Simak Cara Tepat Menangani Orang dengan Kepribadian Ansos Berikut Ini

Mungkin Anda telah mengenal istilah ansos atau antisosial yang sering kali dihubungkan dengan ketidakmauan seseorang untuk bergaul atau berinteraksi dengan lingkungannya. Seseorang yang dilabeli dengan istilah ini cenderung memiliki perilaku yang gemar menyendiri dan menghindari situasi sosial.

Namun, hal tersebut nyatanya tidak sepenuhnya benar. Gangguan kepribadian ansos memiliki ciri atau tanda tertentu. Seperti apa ciri-ciri yang membedakan seseorang berkepribadian ansos dengan orang pada umumnya?

Ciri-ciri orang dengan gangguan kepribadian ansos

Beberapa hal yang perlu Anda waspadai jika terdapat seseorang dengan ciri berikut, kemungkinan orang tersebut memiliki gangguan kepribadian ansos:

  • Cenderung temperamental dan pemarah.
  • Memiliki sifat dan perilaku impulsif.
  • Gejala yang tampak dapat terlihat sejak masih anak-anak.
  • Berperilaku nekat dan ceroboh.
  • Tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap perbuatan yang dilakukan.
  • Cenderung melakukan tindakan yang merugikan orang lain dan melanggar hukum.
  • Mengalami ketidakstabilan dalam kehidupan pribadi maupun pekerjaan.
  • Tidak merasakan penyesalan atas kesalahan yang dilakukan.
  • Berperilaku manipulatif atau curang untuk mencapai keuntungan dan kepentingan pribadi.

Siapakah yang memiliki risiko mengidap gangguan kepribadian ansos?

Gangguan kepribadian ansos umumnya banyak diidap oleh laki-laki dibanding dengan perempuan. Hingga saat ini, belum dapat diketahui jelas alasan mengapa seseorang dapat mengidap gangguan kepribadian ansos.

Beberapa hal yang menjadi kemungkinan penyebab, antara lain faktor genetik atau turunan dari orang tua penderita dan adanya trauma pada kejadian di masa lalu ketika masih anak-anak, dapat meningkatkan risiko seseorang mengidap gangguan kepribadian ansos.

Selain itu, seorang anak yang pernah mengalami tindak kekerasan atau masalah keluarga, memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk tumbuh dengan gangguan kepribadian ansos atau jenis gangguan kepribadian lainnya. Permasalahan keluarga yang dimaksud, seperti perilaku atau kebiasaan orang tua dalam menyalahgunakan alkohol atau obat-obatan, konflik, pola asuh anak yang tidak sesuai, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Apakah gangguan kepribadian ansos dapat diobati?

Gangguan kepribadian ansos tergolong sebagai salah satu jenis gangguan kepribadian yang sulit untuk diobati. Walaupun begitu, masih terdapat beberapa kemungkinan atau alternatif bagi seseorang untuk dapat pulih dari gangguan ini, seperti:

  • Menjalani terapi CBT (Cognitive Behavioural Therapy) yang dilakukan dengan cara konsultasi dan berinteraksi dalam mengelola masalah dengan mengubah pola pikir dan perilaku pasien.
  • Terapi DTC (Democratic Therapeutic Communities) yang dikhususkan bagi orang-orang yang rawan tersinggung perasaannya, sehingga dapat membantu perkembangan kebutuhan emosional dan psikologis pasien.
  • Mengonsumsi obat tertentu, seperti antipsikotik dan antidepresan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *