Penyebab Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara

Akan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua jika anak 2 tahun belum bisa bicara, orang tua tentu menanti kata pertama yang terucap dari buah hati tercinta. Namun sering kali anak dengan usia yang sudah cukup tak kunjung melontarkan sepatah kata dari bibir mungilnya, bukan tanpa alasan kondisi ini terjadi alias terdapat faktor penyebabnya.

Meski demikian para orang tua tidak perlu panik dan khawatir, kemungkinan anak di usia tersebut memang belum waktunya mencapai tahapan untuk bisa mengucap kata. Selain itu, anak yang dibesarkan di lingkungan lebih dari satu bahasa atau bilingual cenderung akan lebih lambat untuk memulai berbicara.

Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara

Perkembangan setiap anak berbeda-beda, meskipun terdapat patokan dasar yang bisa dipakai untuk mengukur sejauh mana kemampuan anak berbicara sesuai usianya. Namun ada kalanya anak dengan usia yang sudah seharusnya bicara tetapi tak kunjung mengucap kata, berikut beberapa kondisi tertentu yang mungkin menjadi penyebabnya.

  1. Masalah Lidah

Masalah pada struktur mulut menjadi penyebab yang sering dialami anak dan membuat mereka sulit untuk berbicara. Kemungkinan dalam kasus ini anak sulit untuk mengontrol otot dan bagian mulutnya ketika mencoba mengucap kata. Bibir, lidah atau rahang tidak bergerak untuk mengeluarkan kata tertentu.

  1. Gangguan Mengendalikan Gerakan

Kondisi ini dikenal dengan sebutan apraxia atau apraksia yang merupakan gangguan neurologis pada kemampuan untuk mengendalikan gerakan. Keadaan ini terjadi akibat cedera atau kelainan pada lobus parietal di otak.  Dalam keadaan sulit menggerakan wajah, kaki dan tangan, anak tentu akan kesulitan untuk berkomunikasi.

Kondisi ini bukan karena otot di sekitar mulut melemah, tetapi karena otak mengalami kesulitan untuk mengarahkan dan mengoordinasikan gerakan otot. Untuk mendeteksi anak susah bicara karena kondisi ini bisa dengan mengenali gejala dan tandanya. Tanda yang paling mudah dikenali adalah anak tidak aktif mengoceh saat masih kecil.

  1. Gangguan Pendengaran

Balita yang telat bicara erat kaitannya dengan masalah pendengaran, inilah yang menjadi alasan ketika anak divonis terlambat bicara terlebih dahulu harus diuji oleh audiolog. Masalah ini membuat si anak kesulitan memahami pembicaraan di sekitarnya dan bahkan suaranya sendiri, serta membuatnya kesulitan menguasai kata-kata untuk ditirukan.

  1. Mulut Kurang Sempurna

Beberapa kondisi kesehatan bisa menyebabkan anak terlambat bicara meskipun sudah masuk usianya, seperti langit-langit mulut sumbing dan kondisi frenulum yang pendek. Frenulum merupakan lipatan yang menahan lidah dengan mulut bawah, jika menemui kondisi ini dokter umum biasanya akan merujuk ke dokter gigi guna mendapat terapi lebih lanjut.

  1. Masalah Perkembangan

Terdapat beberapa masalah perkembangan yang menjadi penyebab anak terlambat bicara meskipun sudah berusia dua tahun. Seperti cerebral palsy, cedera otak traumatis dan kondisi otot yang kurang sempurna. Beberapa kondisi ini memengaruhi kemampuan bicara anak dan membuat anak terlambat mengucap kata, autisme juga berpengaruh pada komunikasi anak.

Berbeda dengan anak 2 tahun belum bisa bicara, pada kondisi ini biasanya anak tersebut seharusnya sudah bisa mengucapkan kurang dari 25 kata. Anak mungkin mencoba menggabungkan dua kata, seperti mama makan, mau duduk hingga kucing besar. Jika anak dalam tahap ini masih belum bisa mengucap kata, perlu diwaspadai oleh para orang tua.

Anak yang telat bicara bisa berdampak buruk pada banyak hal, tentunya yang berkaitan dengan kondisinya hingga dewasa. Mulai dari prestasi akademik, sulit mendapatkan pekerjaan, hingga sulit bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *