Tips Menggunakan Tiger Balm Agar Tidak Iritasi

Tiger Balm merupakan produk yang disiapkan untuk mengobati berbagai penyakit. Tiger Balm merupakan jenis obat topikal karena dapat digunakan dengan cara dioleskan langsung ke permukaan tubuh seperti kulit. Meski tergolong aman, namun, Tiger Balm tidak boleh diaplikasikan secara asal karena bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan kulit, terutama Anda yang memiliki kulit sensitif. Berikut ini beberapa tips atau aturan menggunakan Tiger Balm agar aman dan tidak iritasi.

1. Konsultasikan ke dokter

Konsultasikan dengan praktisi medis yang berkualifikasi sebelum menggunakan obat topikal, seperti Tiger Balm. Meski obat-obatan ini dijual bebas, maka besar kemungkinan pasien dapat membeli dan menggunakannya tanpa konsultasi ke dokter. Melalui konsultasi, Anda akan belajar tentang keamanan  penggunaan produk dan kemungkinan efek sampingnya, terutama bagi ibu hamil, anak-anak dan pemilik kulit sensitif.

2. Gunakan hanya pada area terdampak

Obat topikal, seperti Tiger balm hanya boleh dioleskan ke area yang terkena gatal ataupun memar. Tindakan pencegahan ekstra harus dilakukan saat mengoleskan ke area yang bergesekan, misalnya ketiak atau di antara bokong.

Aplikasi harus dilakukan dengan sedikit demi sedikit karena area ini menyerap lebih banyak obat daripada bagian tubuh lainnya. Hindari penggunaan salep pada daerah mata dan selaput lendir sangat sensitif karena bisa memberikan indikasi berbahaya.

3. Pastikan tangan bersih dan sudah melakukan sanitasi 

Daerah yang terkena harus dibersihkan dengan hati-hati dengan sabun, dan semua bekas sabun harus dibilas dan dikeringkan sebelum menggunakan obat apa pun. Tangan juga harus dicuci sebelum dan sesudah aplikasi untuk menghindari kontaminasi atau kemungkinan penularan infeksi.

4. Baca aturan pakai 

Pastikan untuk selalu membaca aturan pakai pada kemasan. Hal ini akan memandu berapa banyak jumlah yang digunakan dan durasinya. Jumlah obat akan tergantung pada jenis penyakit dan tingkat keparahan penyakit. Demikian pula panduan dalam durasi, pasien harus menginspeksi area secara visual untuk memantau kemajuannya.

5. Selalu perhatikan panduan penggunaan 

Saat mengoleskan obat topikal, seperti Tiger Balm, pastikan Anda selalu ikuti petunjuk yang tertera pada label obat. Selama aplikasi, berhati-hatilah untuk menghindari kontak dengan obat. Anda dapat menggunakan sarung tangan supaya lebih aman.

5. Jangan gunakan pada bekas luka atau iritasi secara langsung 

Obat topikal seperti Tiger Balm tidak boleh dioleskan pada kulit yang luka atau teriritasi. Bagian ini adalah saat jaringan tubuh terpapar, dan akan menyebabkan lebih banyak kerusakan bahkan infeksi daripada penyembuhan yang sebenarnya. Untuk mengurangi iritasi selama pengobatan, obat tidak boleh dioleskan pada kulit, tetapi dioleskan dengan lembut disekitarnya saja.

6. Tidak untuk luka bakar 

Anda tidak boleh mengoleskan Tiger Balm pada bekas luka bakar. Salep yang dioleskan langsung akan membuat kulit menjadi panas dan semakin parah. Hal ini akan mengakibatkan penyerapan obat lebih banyak dari yang direkomendasikan, dan juga kemungkinan luka bakar karena jaringan kulit sudah melemah.

7. Hindari membungkus dengan plastik 

Bungkus plastik tidak boleh digunakan untuk menutupi area yang diolesi obat, karena ini akan menyebabkan timbulnya panas. Sebaiknya gunakan perban khusus untuk mencegah iritasi dan berbahan kain kasa.

8. Cari tahu tanda iritasi

8. Cari tahu tanda iritasi

Sebelum menggunakan Tiger Balm Anda harus memperhatikan tanda-tanda iritasi kulit yang berkepanjangan atau melepuh saat menggunakan obat topikal. Jika ini terjadi, Anda harus segera menghentikan penggunaan obat dan berkonsultasi dengan praktisi medis yang berkualifikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *