Proses Pemulihan Sembuh Dari Covid-19 Berapa Lama Sih ?

Kebanyakan orang yang terkena COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona yang disebut SARS-CoV-2, hanya akan mengalami penyakit ringan. Tapi apa sebenarnya artinya itu?

Kebanyakan orang yang memiliki penyakit COVID-19 akan sembuh dari COVID-19 sepenuhnya dalam beberapa minggu. Namun ada beberapa kasus orang yang terkena COVID-19 dengan penyakit ringat tetap mengalami gejala ketika pemulihannya. 

Orang-orang ini terkadang menggambarkan diri mereka sebagai kondisinya disebut sindrom pasca-COVID-19 atau “covid-19 berkepanjangan”. Mereka umumnya dianggap sebagai efek COVID-19 yang bertahan selama lebih dari empat minggu setelah Anda di diagnosis dengan virus COVID-19.

Sedangkan orang yang lebih tua dan orang dengan kondisi medis serius merupakan yang paling mengalami gejala COVID-19 yang berkepanjangan, tetapi bahkan orang muda yang sehat pun dapat merasa tidak sehat selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah infeksi. Tanda dan gejala umumnya yaitu :

  • Kelelahan
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Batuk
  • Nyeri sendi
  • Sakit dada
  • Masalah memori, konsentrasi, atau tidur
  • Nyeri otot atau sakit kepala
  • Detak jantung cepat atau berdebar
  • Kehilangan bau atau rasa
  • Depresi atau kecemasan
  • Demam
  • Pusing saat berdiri

Sulit bagi dokter untuk memprediksi kapan gejala akan membaik, karena ini berbeda untuk orang yang berbeda. Pemulihan Anda akan tergantung pada usia Anda, kesehatan Anda secara keseluruhan, dan seberapa parah gejala COVID-19 Anda. Beberapa gejala, seperti kelelahan, akan terus berlanjut ketika gejala lainnya membaik maupun hilang.

Berapa lama akan menular?

Sulit untuk mengetahuinya secara pasti. Tetapi secara umum, bagi setiap orang yang terkena COVID-19 ini akan tidak lagi tertular dari 10 hingga 14 hari setelah gejala yang Anda mulai. Namun hal ini bergantung pada beberapa hal, seperti seberapa parahnya infeksi serta gejala yang dialami. Penting untuk berbicara dengan dokter atau perawat Anda untuk mengetahui kapan Anda tidak lagi dianggap menular.

Kapan saya harus menghubungi dokter atau perawat saya?

Beberapa kelelahan umum terjadi, dan dapat bertahan selama beberapa minggu hingga pemulihan Anda. Tetapi jika Anda menderita COVID-19 dan terus mengalami gejala yang mengganggu (seperti kelelahan parah, ketidaknyamanan dada, atau sesak napas) belum sembuh dari COVID-19 setelah 2 hingga 3 minggu, hubungi dokter atau perawat Anda. Anda harus segera menghubungi petugas COVID-19 apabila mulai kembali memburuk maupun terdapat gejala baru.  Mereka akan memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan dan jika Anda perlu dilihat.

Tergantung pada gejala Anda, Anda mungkin perlu tes. Hal ini bisa membantu dokter untuk mengetahui yang menyebabkan gejala Anda dan apakah diperlukan perawatan.

Berapa Waktu Pemulihan untuk Coronavirus?

Penelitian awal menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu 2 minggu bagi tubuh Anda untuk mengatasi penyakit ringan, atau hingga 6 minggu untuk kasus yang parah atau kritis. Data yang lebih baru menunjukkan bahwa pemulihan bervariasi untuk orang yang berbeda, tergantung pada hal-hal seperti usia dan kesehatan Anda secara keseluruhan. Kelelahan, sakit kepala, dan kesulitan bernapas adalah gejala yang paling mungkin bertahan lama.

Pedoman Centers for Disease Control and Prevention (CDC) lembaga kesehatan masyarkat Amerika mengatakan bahwa jika Anda sakit, Anda harus mengisolasi diri di rumah sampai semua hal ini benar:

  • Anda tidak terjadi demam selama 24 jam dengan tidak meminum obat paracetamol.
  • Gejala Anda lebih baik, meskipun mungkin tidak sepenuhnya hilang.
  • Sudah tidak merasakan gejala apapun selama 10 hari sejak gejala Anda muncul.

Bagi kebanyakan orang yang terkena COVID-19, gejalanya membaik dalam beberapa minggu. Namun ada beberapa orang yang cukup sakit yang terjadi mengakibatkan harus ke rumah sakit, serta mengalami terus gejala yang lebih lama. Ini bisa ringan atau lebih serius.

Dokter masih belajar tentang COVID-19. Tetapi mereka umumnya menggambarkan 2 tahap penyakit dan pemulihan:

●”COVID-19 Akut” – Ini mengacu pada gejala yang berlangsung hingga 4 minggu setelah seseorang terinfeksi. Kebanyakan orang dengan COVID-19 ringan tidak memiliki gejala di luar tahap ini, tetapi beberapa memilikinya.

●”Kondisi pasca-COVID” – Ini mengacu pada gejala yang berlanjut lebih dari 4 minggu setelah terinfeksi. Ini lebih sering terjadi pada orang yang sakit kritis, yang berarti mereka harus tinggal di unit perawatan intensif (“ICU”), memakai ventilator (mesin pernapasan), atau memiliki jenis alat bantu pernapasan lainnya.

Istilah yang berbeda telah digunakan ketika orang memiliki gejala persisten, yang berarti gejala yang berlangsung lebih lama dari beberapa bulan belum sembuh dari COVID-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *