Cara Menurunkan Tekanan darah Tinggi pada Anak dan Remaja

Hipertensi memang lebih umum terjadi pada orang dewasa, tapi bukan berarti anak-anak dan remaja aman dari penyakit tersebut. Sekitar 1 dari 25 anak berusia 12-19 tahun memiliki tekanan darah tinggi. Pada beberapa kasus, ada anak yang menderita hipertensi sejak lahir. 

Hipertensi terjadi ketika jantung dan pembuluh darah arteri memompa lebih keras untuk menyalurkan darah ke seluruh tubuh. Simak artikel berikut untuk mengetahui penyebab hipertensi pada anak serta cara menurunkan tekanan darah tinggi pada remaja. 

Cara menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol

Penyebab hipertensi pada anak dan remaja

Menurut penelitian, dalam beberapa tahun risiko hipertensi pada anak dan remaja semakin meningkat. Misalnya di Amerika Serikat, jumlah anak yang terkena hipertensi 5 kali lebih banyak dibandingkan pada tahun 1980-1990 awal. 

Penelitian membuktikan bahwa kasus hipertensi pada remaja memiliki penyebab yang berbeda dengan orang dewasa. Orang dewasa rentan terkena hipertensi karena penyakit yang diderita. Sedangkan obesitas menjadi salah satu faktor terbesar pemicu hipertensi pada anak dan remaja. 

Remaja saat ini juga mengalami perubahan hormon dan percepatan pertumbuhan yang lebih cepat, yang menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dan tekanan darah. Selain itu, gaya hidup seperti kurang olahraga akibat bermain gadget, kebiasaan merokok, dan minum alkohol juga mempengaruhi. 

Tanda dan gejala hipertensi pada anak dan remaja

Hipertensi tidak memiliki tanda dan gejala yang jelas, karena itu penyakit ini sangat mengkhawatirkan. Pada kasus yang sangat jarang, hipertensi yang parah akan menyebabkan sakit kepala, penglihatan kabur, mimisan, peningkatan dekat jantung, dan mual. 

Anda bisa memastikan apakah anak Anda terkena hipertensi atau tidak dengan melakukan pemeriksaan medis. Mendiagnosis tekanan darah tinggi pada anak dan remaja jauh lebih rumit karena didasarkan pada lima faktor utama:

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Tinggi badan
  • Tekanan darah sistolik
  • Tekanan darah diastolik

Dokter juga akan meninjau riwayat kesehatan anak, termasuk pola makan, gaya hidup. dan kesehatan emosional, dan riwayat keluarga. Anak atau remaja yang merasa cemas selama pemeriksaan cenderung menghasilkan pembacaan yang tinggi.

Nantinya hasil dari pemeriksaan tersebut dibandingkan dengan anak lainnya untuk menentukan posisi persentil tekanan darah si anak. Pemeriksaan dilakukan berulang kali sebelum menetapkan diagnosis. 

Dokter juga mungkin melakukan tes urin, tes darah, elektrodiagram (EKG), dan ekokardiogram (echo) untuk pembacaan yang lebih akurat. 

Bagaimana tekanan darah tinggi diatasi?

Jika tekanan darah tinggi disebabkan oleh kondisi medis seperti penyakit ginjal atau paru-paru, dokter akan memberi obat untuk mengatasi penyebab sekunder tersebut untuk membuat tekanan darahnya kembali normal. 

Bagi anak dan remaja yang memiliki hipertensi, biasanya dokter merekomendasikan cara menurunkan tekanan darah tinggi yang meliputi:

  • Makan makanan sehat dan bergizi, termasuk perbanyak konsumsi buah, sayur, dan makanan utuh, mengurangi garam, membatasi makanan manis dan berlemak.
  • Berolahraga secara teratur, minimal 30-60 menit 3 kali seminggu. Anak dan remaja yang menderita hipertensi berat tidak boleh melakukan angkat besi atau angkat beban, binaraga, atau latihan kekuatan sampai tekanan darah mereka terkendali dan dokter membolehkannya.
  • Berhenti merokok dan minum alkohol, karena keduanya dapat meningkatkan tekanan darah. 

Mencegah hipertensi pada anak

Untuk mencegah hipertensi diperlukan peran dari orang tua. Dorong dan melatih mereka untuk menjaga pola makan dan gaya hidup sehat, misalnya memberikan cemilan buah dan sayur saat mereka mengerjakan tugas dan mengganti soda dengan air mineral.

Akan lebih mudah jika Anda ikut mempraktikkan kebiasaan sehat bersama dengan buah hati Anda. Jadwalkan olahraga mingguan bersama dengan anak dan pasangan Anda. Jangan lupa bawa anak ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin untuk mengetahui status kesehatan mereka. 

Catatan

Cara menurunkan tekanan darah tinggi pada anak dan remaja sama seperti pada orang dewasa, yaitu dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan teratur. Dengan begini, Anda akan terhindar dari risiko penyakit jantung, stroke, dan lainnya.