Ini Gejala Kulit Terasa Tebal dan Mati Rasa yang Perlu Diwaspadai

Apakah kamu pernah mengalami gejala kulit terasa tebal dan mati rasa? Gejala tersebut dapat mengindikasikan bahwa seseorang mengalami gangguan neuropati. Neuropati merupakan suatu kondisi dimana terdapat gangguan atau kelainan fungsi saraf tepi pada tubuh penderita. Penyebab gangguan dan kelainan neuropati ini bisa karena penyakit ataupun cedera.

Ada beberapa jenis gangguan neuropati tergantung dari dari gejala serta efek yang dirasakan oleh penderitanya, antara lain gangguan neuropati perifer, neuropati otonom dan neuropati fokal. Selain itu, berdasarkan jumlah serta area saraf yang mengalami gangguan, neuropati dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu mononeuropati (gangguan neuropati yang menyerang satu saraf), mononeuritis multiplex (gangguan neuropati yang terjadi atau menyerang dua saraf bahkan lebih) dan polineuropati (gangguan neuropati yang menyerang pada banyak saraf).

Neuropati umumnya ditandai dengan gejala – gejala seperti rasa kesemutan, mati rasa atau baal, serta kram otot. Untuk mengenal lebih jauh mengenai penyakit atau gangguan gejala neuropati, berikut beberapa gejala yang dialami oleh penderita gangguan neuropati.

Gejala Sensorik

Gejala pertama yang akan dirasakan oleh penderita neuropati adalah gejala yang menyerang saraf sensorik tubuh. Adapun gejala yang dialami oleh saraf sensorik yang berperan sebagai indera peraba pada tubuh manusia itu antara lain:

1.Rasa kesemutan pada beberapa bagian tubuh

2.Kulit terasa tebal dan mati rasa terutama pada bagian kaki dan tangan

3.Terjadinya perubahan pada sensor perasa, seperti rasa sakit yang sangat parah dirasakan

4.Sensasi seperti terbakar pada saraf

5.Kemampuan indera perasa terasa menurun dan kulit terasa seperti sedang memakai sarung tangan dan kaos kaki.

6.Berkurangnya stabilitas koordinasi tubuh

7.Hilangnya kemampuan refleks tubuh

Gejala Motorik

Selain gejala yang dialami oleh saraf sensorik, gangguan neuropati juga menimbulkan gejala pada saraf motorik. Saraf motorik merupakan saraf yang berfungsi untuk menggerakkan otot. Adapun gejala neuropati yang menyerang motorik antara lain:

1.Otot mengalami kram (kram otot)

2.Otot terasa lebih lemas

3.Sensasi kedutan  pada otot

4.Otot menjadi tegang (spasme)

5.Kesulitan untuk menggerakkan tangan dan kaki

6.Penurunan kendali pada otot

7.Kesulitan untuk menggerakkan beberapa bagian otot

Gejala Autonom

Gejala terakhir yang disebabkan oleh gangguan neuropati adalah gejala autonom. Saraf autonom merupakan saraf yang berfungsi untuk mengatur sistem beberapa dalam tubuh, seperti sistem pencernaan, sistem peredaran darah, tekanan darah, detak jantung dan lain sebagainya. Adapun gejala yang muncul pada efek gangguan saraf autonom adalah sebagai berikut:

1.Terjadinya perubahan tekanan darah dan detak jantung

2.Sensasi pusing saat berdiri

3.Jumlah produksi keringat berkurang

4.Mual dan muntah

5.Gangguan pencernaan

6.Sulit buang air kecil

7.Gangguan pencernaan

8.Penurunan fungsi seksual (disfungsi seksual)

9.Penurunan berat badan

Itulah beberapa gejala yang disebabkan oleh gangguan neuropati yang menyebabkan mati rasa. Jika anda mengalami gejala yang mengarah pada kondisi di atas seperti kulit terasa tebal dan mati rasa, anda dapat segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat pengobatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *