4 Hal yang Dipertimbangkan Sebelum Memakai Panggilan Sayang

Panggilan sayang adalah sebuah panggilan khusus yang biasa digunakan oleh pasangan. Mereka tidak sembarangan dan bukan untuk semua orang. Meski demikian, hal ini bukan sesuatu yang wajib digunakan.

Banyak yang suka, tapi ada pula yang tidak suka dengan ini. Tidak ada jawaban yang tepat kapan harus mulai memanggil pasanganmu dengan sebutan kesayangan atau mungkin Anda memutuskan untuk tidak menggunakannya sama sekali. 

Tetapi beberapa penelitian menunjukkan adanya kepuasan hubungan dan kekuatan hubungan dengan di balik sebutan kesayangan. Kata-kata untuk panggilan sayang sendiri pun banyak ragamnya dan berbeda-beda.

Berikut beberapa panggilan sayang yang sering digunakan, serta 4 hal yang bisa Anda pertimbangkan sebelum menggunakan sebutan kesayangan kepada pasangan Anda. 

Panggilan sayang yang sering digunakan

Setiap orang memiliki nama panggilan sendiri untuk pasangannya. Setiap negara pun juga berbeda. Ada beberapa sebutan untuk pasangan yang biasa digunakan di negara-negara tertentu bahkan dalam status tertentu. 

Di Indonesia sendiri panggilan sayang yang umum digunakan adalah “sayang”, “beb”, “bee”, “ayang”, “de/mas” dan lainnya. Di negara barat, seperti Amerika, kata “honey,” “beautiful,” and “sweetie,” banyak digunakan sebagai panggilan sayang

Di Eropa sendiri, kata yang paling disukai untuk menjadi sebutan kesayangan adalah “schatz” (frasa yang banyak digunakan di Jerman yang berarti “cintaku” atau “sayang”) diikuti dengan kata “cutie”, “hun”, and “gorgeous”.

Panggilan sayang menarik lainnya, seperti di Korea yang populer dengan sebutan “Jagiya” atau “Chagi” untuk pasangan yang masih berpacaran. Ada pula “Yeobo” yang biasanya digunakan pada pasangan yang sudah menikah. 

Kata lainnya yang juga biasa disebut, yaitu “Nae sarang”, “Aein”, “Aegiya”,“Naekkeo”, dan “Oppa atau Noona” jika pasangan lebih tua. 

4 hal yang dipertimbangkan sebelum memakai panggilan sayang

Karena begitu banyak panggilan sayang yang bisa Anda berikan kepada pasangan Anda, mendiskusikannya bisa dilakukan. Ini bisa untuk menghindari bahwa sebutan kesayangan tersebut pernah digunakan oleh pasangannya di masa lampau atau karena ada sesuatu trauma dengan kata tersebut.

Ini juga bisa menjadi kode rahasia Anda berdua. Menurut para ahli, sebutan kesayangan bisa membuat hubungan lebih menyenangkan. 

“Panggilan sayang bisa menjadi cara yang bagus bagi pasangan untuk lebih dekat karena mereka umumnya digunakan secara rahasia karena kebanyakan orang tidak akan menyadari referensi sebutan kesayangan” ungkap psikolog Denise Limongello. 

“Panggilan sayang rahasia memberi pasangan sensasi dalam memiliki sesuatu yang unik dengan cara mereka sendiri, di mana dapat membangun keintiman dan kedekatan.” Tambahnya.

Berikut ada 4 hal yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memanggil pasangan Anda dengan sebutan kesayangan, melansir dari Elite Daily.

1. Panggilan sayang apa yang akan Anda sematkan untuk pasangan Anda?

“Babe” atau “sayang” mungkin cocok menjadi panggilan sayang yang manis, tetapi Anda bisa mengeksplornya lebih lagi dan tidak terbatas pada sebutan kesayangan yang umum digunakan. 

Jika Anda bingung ingin mencoba nama panggilan apa, mulailah dengan sesuatu yang berisiko rendah dan umum, dan jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih unik, pertimbangkan hal-hal yang benar-benar Anda sukai atau miliki. 

Misalnya, makanan apa yang kalian berdua suka? Apakah pasangan Anda mengingatkan Anda pada hewan menggemaskan tertentu? Apa kata pertama yang muncul di benak Anda ketika memikirkan pasangan Anda? Dan masih banyak lagi.

2. Panggilan sayang apa yang pernah digunakan pada hubungan sebelumnya?

Sebelum mencoba menggunakan panggilan sayang tertentu, Anda mungkin bisa mengetahui kata apa yang digunakan pasangan Anda di hubungan sebelumnya. Karena topik ini agak sensitif, coba bicarakan dengan baik-baik.

Penelitian yang dilakukan Superdrug Online Doctor, mengatakan banyak orang yang menggunakan kata yang sama untuk pasangan mereka dari yang sebelumnya hingga yang saat ini.

Tapi kata yang pernah dipakai itu bisa saja menimbulkan trauma patah hati. Untuk kasus ini sebaiknya dihindari. Psikolog klinis Carly Claney , Ph.D., menyarankan untuk fokus pada satu atau dua nama yang ingin Anda gunakan, dan jelajahi dengan pasangan Anda asosiasi macam apa yang mungkin ia miliki dengan kata-kata itu. Ia mungkin menolak karena masa lalu pengalaman atau asosiasi negatif dari media atau hubungan sebelumnya.

3. Anda mau dipanggil apa?

Saat Anda memberi pasangan Anda panggilan sayang, Anda mungkin juga mau untuk dipanggil dengan panggilan sayang. Pasangan Anda mungkin juga akan memanggil Anda dengan sebutan kesayangan, tapi juga tidak. Dan sangat wajar untuk Anda meminta mereka untuk memanggil Anda dengan sebutan kesayangan juga. 

“Anda dapat meminta pasangan Anda untuk memanggil Anda ‘sayang’,” kata pakar hubungan dan etiket, April Masini. 

“Permintaan langsung mudah untuk diakomodasi. Tidak perlu heran. Jika Anda jelas, maka itu memberi pasangan Anda kesempatan untuk menyenangkan Anda.” Tambahnya. Anda juga bisa memberitahu mereka kata apa yang Anda suka untuk mereka ucapkan pada Anda.

Claney merekomendasikan untuk mengemukakan keinginan Anda untuk mulai menggunakan nama panggilan dengan pasangan Anda dan berfokus pada perasaan positif yang Anda rasakan. Misalnya, mengatakan padanya bahwa dengan panggilan tertentu yang diucapkan pasangan Anda bisa membuat Anda merasa lebih istimewa, dicintai, dihargai atau menyenangkan Anda. 

Claney juga menjelaskan bahwa komunikasi tersebut akan membantu Anda menjelaskan alasan di balik permintaan Anda untuk memakai sebutan kesayangan dalam hubungan Anda. Mengetahui bahwa Anda merasa bahagia dengan panggilan tersebut, mungkin akan membuat pasangan Anda memahaminya dan berusaha membalasnya.

4. Akankah mereka suka menggunakan panggilan sayang?

Bagi Anda, menggunakan sebutan sayang mungkin menarik, tapi bisa saja sulit dipahami atau tidak nyaman digunakan oleh pasangan Anda. Untuk itu, penting untuk memahami mengapa pasangan Anda sulit untuk mulai menggunakannya. 

“Tidak semua orang nyaman dengan ungkapan kasih sayang. Jika Anda dan pasangan tumbuh dalam keluarga yang saling memanggil ‘sayang’ atau istilah sayang lainnya, hal itu akan datang secara alami. 

Tetapi jika pasangan Anda tidak tumbuh dalam komunitas atau keluarga seperti itu, mungkin cukup mengejutkan untuk mendengar rasa sayang itu keluar dari mulutnya.” Jelas Masini. 

Jika sebutan sayang yang Anda pilih tidak cocok dengannya, cobalah yang lain, atau tanyakan langsung kepadanya apakah ada sebutan lain yang mereka ingini.

Masini menambahkan bahwa, kunci atau hal terpenting dalam sebuah hubungan adalah adanya rasa nyaman dan aman dalam mengekspresikan kasih sayang di antara Anda berdua.

Hal ini bisa menjadi sesuatu yang manis, tapi bisa juga jadi bumerang. Untuk itu, mempertimbangkannya atau berdiskusi dengan pasangan Anda tentang nama panggilan tidak ada salahnya. 

Temukan lebih banyak artikel tentang panggilan sayang di website atau aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda bisa mencari lebih banyak artikel kesehatan dan hubungan yang baik di SehatQ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *