Manfaat Konsumsi Tepung Tapioka Bagi Kesehatan

Tentu saja Anda tidak asing lagi dengan tepung tapioka. Tepung ini biasanya dikreasikan menjadi berbagai jenis makanan seperti kue, roti, dan masakan lainnya. Lalu, apakah sehat mengkonsumsi tepung tapioka ini?

Mengenal Tepung Tapioka

Tepung tapioka merupakan tepung yang terbuat dari singkong yang sering disebut juga dengan tepung kanji. Tepung ini sudah tentu mengandung banyak karbohidrat. Namun sedikit mengandung protein, serat, serta zat gizi lainnya.

Bagi orang-orang yang sedang menjalankan program diet, biasanya akan menjadikan tepung tapioka sebagai alternatif pengganti tepung atau pun gandum karena mengandung gluten free.

Tepung kanji ini biasanya dipergunakan untuk mengentalkan masakan. Kandungan karbohidrat dalam tepung tapioka memang besar dan bisa jadi sumber energi. Namun tidak terdapat nutrisi esensial di dalamnya.

Manfaat Tepung Tapioka

Ada beragam manfaat dari tepung tapioka ini. Khususnya karena kandungannya bebas gluten dan grain. Berikut manfaar tepung tapioka bagi kesehatan.

  • Membantu Melancarkan Pencernaan

Tepung kanji ini mengandung pati resisten, yaitu pati yang tidak bisa dicerna oleh tubuh. Fungsinya adalah untuk melancarkan pencernaan, sama seperti fungsi serat dalam sistem pencernaan tubuh manusia.

Banyak orang yang memanfaatkan tepung ini untuk mencegah konstipasi atau sembelit. Selain itu juga bermanfaat untuk mengurangi peradangan dan menurunkan jumlah bakteri jahat yang ada di usus. Hal ini karena tepung tapioka dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus.

Selain itu, pati resisten itu juga bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah, membuat Anda merasa kenyang lebih lama, dan meningkatkan metaboliems glukosa dan insulin dalam tubuh.

  • Gluten Free (Bebas Gluten)

Orang yang menderita penyakit Celiac tidak bisa mentolerir makanan yang mengandung gluten. Sehingga tepung tapioka bisa menjadi alternatifnya.

Tepung kanji juga bisa menjadi alternatif bagi orang yang sedang diet gluten. Namun, pastikan di label kemasan tepung tapioka yang Anda beli, pastikan mengandung bebas gluten. Karena dalam proses pengolahannya, tak jarang terkontaminasi silang dengan produk tepung lain yang mengandung gluten.

  • Baik Digunakan oleh Penderita Hipertensi, Stroke, dan Penyakit Jantung

Kandungan natrium dalam tepung tapioka terbilang rendah. Sehingga bagi penderita darah tinggi, penyakit jantung, dan juga stroke disarankan mengkonsumsi ini. Saat proses pengolahannya menjadi makanan, sebaiknya tidak menggunakan banyak garam atau baking soda agar manfaat dari tepung tapioka bisa Anda dapatkan. Perlu diingat bahwa batas harian konsumsi natrium untuk orang dewasa adalah sekitar 2300 mg.

Orang yang Tidak Boleh Konsumsi Tepung Tapioka Berlebihan

Meskipun memiliki berbagai manfaat baik seperti yang dijelaskan di atas, tepung tapioka tidak disarankan dikonsumsi berlebihan bagi penderita:

  • Diabetes

Tepung tapioka mengandung tinggi karbohidrat dan rendahnya kadar protein dan gizi lainnya. Sehingga penderita diabetes harus membatasi konsumsi tepung kanji ini. Meski tepung tapioka dapat menurunkan kadar gula darah, tapi mengkonsumsinya berlebihan juga tidak baik karena bisa meningkatkan kadar gula dalam darah.

  • Orang yang Alergi

Bagi orang yang alergi dengan lateks yang disebabkan karena reaktivitas silang, maka tidak dianjurkan juga mengkonsumsi tepung ini dalam jumlah banyak. Penyakit ini disebut juga sebagai sindrom lateks-buah. Namun, kondisi ini jarang terjadi.

Rasa tepung tapioka ini netral alias hambar. Sehingga tidak mempengaruhi rasa masakan jika dicampur dalam masakan lain.

Namun, perlu juga diperhatikan cara pengolahan tepung tapioka. Pastikan agar pengolahannya benar dan benar-benar matang agar tidak menimbulkan bahaya lain bagi kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *