Penting! Pahami Gejala Patah Tulang Tangan Berikut Ini

Berbagai kegiatan memiliki risiko berupa terjadinya patah tulang terutama area tangan. Pemicu terjadinya patah tulang adalah adanya kecelakaan, cedera, atau jatuh. Untuk mengetahui apakah tulang patah atau hanya sekadar terluka saja, Anda perlu mengetahui berbagai gejala patah tulang tangan yang muncul. Selain itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara melakukan pertolongan pertama pada seseorang yang mengalami patah tulang tangan sehingga tidak memperparah keadaan yang ada. 

Gejala patah tulang tangan 

Tingkat keparahan yang dialami akan menentukan kemunculan gejala patah tulang tangan. Berikut ini merupakan gejala umum yang muncul saat Anda mengalami patah tulang. 

  • Memar
  • Nyeri terasa kuat
  • Terdengar suara retakan atau patahan saat tulang terluka
  • Kesulitan menggerakan jari
  • Pembengkakan di area patah dan sekitarnya
  • Jari terasa kaku dan mati rasa
  • Kelainan bentuk terlihat 
  • Nyeri yang dirasakan makin kuat saat tangan digerakkan
  • Terasa lembek ketika disentuh

Pertolongan pertama patah tulang tangan 

Pasien patah tulang membutuhkan pertolongan pertama jika belum ada tim medis di tempat kejadian. Bagaiman pertolongan pertama tersebut diberikan? 

  • Pastikan Anda tidak menggerakan tangan yang terindikasi patah tersebut. 
  • Hindari memperbaiki secara mandiri tulang yang patah dan bergeser 
  • Berikan kompres menggunakan air dingin di area yang mengalami pembengkakan 
  • Apabila merasa ingin pingsan serta napas menjadi terengah-engah, baringkan tubuh dengan kepala sedikit lebih rendah dari tubuh Anda.
  • Apabila memungkinkan, angkat kaki agar lebih tinggi dari posisi tubuh saat Anda berbaring
  • Apabila terjadi pendarahan, Anda perlu segera menghentikan pendarahan tersebut. Anda dapat menekan langsung luka atau irisan menggunakan tisu, kain bersih, atau kasa steril hingga pendarahan berhenti. 

Komplikasi patah tulang tangan 

Kondisi patah tulang perlu ditangani segera. Jika terlambat, penurunan fungsi dan kekuatan tangan akan menurun. Selain itu, patah tulang dapat menyebabkan keterbatasan pergerakan tangan. Komplikasi juga mungkin terjadi akibat patah tulang dan kemunculannya bisa bertahun-tahun kemudian. Berikut beberapa di antaranya. 

  1. Kerusakan saraf dan pembuluh darah

Patah tulang yang muncul akibat cedera memungkinkan melukai area saraf dan pembuluh darah sekitarnya. Hal itu dapat menimbulkan komplikasi berupa kerusakan saraf dan pembuluh darah. Gejala yang ditimbulkan berupa ganggan sirkulasi darah, kesemutan, dan mati rasa di area tangan terutama yang mengalami patah tulang tersebut.

  1. Kekakuan dan nyeri jangka panjang 

Setelah operasi selesai dilakukan maka rasa kaku dan nyeri akan hilang. Terkadang nyeri dan kaku baru sepenuhnya menghilang ketika gips yang dipasang  telah dibuka. Akan tetapi, komplikasi mungkin terjadi sehingga nyeri dan kaku yang dirasakan bertahan secara permanen.

  1. Osteoartritis

Patah tulang atau sekadar retak bisa meluas di area sendi. Patah tulang yang telah meluas tersebut akan memicu terjadinya radang sendi atau artritis. Umumnya, hal osteoartistis baru akan terjadi beberapa tahun setelah Anda mengalami patah tulang. 
Patah tulang tangan tetap membutuhkan penanganan medis agar tangan dapat berfungsi secara normal kembali. Beberapa perawatan dapat diberikan pada orang yang mengalami patah tulang seperti pemasangan gips, belat, dan penjepit, lalu pemberian obat, hingga tindakan berupa operasi. Semua tindakan medis yang dilakukan tentu akan disesuaikan dengan kondisi patah tulang yang dialami. Untuk mengetahui info lebih lanjut tentang patah tulang serta berbagai hal yang berhubungan dengan tulang, Anda dapat melakukan konsultasi secara online melalui aplikasi SehatQ. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *