Nyeri Payudara Saat Menyusui Bisa Jadi Tanda Vasospasme, Apa Itu?

Nyeri payudara saat menyusui mungkin hal yang banyak dirasakan oleh ibu menyusui, sehingga kondisi tersebut bisa dianggap wajar. Ada berbagai macam penyebab nyeri payudara, misalnya saat bayi menyusu terlalu keras dan melukai puting. 

Tapi selain itu ada kondisi yang disebut dengan vasospasme. Vasospasme adalah suatu kondisi ketika pembuluh darah tegang atau kontraksi sehingga aliran darah tidak bisa mengalir dengan normal. Akibatnya ibu merasa nyeri, perih, atau rasa terbakar di bagian puting. 

Perbedaan arteri dan vena yang utama adalah fungsinya

Apa penyebab vasospasme pada ibu menyusui?

Vasospasme atau penyempitan pembuluh darah secara tiba-tiba bisa terjadi di pembuluh darah manapun di tubuh, seperti jantung, otak, mata, bahkan puting. Fenomena vasospasme yang sering terjadi dikenal dengan sebutan fenomena Raynaud, kelainan langka yaitu kondisi langka dimana ketika jari-jari memutih ketika kedinginan atau stres. 

Vasospasme pada puting jarang terjadi dan lebih sering mempengaruhi ibu baru. Namun ada beberapa faktor seorang wanita berisiko tinggi mengalami vasospasme puting saat kehamilan atau selama masa menyusui:

  • Memiliki anggota keluarga dengan riwayat fenomena Raynaud. Sering juga dikaitkan dengan penyakit lupus eritematosus dan reumatoid artritis 
  • Memiliki sirkulasi darah yang buruk, ditandai dengan kaki atau tangan sering terasa dingin
  • Memiliki indeks massa tubuh rendah

Adapun penyebab lain vasospasme puting sering dikaitkan dengan pelekatan puting dan mulut bayi yang kurang dan menurunnya aliran ASI.

Tanda dan gejala vasospasme puting

Vasospasme puting memiliki tanda yang berbeda dengan penyebab nyeri puting yang lain, sehingga mudah untuk mengenalinya, meliputi:

  • Rasa sakit, nyeri, atau terbakar pada puting saat mulai menyusui, selama, atau di antara jadwal menyusui. Rasa sakit bisa mempengaruhi kedua puting jika Anda terkena atau berisiko tinggi terkena fenomena Raynaud. Tapi terkadang vasospasme puting tidak menyebabkan sakit atau nyeri.
  • Rasa sakit berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa jam 
  • Rasa sakit memburuk saat Anda kedinginan, baru keluar dari kolam/mandi air hangat, atau keluar rumah pada hari yang dingin
  • Puting berubah warna menjadi putih, biru, ungu, atau merah dan perlahan-lahan warnanya kembali normal

Bagaimana mengatasi nyeri puting akibat vasospasme?

Untuk mengurangi rasa sakit pada puting, Anda harus menghindari pemicu atau kondisi yang dapat memperparahnya. Jagalah tubuh tetap hangat, bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut:

  • Meletakkan penghangat payudara atau kompres hangat pada payudara setelah menyusui
  • Menempatkan kain atau kaus kaki bersih dari bahan woll di bra yang Anda kenakan
  • Mengenakan lapisan pakaian ekstra

Selain itu, cara-cara di bawah ini juga dapat membantu:

  1. Hindari mengeringkan payudara atau membiarkan payudara Anda terekspos terlalu lama.
  2. Memijat area puting dengan minyak zaitun ketika sakit.
  3. Pijat otot dada (di atas payudara) sebelum menyusui atau ketika nyeri terjadi, selama 60 detik di setiap sisi. 
  4. Regangkan otot payudara dengan mengangkat satu lengan setinggi bahu, dan tekan ke belakang sambil menarik napas dalam-dalam selama beberapa kali. Lakukan pada kedua sisinya.
  5. Jangan mengonsumsi stimulan seperti kafein, nikotin, pil diet, beta-blocker, obat vasodilator, kontrasepsi oral estrogen, dan obat flu yang mengandung pseudoefedrin atau fenilefrin.
  6. Konsumsi suplemen seperti tablet magnesium, minyak ikan, minyak evening primrose, atau obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan asetaminofen. Namun sebelum mengonsumsi tablet magnesium disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Jika cara-cara di atas tidak berhasil, segera temui dokter atau konsultan laktasi.

Catatan

Vasospasme adalah kondisi dimana pembuluh darah menyempit secara tiba-tiba sehingga aliran darah tak lancar dan menyebabkan nyeri. Vasospasme puting lebih sering terjadi pada wanita yang berisiko tinggi terkena  fenomena Raynaud. Tapi dengan menjaga tubuh tetap hangat, rasa nyeri akan berkurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *