Ketahui Penyebab dan Gejala dari Infeksi Rotavirus

Infeksi rotavirus adalah suatu jenis infeksi yang sering terjadi pada anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun. Infeksi rotavirus sangat menular dan virus yang menyebabkannya juga mudah menular. Meski infeksi rotavirus sering terjadi pada anak kecil, orang dewasa ternyata juga bisa terkena infeksi rotavirus, meskipun dampaknya mungkin tidak terlalu parah.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan bahwa sebelum ada vaksin rotavirus yang diperkenalkan pada tahun 2006 lalu, infeksi rotavirus ini menyebabkan anak-anak berusia 5 tahun dan lebih muda di Amerika Serikat mengalami beberapa hal sebagai berikut.

-400.000 kunjungan ke dokter anak

-55.000 dan 77.000 anak harus dirawat inap di rumah sakit

-200.000 anak harus dirawat di ruang gawat darurat

-20 dan 60 kematian anak.

Diketahui, vaksin memiliki efektivitas sebanyak 90 persen untuk mencegah penyakit rotavirus yang parah.

Penyebab Rotavirus

Rotavirus hadir dalam tinja orang yang telah terinfeksi dua hari sebelum gejala muncul sampai 10 hari setelah gejala berkurang. Virus ini dapat menyebar dengan mudah melalui kontak tangan ke mulut, bahkan jika orang yang terinfeksi tersebut tidak menimbulkan gejala apapun.

Jika seseorang didiagnosis memiliki rotavirus dan tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet, atau saat anak menderita rotavirus dan ibu tidak mencuci tangan setelah mengganti popok anak, maka virus dapat menyebar pada benda apapun yang disentuh seperti makanan, mainan, atau alat-alat lainnya. Jika orang lain menyentuh tangan orang tersebut yang tidak dicuci atau menyentuh benda yang terkontaminasi, kemudian menyentuh mulut, maka penularan infeksi rotavirus dapat terjadi. Virus ini bahkan dapat tetap menular pada permukaan yang belum didesinfeksi selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Infeksi rotavirus dapat terjadi lebih dari sekali, meskipun sudah mendapatkan vaksinasi. Namun, infeksi berulang biasanya tidak terjadi terlalu parah.

Faktor Risiko 

Infeksi rotavirus pada umumnya terjadi pada anak-anak yang berusia 3 sampai 35 bulan, terutama pada anak-anak yang menghabiskan waktu di tempat penitipan anak. Selain itu, orang dewasa yang sudah tua atau orang dewasa yang merawat anak kecil juga memiliki peningkatan risiko infeksi.

Gejala Infeksi Rotavirus

Infeksi rotavirus dapat menimbulkan gejala yang cenderung paling menonjol pada anak-anak. Gejala ini dapat dimulai dalam 2 hari setelah terpapar rotavirus.

Gejala Infeksi Rotavirus pada Anak-anak

Gejala infeksi rotavirus yang paling umum adalah diare parah. Selain itu, anak-anak juga dapat mengalami:

-Muntah

-Lelah yang parah

-Tubuh menjadi demam tinggi

-Anak menjadi mudah marah 

-Dehidrasi

-Sakit perut

Dehidrasi yang disebabkan karena infeksi rotavirus ini merupakan kekhawatiran terbesar apalagi jika terjadi pada anak-anak. Hal ini karena kelompok usia ini lebih rentan terhadap kehilangan cairan dan elektrolit melalui muntah dan diare karena memiliki bobot tubuh yang lebih kecil. Oleh karena itu, jika anak mengalami infeksi rotavirus, maka orang tua harus memantau anak dengan hati-hati jika muncul gejala dehidrasi, seperti:

-Mulut menjadi kering

-Kulit menjadi kering

-Tidak ada air mata saat menangis 

-Frekuensi buang air kecil menjadi berkurang 

-Matanya menjadi cekung

Gejala Infeksi Rotavirus pada Orang Dewasa

Orang dewasa mungkin juga mengalami beberapa gejala akibat infeksi rotavirus, seperti:

-Muntah

-Kelelahan yang parah

-Tubuh mengalami demam tinggi

-Mudah marah

-Dehidrasi

-Perut menjadi sakit

Namun, banyak orang dewasa yang sehat mengalami infeksi rotavirus pada tingkat yang lebih rendah. Beberapa orang dewasa dengan infeksi rotavirus bahkan mungkin tidak merasakan gejala sama sekali.

Ini Gejala Kulit Terasa Tebal dan Mati Rasa yang Perlu Diwaspadai

Apakah kamu pernah mengalami gejala kulit terasa tebal dan mati rasa? Gejala tersebut dapat mengindikasikan bahwa seseorang mengalami gangguan neuropati. Neuropati merupakan suatu kondisi dimana terdapat gangguan atau kelainan fungsi saraf tepi pada tubuh penderita. Penyebab gangguan dan kelainan neuropati ini bisa karena penyakit ataupun cedera.

Ada beberapa jenis gangguan neuropati tergantung dari dari gejala serta efek yang dirasakan oleh penderitanya, antara lain gangguan neuropati perifer, neuropati otonom dan neuropati fokal. Selain itu, berdasarkan jumlah serta area saraf yang mengalami gangguan, neuropati dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu mononeuropati (gangguan neuropati yang menyerang satu saraf), mononeuritis multiplex (gangguan neuropati yang terjadi atau menyerang dua saraf bahkan lebih) dan polineuropati (gangguan neuropati yang menyerang pada banyak saraf).

Neuropati umumnya ditandai dengan gejala – gejala seperti rasa kesemutan, mati rasa atau baal, serta kram otot. Untuk mengenal lebih jauh mengenai penyakit atau gangguan gejala neuropati, berikut beberapa gejala yang dialami oleh penderita gangguan neuropati.

Gejala Sensorik

Gejala pertama yang akan dirasakan oleh penderita neuropati adalah gejala yang menyerang saraf sensorik tubuh. Adapun gejala yang dialami oleh saraf sensorik yang berperan sebagai indera peraba pada tubuh manusia itu antara lain:

1.Rasa kesemutan pada beberapa bagian tubuh

2.Kulit terasa tebal dan mati rasa terutama pada bagian kaki dan tangan

3.Terjadinya perubahan pada sensor perasa, seperti rasa sakit yang sangat parah dirasakan

4.Sensasi seperti terbakar pada saraf

5.Kemampuan indera perasa terasa menurun dan kulit terasa seperti sedang memakai sarung tangan dan kaos kaki.

6.Berkurangnya stabilitas koordinasi tubuh

7.Hilangnya kemampuan refleks tubuh

Gejala Motorik

Selain gejala yang dialami oleh saraf sensorik, gangguan neuropati juga menimbulkan gejala pada saraf motorik. Saraf motorik merupakan saraf yang berfungsi untuk menggerakkan otot. Adapun gejala neuropati yang menyerang motorik antara lain:

1.Otot mengalami kram (kram otot)

2.Otot terasa lebih lemas

3.Sensasi kedutan  pada otot

4.Otot menjadi tegang (spasme)

5.Kesulitan untuk menggerakkan tangan dan kaki

6.Penurunan kendali pada otot

7.Kesulitan untuk menggerakkan beberapa bagian otot

Gejala Autonom

Gejala terakhir yang disebabkan oleh gangguan neuropati adalah gejala autonom. Saraf autonom merupakan saraf yang berfungsi untuk mengatur sistem beberapa dalam tubuh, seperti sistem pencernaan, sistem peredaran darah, tekanan darah, detak jantung dan lain sebagainya. Adapun gejala yang muncul pada efek gangguan saraf autonom adalah sebagai berikut:

1.Terjadinya perubahan tekanan darah dan detak jantung

2.Sensasi pusing saat berdiri

3.Jumlah produksi keringat berkurang

4.Mual dan muntah

5.Gangguan pencernaan

6.Sulit buang air kecil

7.Gangguan pencernaan

8.Penurunan fungsi seksual (disfungsi seksual)

9.Penurunan berat badan

Itulah beberapa gejala yang disebabkan oleh gangguan neuropati yang menyebabkan mati rasa. Jika anda mengalami gejala yang mengarah pada kondisi di atas seperti kulit terasa tebal dan mati rasa, anda dapat segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat pengobatan.

Ingin Mengontrol Diabetes? Konsumsi Saja Glucodex!

Glucodex adalah obat antipenyakit diabetes yang digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita tipe 2 atau 3.

Obat ini berbentuk tablet, dan diproduksi oleh Dexa Medica. Selain untuk menurunkan kadar gula darah, tablet antidiabetes ini juga dapat mensekresi kadar insulin.

Kandungan dan komposisi

Tiap tablet mengandung Gliclazide sebesar 80 mg. Gliclazide adalah zat aktif dalam obat yang membantu menurunkan kadar gula dalam darah dengan cara merangsang sekresi insulin yang ada pada pankreas.

Golongan obat

Obat antidiabetes ini termasuk golongan obat keras atau obat resep. Itu berarti obat tidak bisa diperjualbelikan secara bebas di toko-toko obat atau minimarket karena kandungannya yang dapat menyebabkan efek samping parah jika dikonsumsi secara berlebihan.

Sehingga, obat hanya dapat dibeli dalam jumlah terbatas, dan hanya terdapat di toko obat khusus. Jika Anda menginginkan obat ini untuk mengatasi diabetes Anda, Anda harus berkonsultasi lebih dulu pada dokter yang akan memberikan resep obat sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Yang dapat mengonsumsi

Yang dapat mengonsumsi tablet antidiabetes ini adalah para penderita diabetes tipe 2 dan tipe 3 yang didiagnosis terkena diabetes setelah mencapai usia dewasa.

Yang tidak dapat mengonsumsi

Yang tidak diperbolehkan mengonsumsi obat ini adalah wanita hamil, pasien diabetes yang bergantung pada insulin, pasien diabetes yang mempunyai komplikasi ketosis dan asidosis, anak-anak, penderita hipersensitivitas, riwayat infeksi berat, serta gangguan fungsi hati dan ginjal.

Cara mengonsumsi dan dosis

Anda dapat mengonsumsi Glucodex bersamaan dengan makanan atau sebelum makan. Untuk dosisnya pun terbagi, yaitu dosis awal dan bertahap.

Pada dosis awal, obat diberikan 1/2-1 tablet setiap hari dan selanjutnya dapat diberikan secara bertahap mulai dari 40-80 mg hingga 240 mg jika diabetes yang diderita cukup parah.

Efek samping

Efek samping yang dapat terjadi setelah pemakaian obat beragam. Efek samping yang ditimbulkan adalah mual, muntah, nyeri pada ulu hati atau lambung, sakit kepala, hipoglikemia, dan ruam kemerahan pada kulit.

Apabila Anda merasakan gejala-gejala yang mengarah pada efek samping di atas segera hubungi dokter untuk konsultasi; meneruskan obat atau tidak serta meminta saran dan tindakan medis terbaik.

Yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi obat

Obat antidiabetes ini mempunyai interaksi dengan obat-obatan lain. Adapun obat-obatan yang dapat berinteraksi adalah aspirin, surfafol, micronazole, kortikosteroid, dan tetrasiklin.

Karena itu, Anda perlu memperhatikan dalam mengonsumsi supaya Anda tidak mengalami efek samping parah atau obat tidak bisa bekerja secara efektif.

Jika salah satu efek samping memengaruhi kondisi tubuh yang berakibat pada kinerja harian Anda sebaiknya segera hentikan aktivitas harian tersebut, dan beristirahatlah.

Jika Anda ibu hamil dan menyusui ingin menggunakan obat ini sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Apabila ada dosis obat yang terlewat, segera kejar dosis tersebut jika memang belum terlalu lama terlewat. 

Namun jika sudah sangat terlewat, segera ganti dengan dosis baru. Jangan sesekali menggandakan dosis karena hal tersebut akan berdampak tidak efektifnya obat atau menimbulkan efek samping yang parah.

Simpan obat di ruangan yang kering dan sejuk, jangan sampai terpapar sinar matahari, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Apabila obat sudah memasuki masa kedaluwarsa dan habis terpakai segera buang pada tempat sampah khusus supaya tidak ada penyalahgunaan dan pencemaran lingkungan.

Harga

Glucodex dibanderol pada kisaran harga Rp 41.000-an. Anda hanya bisa memerolehnya di toko-toko obat khusus, dan sebelumnya harus meminta rekomendasi dari dokter.

Penyebab Gusi Bayi Putih dan Cara Mengatasinya

Mutiara Epstein adalah kondisi di mana gusi bayi berwarna putih pada beberapa titik. Meski tergolong kista, namun gusi bayi putih tidak berbahaya bagi si kecil. Oleh karena itu, Anda sebagai orangtua tidak perlu khawatir jika si kecil mengalami kondisi tersebut. Kondisi ini memang sering dialami oleh bayi baru lahir dengan presentase 60-85%.

Fakta tentang Gusi Bayi Putih

Kondisi dengan nama ilmiah Mutiara Epstein ini pertama kali digagas oleh Alois Epstein yang merupakan dokter spesialis anak dari Ceko pada tahun 1880. Bayi yang mengalami ini hanya akan muncul tampilan putih pada beberapa titik dan tidak ada gejala khusus yang menyertainya.

Biasanya para orangtua mengetahui kondisi tersebut ketika sedang membersihkan lidah atau saat menggosok gigi bayi. Umumnya gusi bayi putih berbentuk bintik dengan warna putih kekuningan dan berukuran sekitar 1-3 milimeter. Jika dilihat sekilas, maka bentuknya tampak seperti gigi yang akan tumbuh.

Adapun karakteristik bayi yang mengalami Mutiara Epstein adalah sebagai berikut.

-Lahir dari ibu yang lebih dari batasan usia produktif

-Memiliki berat badan di atas rata-rata

-Lahir lewat dari waktu HPL

-Terlihat berkelompok dengan 2-6 benjolan

-Memiliki ukuran yang bervariasi

Penyebab Gusi Bayi Putih

Terdapat beberapa penyebab gusi bayi putih yang dapat Anda ketahui. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1.Tumbuh Gigi

Penyebab utama yang membuat gusi bayi berwarna putih adalah karena adanya proses pertumbuhan gigi. Biasanya hal ini terjadi saat bayi berusia 10 minggu hingga tiga tahun. Pada saat tumbuh gigi, gusi akan lebih lunak dan tampak bengkak sehingga tidak jarang muncul bintik-bintik putih kecil di area gusi sebelum gigi tumbuh.

2.Bohn’s Nodules

Bohn’s nodules merupakan kondisi dimana terjadi pertumbuhan jaringan abnormal pada gusi. Bayi yang mengalami hal ini akan muncul benjolan kecil berwarna putih keabuan pada area gusi. Meski begitu, Anda sebagai orangtua tidak perlu khawatir karena Bohn’s nodules tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya.

3.Oral Thrush

Oral thrush merupakan infeksi yang terjadi pada mulut dan disebabkan oleh jamur Candida albicans. Infeksi ini akan mengakibatkan timbulnya bercak putih pada lidah, gusi, dan juga bagian dalam pipi ataupun langit-langit mulut. Tidak hanya itu, biasanya akan muncul gejala lain, seperti luka pada gusi dan kesulitan menelan.

4.Endapan Susu yang Menempel

Endapan ASI atau susu formula yang tertinggal di gusi juga dapat membuat gusi bayi putih. Kondisi ini sering kali tertukar dengan oral thrush. Untuk membedakannya, maka Anda bisa menggosok area gusi yang berwarna putih dengan jari bersih. Apabila mudah hilang, maka penyebabnya sudah pasti karena endapan susu yang menempel.

5.Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut

Penyakit tangan, kaki, dan mulut atau HFMD merupakan infeksi ringan dan menular. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus Coxsackie dan umum terjadi pada anak-anak berusia di bawah 5 tahun. Gejala yang timbul dari penyakit ini adalah ruam kemerahan serta bercak putih pada gusi dan belakang mulut.

Perlukah ke Dokter?

Kondisi gigi bayi putih atau Mutiara Epstein sebenarnya tidak berbahaya. Akan tetapi, jika si kecil merasa terganggu, tidak nyaman, atau bahkan merasa sakit, maka bisa segera datangi dokter spesialis anak untuk pemeriksaan lebih lanjut. Nantinya dokter akan memeriksa mulut bayi untuk mengecek kondisinya.

Jika gusi bayi putih disebabkan karena pertumbuhan gigi atau endapan susu, maka tidak membutuhkan penanganan khusus. Anda hanya perlu membersihkan area mulut bayi dengan menggunakan kassa steril.

Obat Enzyplex

Obat Enzyplex merupakan obat yang berfungsi untuk mengatasi berbagai masalah gangguan pencernaan. Didalamnya terdapat kandungan amilase, protease, deoxycholic acid,  dimethylpolysiloxane, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya yang mampu meredakan keluhan penyakit pencernaan seperti kembung, begah, nyeri ulu hati, membantu hingga melancarkan buang air besar (BAB)

Bagaimana kandungan didalam obat bekerja? 

Amylase membantu tubuh untuk mempercepat proses pemecahan karbohidrat menjadi gula sehingga memaksimalkan proses pencernaan.

-Protease mampu meningkatkan kesehatan pencernaan, ikut membantu memecah makanan menjadi energi, hingga  mengurangi rasa nyeri yang terjadi akibat gangguan pencernaan. 

Deoxycholic acid merupakan kandungan yang kerap digunakan untuk perawatan lemak submental parah. Selain itu, ia juga mampu merawat, mengontrol, dan mencegah keparahan akibat penyakit pencernaan. 

Dimethylpolysiloxane di dalam obat bekerja dengan mengurangi kadar gas dalam saluran pencernaan penyebab perut kembung, sakit perut, mual, hingga rasa tidak nyaman pada perut sehingga rasa sakit dan tidak nyaman dapat diminimalisir.

Mengapa penggunaan Obat Enzyplex disarankan?

Masalah pencernaan seperti kembung, begah, mual, dan rasa tidak nyaman pada perut akibat gangguan pencernaan membuat penderitanya terus merasa kesakitan dan terganggu hingga menyebabkan sulitnya beraktifitas. Untuk itu, penggunaan obat yang tepat mampu meringankan serta meminimalisir keluhan agar keluhan  tidak semakin parah dan penderita dapat kembali bisa  melakukan aktifitas seperti biasa,

Berbagai manfaat Obat Enzyplex:

-Membantu meredakan kembung, begah, mual, nyeri ulu hati, serta rasa tidak nyaman pada perut. 

-Membantu melancarkan buang air besar

-Menyehatkan lambung serta usus

Cara dan dosis penggunaan obat: 

Gunakan Obat Enzyplex 1-2 kali/perhari atau sesuaikan dengan resep dan anjuran dokter.

Cara penyimpanan obat:

Simpan Obat Enzyplex ditempat yang kering, sejuk, dan tidak lembab. Jauhkan obat dari paparan sinar matahari langsung. Selalu perhatikan tanggal kadaluarsa obat dan jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.

Harga: 

Obat Enzyplex dijual dengan harga Rp 235.000 (25 strip, 1 strip terdapat 4 tablet obat)

Apakah penggunaan Obat Enzyplex mampu menimbulkan efek samping? 

Menggunakan obat dengan jenis Enzyplex dinilai mampu menimbulkan diare, sakit dan kram perut, lemas, hingga mual muntah jika penderita gangguan pencernaan tidak cocok dengan kandungan didalam obat. Segera hentikan penggunaan Obat Enzyplex jika timbul efek samping yang mengganggu setelah penggunaan obat.

Perhatian khusus sebelum menggunakan obat:

-Jangan memberikan Obat Enzyplex pada orang yang memiliki riwayat alergi terhadap kandungan obat

-Wanita yang sedang merencanakan kehamilan, Ibu hamil, atau menyusui harus mengkonsultasikan penggunaan obat sebelumnya untuk menghindari resiko yang serius

-Jangan mengkonsumsi obat dalam jangka panjang kecuali mendapat arahan oleh dokter

-Sebaiknya hindari penggunaan suplemen yang mengandung kalsium dan magnesium secara bersamaan karena dinilai mampu memicu interaksi terhadap kandungan obat

Beritahu Beritahu dokter jika Anda mengkonsumsi obat resep atau obat bebas lainnya secara teratur untuk menghindari interaksi yang mungkin terjadi saat menggunakan obat bersamaan dengan obat

Cara Klaim JHT Online dan Offline, Yuk Disimak!

Lewat genggaman tangan, Anda bisa melakukan cara klaim JHT Online dengan smartphone!

BPJS Ketenagakerjaan menyediakan berbagai program untuk menjamin kesejahteraan pekerja. Salah satunya adalah program Jaminan Hari Tua alias JHT.

JHT adalah program jaminan yang menjamin peserta mendapatkan uang tunai ketika memasuki masa pensiun. Uang tersebut juga dapat dicairkan ketika peserta mengalami cacat total atau meninggal dunia.

Tentunya Anda harus terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan terlebih dahulu. Perusahaan seharusnya mendaftarkan pekerja baru sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Setelahnya, jika syarat-syarat terpenuhi, Anda bisa mendapatkan uang tunai tersebut dengan mengklaim JHT. Ada beberapa cara, salah satunya adalah cara klaim JHT online.

Dengan cara klaim JHT online ini Anda bisa menghemat waktu dan tenaga karena bisa melakukannya dari mana pun dan kapan pun. Yuk simak caranya!

Syarat klaim

Sebelum mempelajari cara klaim JHT online, tentu Anda perlu memahami syarat mencairkan uang JHT terlebih dahulu. Syarat-syarat ini harus dipenuhi untuk dapat mencairkan JHT, berikut beberapa di antaranya:

  • Terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Menyiapkan kartu peserta BPJS, KK, KTP, dan NPWP (jika perlu)
  • Buku tabungan yang masih aktif
  • Menyertakan surat keterangan aktif bekerja (untuk klaim 10-30%)
  • Menyertakan surat keterangan berhenti bekerja (untuk klaim 100%)
  • Menyiapkan formulir pengajuan lengkap
  • Foto diri terbaru

Dokumen-dokumen yang dibutuhkan tersebut harus asli, bukan fotokopi. Jika Anda ingin melakukan klaim online maka Anda bisa melakukan scan dokumen terlebih dahulu.

Cara klaim JHT secara online

Tentu Anda bisa mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di kota tinggal Anda untuk mengajukan klaim JHT. Namun, jika ingin lebih praktis, Anda dapat mempelajari cara klaim JHT online. Caranya:

  1. Buka browser Anda, masuk ke laman klaim BPJS online (klik di sini) 
  2. Cek kelengkapan formulir, masukkan kode verifikasi
  3. Setelahnya, penuhi langkah-langkah yang tersedia dengan mengunggah dokumen yang diperlukan
  4. Jika sudah mengonfirmasi data pengajuan, klik simpan
  5. Setelahnya, Anda akan mendapatkan jadwal wawancara online yang dikirimkan melalui email
  6. Nantinya petugas akan menghubungi Anda untuk melakukan verifikasi data melalui wawancara via video call
  7. Setelah proses selesai, saldo JHT akan dikirimkan ke rekening yang telah Anda lampirkan sebelumnya

Anda juga bisa melakukan klaim melalui aplikasi BPJSTKU. Tentu sebelumnya Anda harus menginstall aplikasi melalui Play Store atau App Store.

Cara klaim JHT secara offline

Bagi Anda yang lebih menyukai cara-cara tradisional, BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan pelayanan tatap muka. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan yang paling dekat
  2. Membawa semua dokumen persyaratan pencairan JHT, baik yang fotokopi atau asli
  3. Isi formulir pengajuan klaim JHT yang telah disediakan
  4. Setelah itu, Anda akan mendapatkan nomor antre
  5. Setelah dipanggil, Anda akan diminta untuk menandatangani surat pernyataan sedang tidak bekerja di perusahan apa pun
  6. Melengkapi kelengkapan berkas-berkas
  7. Prosedur wawancara dan foto

Demikian cara klaim JHT online dan offline yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan hak Anda. Semoga membantu ya!

Pilihan Ide Menu Makan Siang Di Kantor yang Sehat dan Bergizi

Kurangi makan siang di meja kantor agar bisa bersosialisasi dengan kolega.

Memilih untuk makan siang di kantor bukan berarti hanya bisa mengkonsumsi makanan seadanya. Melainkan harus tetap memperhatikan nilai gizi dan kesehatan.  Oleh sebab itu, menu bekal makan siang di kantor harus dibuat menjadi lebih kreatif lagi. Tujuannya tentu saja agar tidak timbul rasa bosan yang akan menurunkan selera makan.

Rekomendasi Menu Masakan Sehat untuk Makan Siang di Kantor

Menu makan siang di kantor harus selalu bervariasi, sebab jika memiliki menu yang monoton akan menghilangkan selera makan. Terlebih lagi, waktu istirahat jam kantor tergolong singkat.

Alasan tersebut menjadikan seseorang enggan untuk mengkonsumsi makanannya. Untuk mencegah terjadinya hal demikian, sebaiknya coba beberapa menu makan siang kantoran di bawah ini.

1. Telur Ceplok Kecap Manis Pedas

Menu makan siang di kantor yang sederhana tentunya cukup dengan telur ceplok saja. Akan tetapi, jika setiap harinya disajikan polosan saja maka akan menimbulkan rasa bosan.  

Nah, agar olahan telur ceplok tetap menjadi yang terbaik. Anda bisa mengolahnya menjadi telur ceplok bumbu kecap manis pedas. 

2. Cah brokoli dan ayam asam manis atau orange chicken 

Daging ayam merupakan sumber protein hewani yang baik untuk tubuh manusia. Sedangkan brokoli, menjadi sumber serat dan tinggi protein.

Nutrisi lain yang terkandung dalam potongan daging ayam adalah kalsium zat besi, selenium dan magnesium. Tidak hanya itu saja sebab masih ada Asam folat dan vitamin A, C, E, K.

3. Pasta Udang Saus Pesto

Makan di kantor memang tidak menjadi masalah. Akan tetapi, jika lauk pauk yang disajikan untuk menemani waktu makan siang itu-itu saja, maka dapat dipastikan tidak akan mendapatkan selera makan.

Nah, jika sudah merasa bosan seperti begitu, sebaiknya coba menu pasta udang saus pesto.  Akan tetapi usahakan untuk membuatnya sendiri di rumah, bukan membeli makanan siap santap yang ada di pasaran.

Saus pesto merupakan olahan saus yang terbuat dari bahan-bahan segar. Mulai dari daun kemangi segar, kacang pinus atau almond, bawang putih, lemon, minyak zaitun dan keju Parmesan.

Bahan-bahan tersebut terbilang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Jadi, akan menambah energi yang dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan semangat. 

Sehatnya dapat kenyangnya dapat, hal ini mewakili istilah sekali dayung 2 pulau terlampaui. Jadi, memasak makanan sendiri tidak menjadi masalah untuk dibawa ke kantor.

4. Nasi Goreng

Nasi goreng sama seperti menu andalan keluarga. Sebab, keberadaannya masih setia digemari oleh banyak orang, mungkin Anda pun termasuk dalam salah satunya. 

Cara memasaknya pun cukup sederhana dan tidak membutuhkan waktu lama. Anda hanya perlu menyiapkan bahan-bahan dasar dan topping tambahan kemudian tinggal menggorengnya.

5. Omelet Kornet

Olahan makanan seperti omelet kornet bisa menjadi solusi untuk mendapatkan menu makan di kantor. Sama seperti menyajikan nasi goreng, pengolahan makanan ini pun cukup sederhana.

Anda hanya membutuhkan telur dan kornet dengan garam dan kaldu saja. Akan tetapi, jika ingin menghasilkan selera sedap bisa menambahkan irisan bawang daun dan bombay. 

Dengan begitu, akan tercium aroma wangi yang menggugah selera makan siang di kantor. Jadi, suasana makan di kantor pun tetap terasa seperti makan bersama keluarga karena menyantap masakan rumahan.

Itulah beberapa menu olahan untuk dijadikan sebagai teman makan siang di kantor yang bisa Anda coba. Resep dan cara membuatnya sangat sederhana dan mudah. Jadi Anda bisa langsung mengeksekusinya untuk dibawa ke kantor.

Bronkitis Kronis

Bronkitis kronis merupakan salah satu jenis Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Bronkitis kronis membuat penderitanya sulit bernapas karena penumpukan lendir akibat saluran bronkial mengalami peradangan dan iritasi. Saluran bronkial berperan untuk membawa udara dari dan ke paru-paru. Peradangan membuat saluran udara membengkak ditambah adanya lendir yang membuat paru-paru semakin sulit memindahkan oksigen dan karbon dioksida keluar dari tubuh.

Penyebab Bronkitis Kronis

Bronkitis kronis adalah penyakit jangka panjang yang membuat penderitanya tidak bisa benar-benar sembuh. Lebih dari 90 persen bronkitis kronis disebabkan oleh kebiasaan merokok, selain itu hal yang menyebabkan timbulnya bronkitis kronis yaitu:

-Terpapar asap rokok (perokok pasif)

-Debu

-Polusi udara

-Asap batubara

-Lingkungan kerja yang selalu menghirup cat tembok atau hairspray

Ada juga faktor yang meningkatkan risiko bronkitis meliputi:

-Orang yang merokok atau sering menjadi perokok pasif berisiko lebih tinggi terkena bronkitis akut dan bronkitis kronis.

-Resistensi rendah yang disebabkan oleh penyakit akut lainnya seperti infeksi pilek atau flu. Orang tua, bayi dan anak-anak lebih rentan terhadap infeksi tersebut.

-Bekerja di lingkungan yang sering terpapar asap kimia atau tekstil.

-Menderita refluks lambung yang dapat mengiritasi tenggorokan sehingga lebih rentan terkena bronkitis.

-Kondisi genetik yang termasuk defisiensi antitrypsin alpha-1 atau perokok yang memiliki keluarga dengan riwayat PPOK.

Gejala

Peradangan membuat penderitanya mengalami batuk terus menerus yang diikuti dengan munculnya lendir pada paru-paru. Penumpukan lendir pada saluran bronkial juga membuat penderitanya mengalami sesak napas disertai mengi yang bisa memburuk saat beraktivitas. Selain itu, gejala lain dari bronkitis kronis meliputi:

-Dahak atau lendir berwarna kuning, hijau atau putih.

-Kelelahan

-Demam

-Panas dingin

-Rasa tidak nyaman di dada

-Penyumbatan di sinus

-Bau mulut

-Nyeri dada

Sesak napas yang dialami penderita bronkitis kronis juga bisa membuat bibir dan kulitnya berwarna kebiruan karena kurangnya oksigen dalam darah. Hal tersebut juga bisa menyebabkan pembengkakkan pada kaki dan pergelangan kaki.

Batuk yang ada juga bisa hilang namun hanya sementara dan batuk akan kembali muncul dengan lebih intens. Keparahan tersebut juga bisa dipicu oleh:

-Infeksi saluran pernapasan, seperti pilek atau flu

-Mengalami infeksi lain

-Paparan iritasi lingkungan seperti debu dan polusi udara

-Gejala yang ada juga dapat semakin memburuk saat di musim dingin atau saat menurunnya suhu dan tingkat kelembaban.

Pengobatan

Hingga saat ini tidak ada obat untuk bronkitis kronis, namun penyakit tersebut bisa dikelola dengan melakukan serangkaian perawatan medis yang meliputi:

-Penggunaan inhaler dengan kandungan zat bronkodilator yang dapat membuka saluran napas guna membuat penderita dapat bernapas lebih mudah.

-Mengonsumsi teofilin untuk melemaskan otot di saluran udara guna meringankan penderita yang mengalami sesak napas parah.

-Jika gejala tidak kunjung membaik, dokter akan meresepkan steroid guna mengurangi peradangan pada saluran udara.

Selain perawatan medis, penderita juga bisa mengubah gaya hidup dengan:

-Berhenti merokok dan jauhi jauhi asap rokok.

-Hindari polusi dengan menggunakan masker setiap keluar rumah.

-Menghirup udara hangat dan lembab guna mengencerkan lendir.

-Berolahraga ringan 30 menit selama tiga kali seminggu.

Pencegahan

Bronkitis kronis adalah penyakit yang bisa dicegah yaitu dengan berhenti merokok dan jauhi asap rokok. Merokok dalam waktu yang lama dapat membuat kerusakan para pada paru-paru. Berhenti merokok juga dapat meminimalisir risiko terkena kanker paru-paru.

Karena bronkitis kronis juga dapat menyerang perokok pasif, berhenti merokok bukan hanya dapat bermanfaat bagi diri Anda namun juga dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan orang lain di sekitar Anda.

Tips untuk Menangani Penyakit Gusi Bengkak yang Ampuh

Gusi bengkak adalah salah satu masalah kesehatan mulut yang umum terjadi dan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman ketika makan. Pembengkakan gusi juga dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari penyakit gusi hingga penggunaan obat-obatan tertentu. 

Selain menimbulkan rasa nyeri, gusi bengkak juga dapat menimbulkan dampak serius jika tidak segera ditangani. Bahkan, radang gusi yang tidak kunjung sembuh adalah salah satu penyebab gigi tanggal yang paling sering ditemui pada orang dewasa.

Umumnya, gejala yang muncul ketika gusi bengkak adalah:

-Gusi berwarna kemerahan, membesar dan terasa lunak ketika disentuh

-Gusi mudah berdarah ketika menyikat gigi

-Rasa nyeri atau ngilu ketika mengunyah

Ada banyak cara ampuh yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan gusi yang bengkak, mulai dari tips yang bisa dilakukan sendiri di rumah hingga pengobatan yang bisa didapatkan di dokter gigi. Sebelum Anda mencoba tips-tips untuk menangani penyakit gusi bengkak, Anda perlu juga memastikan bahwa kebersihan gigi dan gusi Anda terjaga.

Tips Menjaga Kebersihan Gigi dan Gusi

Menyikat gigi secara rutin

Penyebab terbesar munculnya penyakit gusi bengkak (gingivitis) adalah karena kebersihan mulut yang kurang terjaga. Agar tidak terjadi penumpukan bakteri di mulut, penting untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari. Gunakan sikat gigi yang berbahan lunak dan ganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali agar sikat gigi dapat membersihkan secara efektif.  

Berkumur secara teratur

Menggunakan obat kumur anti bakteri dapat mencegah munculnya plak dan pembentukan karang gigi pada mulut, sehingga mengurangi kemungkinan gusi bengkak. 

Jaga asupan makanan yang sehat

Konsumsi makanan yang seimbang tidak hanya sehat bagi tubuh, namun juga untuk menjaga kebersihan mulut. Makanan yang tinggi zat tepung dan gula dapat memicu pertumbuhan bakteri di sela sela gigi, sehingga perlu dibatasi agar tidak terjadi infeksi. 

Lakukan kunjungan berkala ke dokter gigi

Dengan rutin berkonsultasi ke dokter gigi, Anda dapat mengetahui lebih awal jika terjadi masalah kesehatan gigi dan gusi. Dokter gigi juga dapat memberikan tips dan saran untuk menjaga kebersihan gigi dan gusi Anda.

Dengan kebersihan mulut yang terjaga, Anda dapat menyembuhkan gusi yang bengkak secara lebih efektif. Berikut adalah tips yang bisa Anda coba untuk menangani gusi bengkak.

Tips Menyembuhkan Gusi Bengkak Secara Ampuh

Berkumur dengan Air Serai (Sereh)

Air serai memiliki kandungan antibakteri yang dapat mencegah penumpukan plak yang menyebabkan penyakit gusi bengkak. Untuk mengatasi gusi bengkak, teteskan dua hingga tiga tetes minyak serai ke dalam segelas air, lalu gunakan untuk berkumur selama 30 detik. Lakukan dua hingga tiga kali sehari sampai bengkak berkurang.

Berkumur dengan Air Garam

Larutan air garam juga dapat berfungsi sebagai disinfektan yang bisa menyembuhkan gusi bengkak. Larutkan ½ hingga ¾ sendok teh garam ke dalam segelas air hangat lalu gunakan untuk berkumur dua hingga tiga kali sehari.

Berkumur dengan Daun Jambu Biji

Sama seperti serai, daun jambu biji juga memiliki kandungan antibakteri yang bisa mengendalikan menumpuknya plak pada mulut. Tumbuk lima hingga enam daun jambu biji, rendam selama 15 menit dalam air mendidih, tambahkan sedikit garam dan gunakan untuk berkumur. 

Berkumur dengan Obat Kumur Antiseptik

Obat kumur antiseptik yang mengandung chlorhexidine bisa Anda dapatkan di apotik dan berguna untuk menyembuhkan gusi yang bengkak. 

Membersihkan Karang Gigi (Scaling)

Jika Anda berkonsultasi ke dokter gigi, dokter gigi Anda mungkin akan merekomendasikan scaling untuk menyembuhkan gusi bengkak dan mencegah terjadinya gusi bengkak di kemudian hari. Dengan scaling, gigi dan gusi Anda dibersihkan dari plak dan karang gigi. 

Mulai dari pengobatan yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah hingga perawatan dokter, ada berbagai tips yang bisa Anda coba untuk mengatasi gusi bengkak. Namun, yang paling utama tetaplah menjaga kebersihan mulut sebelum timbul penyakit.

Anda bisa melakukan konsultasi secara online dengan tenaga medis profesional yang tersedia di aplikasi SehatQ yang bisa Anda download dari Google Play Store / App Store. Download aplikasi SehatQ untuk dapatkan informasi mengenai penyakit, pola hidup sehat, dan obat-obatan dengan praktis secara online.

Tips supaya Menggigil Cepat Reda

Apakah Anda pernah menggigil? Biasanya, kondisi menggigil terjadi ketika Anda mengalami flu ataupun penyakit tertentu. Kondisi udara yang terlalu dingin juga bisa memicu terjadinya gejala menggigil yang Anda alami. 

Ya, menggigil bukanlah suatu penyakit. Menggigil lebih mengarah pada kondisi perasaan dingin yang tiba-tiba muncul hingga memubat berkontraksi dan meregang dengan cepat. Peregangan ini sebenarnya terjadi untuk meningkatkan suhu tubuh Anda. 

Gejala menggigil sebenarnya bisa hilang dengan sendirinya jika suhu tubuh Anda mulai kembali normal. Namun, jangan pula mengabaikannya sebab gejala ini bisa memicu komplikasi berupa halusinasi sampai kejang. Jadi, bagaimanan cara meredakan menggigil dengan tepat agar tidak muncul komplikasi? Beberapa tips meredakan gejala menggigil ini bisa Anda coba praktikkan di rumah. 

Cukupi Kebutuhan Cairan 

Ketika Anda mulai merasa menggigil, artinya Anda harus lebih banyak mengonsumsi air. Jangan takut bahwa dengan mengonsumsi cairan bisa membuat suhu tubuh menurun dan membuat perasaan menggigil bertambah parah. Kenyataannya, suhu tubuh yang turun justru akan membuat gejala menggigil cepat mereda. Minum banyak air juga bisa mencegah Anda dari kondisi dehidrasi yang dapat memperparah gejala menggigil yang Anda alami. 

Hindari Selimut dan Pakaian Tebal 

Anda mungkin merasa kedinginan ketika menggigil. Namun, hal ini bukan alasan untuk ANda memakai selimut dan pakaian tebal. Pemakaian selimut dan pakaian tebal hanya akan meningkatkan suhu tubuh Anda sehingga gejala menggigil menjadi makin sukar menghilang. Suhu tubuh yang terus meningkat yang disertai gejala menggigil bahkan dapat menyebabkan Anda mengalami kejang. Anda tidak ingin hal ini terjadi pada Anda, bukan? 

Pakai Kaus Kaki! 

Jika memang Anda merasa kedinginan ketika gejala menggigil datang, cobalah memakai kaus kaki. Kakus kaki tipis bisa membuat Anda cepat merasa hangat, tanpa meningkatkan suhu tubuh secara signifikan. Pasalnya, perasaan dingin pada tubuh kebanyakan berasal dari telapak kaki. Menutupi telapak kaki dengan kaus kaki akan sangat efektif meredam rasa dingin tersebut sekaligus meredakan gejala menggigil yang Anda alami. 

Tidak untuk Kompres Es  

Anda mungkin berpikir bahwa mengompres badan bisa membantu menurunkan suhu badan yang menjadi pemicu gejala menggigil. Ini bisa benar atau tidak. Jika Anda mengompres menggunakan es, ini justru berbahaya dan bisa memicu komplikasi dari gejala menggigil yang Anda rasakan. Anda akan merasakan gejala menggigil yang lebih hebat, yang sangat mungkin disertai kejang ataupun halusinasi. Jadi jika ada yang menawarkan kompres es untuk menurunkan suhu tubuh Anda, lebih baik Anda segera menolaknya. 

Mandi Air Hangat 

Apakah orang yang sedang mengalami demam dan menggigil boleh mandi? Boleh saja asalkan Anda memakai air hangat. Mandi atau berendam air hangat ketika sedang demam dan menggigil justru bisa meredakan gejala yang mengganggu tersebut. Suhu tubuh bisa meningkat secar perlahan dan rasa stres yang juga bisa memicu gejala menggigil dapat ditebas. Hal ini yang tidak bisa Anda peroleh apabila memutuskan mandi dengan air dingin yang bisa memperparah kondisi menggigil yang Anda keluhkan. 

Perbanyak Istirahat 

Istirahat menjadi kunci utama untuk memulihkan kondisi tubuh dari berbagai penyakit. Dengan mengambil istirahat, demam dan gejala menggigil juga bisa lebih cepat mereda. Pastikan Anda tidur lebih dari 8 jam dalam semalam apabla memang sedang mengalami gejala menggigil. 

Pertimbangkan Konsumsi Obat 

Jika rasa menggigil yang Anda alami cukup parah dan demam tidak kunjung berkurang, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk mengonsumsi obat. Obat penurunan demam seperti ibuprofen maupun parasentomol bisa menjadi penolong pertama jika gejala menggigil tidak kunjung mereda akibat demam yang sulit turun. 

*** 

Sejumlah langkah di atas memang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gejala menggigil. Namun apabila gejala menggigil sudah diserta komplikasi seperti kejang, segeralah ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat.