakan tindakan bedah medis atau operasi. 
  • Perubahan fibrocystic. Perubahan hormon pada siklus menstruasi dapat menyebabkan perubahan pada payudara Anda. Kondisi ini dikenal dengan sebutan perubahan payudara fibrocystic. Anda bisa memiliki benjolan di payudara yang akan bertambah besar dan lembut sebelum masa menstruasi terjadi. Anda juga bisa mengeluarkan cairan dari puting. Benjolan di payudara tersebut merupakan saluran susu dan jaringan di sekitarnya yang telah tumbuh dan membesar untuk membentuk kista. Pembesaran tersebut merupakan respon dari hormon yang dilepaskan mendekati masa menstruasi Anda. Benjolan di payudara tersebut memiliki tekstur keras dan kenyal, dan terasa seperti satu benjolan kecil atau besar. Perubahan fibrocystic juga dapat menyebabkan jaringan payudara menebal. 

Perubahan tersebut akan terlihat saat seseorang mencapai usia 40an tahun. Kondisi ini merupakan penyebab utama benjolan di payudara jinak pada wanita usia 35 hingga 50 tahun. Wanita pasca menopause memiliki risiko lebih rendah dalam memiliki perubahan payudara jenis ini. Hal ini disebabkan karena wanita pasca menopause tidak memiliki perubahan hormon bulanan. Benjolan pada payudara ini tidak membutuhkan perawatan. Namun, dokter dapat merekomendasikan cara mengatasi kondisi ini. 

  • Kista simpel. Kista simpel merupakan kantung yang berisi cairan dan biasanya memengaruhi kedua payudara. Anda bisa membeli satu kista atau lebih, dengan ukuran yang sangat beragam. Tekstur dan ukuran akan berubah seiring dengan berlangsungnya siklus menstruasi Anda. Kista simpel dapat diobati menggunakan aspirasi jarum halus. Prosedur tersebut bukanlah operasi. Dokter akan menempatkan jarum pada daerah di sekitar benjolan di payudara. Jika benjolan adalah kista, dokter dapat mengisap cairan dan kista akan runtuh. Kista juga akan sembuh dengan sendirinya, sehingga dokter dapat menunggu serta melihat apakah kista tersebut akan hilang atau tidak. 
  • Intraductal papillomas. Ini adalah benjolan kecil mirip kutil pada saluran susu di dekat puting. Kondisi ini biasanya memengaruhi wanita usia 30 hingga 50 tahun. Benjolan di payudara ini dapat menyebabkan pendarahan dari puting. Dokter dapat mengatasi kondisi ini dengan operasi. 

Dalam banyak kasus, benjolan di payudara tidak perlu menimbulkan kekhawatiran. Namun, jika Anda merasakan adanya benjolan di payudara yang tidak normal, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan. Dokter akan memeriksa benjolan di payudara, membuat diagnosis, dan apabila dibutuhkan, membuat rencana perawatan sesuai dengan kondisi yang Anda derita.