Daftar Makanan dan Minuman Pembakar Lemak

Ada beberapa manusia yang diberkahi dengan metabolisme yang cepat, sehingga susah gemuk meskipun sudah makan apa saja. Tingkat metabolisme atau kecepatan tubuh kita membakar kalori untuk menghasilkan energi memang merupakan faktor genetik. Walaupun demikian, Anda juga bisa melakukan upaya untuk mempercepat proses metabolisme. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan dan minuman pembakar lemak. Terdapat beragam makanan dan minuman yang bisa menambah kecepatan metabolisme tubuh dalam membakar lemak. Beberapa di antaranya meliputi:

  1. Telur

Sarapan dengan menu telur mampu mengurangi rasa lapar dan meningkatkan perasaan kenyang lebih lama pada mereka yang kelebihan berat badan atau menderita obesitas. Telur adalah salah satu sumber protein yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh sekitar 20-35% dan meningkatkan kecepatan tubuh membakar kalori selama beberapa jam setelah makan. Karena inilah, telur masuk dalam daftar makanan pembakar lemak. 

  1. Ikan

Ikan salmon, haring, dan makerel adalah jenis-jenis ikan yang menjadi sumber asam lemak omega-3. Asam lemak ini bermanfaat untuk meredakan peradangan, menurunkan risiko penyakit jantung, dan membantu dalam menghilangkan lemak tubuh. Ikan juga merupakan sumber protein yang baik tubuh, dengan mengonsumsi protein akan menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama sekaligus dapat meningkatkan metabolisme.

  1. Teh hijau

Selain mengandung sedikit kafein, teh hijau juga menawarkan antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG). Antioksidan ini bisa meningkatkan pembakaran lemak, seperti lemak pada perut.

  1. Kopi

Minuman populer satu ini mengandung kafein yang memiliki efek meningkatkan performa mental dan fisik, serta membantu pembakaran lemak. Berdasarkan beberapa penelitian, minum kopi setiap hari bisa membantu mempercepat metabolisme sebanyak 3 hingga 13%. Supaya tidak mengalami efek samping kafein berupa insomnia dan kegelisahan, batasi konsumsi kopi Anda maksimal sebanyak empat cangkir saja tiap harinya. 

  1. Greek yogurt

Produk tinggi lemak, seperti greek yogurt, memang tampak tidak pas sebagai makanan pembakar lemak. Tetapi yogurt merupakan sumber protein, kalium, dan kalsium yang sangat baik. Mengonsumsi produk-produk susu yang tinggi protein bisa membantu tubuh dalam membakar lemak, membangun massa otot, dan menjaga perut agar kenyang lebih lama. 

  1. Minyak kelapa

Menambahkan minyak kelapa ke dalam makanan dapat menurunkan trigliserida dan membantu menurunkan berat badan. Tetapi ada beberapa riset yang menemukan bahwa efek meningkatkan metabolisme ini akan berkurang dalam jangka panjang. Selain digunakan untuk memasak, minyak kelapa juga bisa dikonsumsi langsung sebanyak satu atau dua sendok teh per hari. 

  1. Teh oolong

Meskipun tidak sepopuler teh hijau, teh oolong memiliki manfaat kesehatan yang serupa. Kebaikan ini muncul berkat kandungan kafein dan katekin di dalamnya. Berbagai riset menyimpulkan bahwa kombinasi katekin dan kafein di dalam teh dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh hingga sebanyak 102 kalori tiap harinya. Tak heran bila teh termasuk sebagai minuman pembakar lemak.

Konsumsi makanan dan minuman pembakar lemak memang bisa membantu dalam mempercepat metabolisme tubuh, sehingga proses penurunan berat badan berjalan lancar. Meski demikian, olahraga juga perlu Anda lakukan agar proses diet bisa lebih menyehatkan. Jangan lupa pula untuk cek SehatQ.com untuk mencari tahu tips diet yang tepat untuk Anda. Terutama bila Anda memiliki kondisi medis tertentu.

Dug! Tendangan Pertama Buah Hati di Usia Hamil 22 Minggu

Gerakan bayi sudah mulai terasa sejak 16 minggu kehamilan. Bagi kebanyakan wanita gerakan bayi terasa jelas di usia kehamilan 18 hingga 24 minggu, terutama pada wanita dengan kehamilan pertama.

Memasuki usia hamil 22 minggu, buah hati sudah mulai aktif bergerak. Gerakan ini berupa mengepak, menendang, dan berguling. Anda juga akan bisa merasakan suara napas dan cegukan si kecil.

Janin yang bergerak aktif sesuai dengan waktunya pertanda ia dalam kondisi sehat. Namun terkadang janin melakukan gerakan yang baru, sehingga bunda bertanya-tanya apa arti dari gerakan tersebut.

Oleh karena itu tak ada salahnya mempelajari berbagai jenis gerakan bayi.

  • “Halo Bunda, aku mengepak seperti kupu-kupu”

Di antara usia kehamilan 18 hingga 22 minggu, bunda akan mulai merasakan gerakan samar dari si kecil.

Awalnya gerakan ini terasa seperti kibaran atau kepakan sayap kupu-kupu. Beberapa wanita mengatakan seperti ada gelembung gas di dalam perut mereka. Gerakan pertama bayi disebut dengan istilah quickening.

  • “Dug, tendanganku seperti pemain bola profesional”

Setelah minggu ke 20, tepatnya usia hamil 22 minggu bayi cenderung bergerak lebih aktif dalam sehari. Berbeda dengan orang dewasa, janin cenderung lebih aktif di malam hari daripada di siang hari. Bayi merasa kebisingan di siang hari sangat menenangkan sehingga lebih sering tertidur.

Di usia 22 hingga 26 minggu, bayi akan mulai melakukan tendangan-tendangan kecil. Terkadang bayi juga berputar, menggeliat, dan menyentak di dalam rahim.

Seiring bertambahnya usia kehamilan, bayi semakin aktif menendang. Menjelang trimester akhir, bayi semakin tumbuh besar sehingga ia tidak memiliki cukup ruang untuk bergerak. Tendangannya mungkin tidak sekuat sebelumnya.

  •  “Hik, Bunda aku cegukan!”

Janin dalam rahim juga bisa cegukan, lho. Jika Anda menyadari bayi melakukan gerakan berulang dan menyentak, itu tandanya ia sedang cegukan. Gerakan ini normal dan bisa terjadi selama satu menit hingga satu jam.

Tidak ada gerakan namun hasil USG baik-baik saja

Sebenarnya bayi sudah bergerak sejak trimester pertama, namun Anda tidak bisa merasakannya. Gerakan bayi bisa terlihat melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Bila sudah waktunya bayi bergerak namun Anda belum merasakannya, ada beberapa kemungkinan. Pertama, bayi lahir mati atau mati di dalam kandungan. Kondisi ini bisa terjadi di usia kehamilan lebih dari 20 minggu.

Namun jika dalam pemeriksaan bayi baik-baik saja, gerakan bayi yang tidak terasa dikarenakan Anda memiliki berat badan berlebih. Anda akan merasakan tendangan bayi secara terlambat.

Kemungkinan lainnya adalah posisi plasenta. Gerakan bayi Anda mungkin terhalangi oleh plasenta. Sonografer akan memberitahu posisi plasenta Anda apakah dalam posisi normal atau menghalangi gerakan bayi Anda.

Anda tak perlu khawatir karena lambat laun Anda bisa segera merasakan gerakan pertama si kecil.

Frekuensi tendangan bayi yang normal

Sebenarnya tidak ada patokan frekuensi tendangan bayi yang normal karena setiap bayi berbeda-beda. Sejak awal bayi menendang, bayi memiliki frekuensi tendangan yang sama sampai waktunya dilahirkan.

Jika gerakan bayi melambat atau terasa samar bahkan hampir menghilang, segera datangi dokter atau bidan untuk melakukan pemeriksaan. Hal ini bisa jadi pertanda penting bayi Anda dalam kondisi tidak sehat.

Pemeriksaan dan perawatan dini sangat penting untuk menyelamatkan nyawa buah hati Anda.

Catatan

Ketika bayi mulai bergerak, perhatikan dan catat frekuensi gerakan si bayi. Dengan begitu Anda bisa memantau bila gerakan bayi mulai berkurang.

Jika Anda masih belum puas dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan, Anda bisa memeriksa ke tempat lain meskipun hasil sebelumnya tidak menunjukkan masalah apapun.

Hal-Hal Ini Merupakan Upaya Terapi Wicara di Rumah

Mengajarkan pelafalaan huruf yang benar termasuk bagian dari terapi wicara

Setidaknya ada tiga faktor utama yang dapat menyebabkan anak terlambat berbicara. Pertama, faktor keturunan; kedua, kelainan anggota tubuh utamanya pada bagian telinga, hidung, dan tenggorok; dan yang ketiga adalah faktor lingkungan. Jika membahas soal keterlambatan bicara, terapi wicara akan selalu mengikutinya.

Terapi wicara umum sekali diberikan kepada para penderita gangguan perilaku komunikasi, yaitu kelainan kemampuan bahasa, bicara, suara, irama atau kelancaran, sehingga penderita mampu berinteraksi dengan lingkungan secara wajar. 

Terapi ini bisa dilakukan oleh profesional dan juga bisa dilakukan sendiri. Keduanya memiliki plus dan minus, tentu saja. Biaya sepertinya menjadi faktor utama yang memengaruhi preferensi orang tua. Jika Anda memilih melakukan terapi wicara mandiri di rumah, lakukanlah hal-hal di bawah ini:

  • Mengajari Anak Bahasa Tubuh atau Isyarat Sederhana

Anak-anak yang tidak dapat menyampaikan informasi secara penuh bisa merasa frustasi. Hal tersebut terkadang mengarahkan anak untuk mengungkapkan emosi berlebihan (tantrum). 

Bahasa isyarat dapat membantu anak berkomunikasi dengan orang lain. Sebagai orang tua, pertama-tama Anda bisa mengajari mereka bahasa isyarat dengan kata-kata termudah dan paling sering digunakan.

  • Kurangi Konsumsi Televisi dan Perangkat Elektronik Lain, Termasuk Ponsel

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa anak-anak yang sering menonton televisi lebih berpotensi mengalami keterlambatan dalam berbicara. Aktivitas menonton televisi mengurangi stimulan untuk melakukan komunikasi secara dua arah. Suara yang dihasilkan oleh televisi juga dapat menyebabkan anak kurang fokus menyimpan informasi.

  • Biasakan Minum dengan Sedotan

Saat memberikan anak Anda minum, cobalah untuk selalu menyediakan sedotan pula. Meski terlihat sederhana, pemberian sedotan dapat termasuk sebagai upaya terapi wicara di rumah. Pasalnya, sedotan dapat membantu memperkuat otot mulut dan mempermudah anak berbicara.

Gunakan sedotan dengan berbagai macam bentuk terutama sedotan melingkar atau berombak. Sedotan jenis ini dapat melatih otot mulut lebih kuat. Sedotan bentuk tersebut juga diketahui lebih baik daripada sedotan biasanya.

  • Ajarkan Anak Meniup

Coba ajarkan dan melatih anak untuk meniup. Anda bisa berkreasi dalam cara ini, bisa dengan sebuah situasi permainan, misalnya. Anda bisa menaruh bola kapas di atas meja dan meminta anak Anda meniup bola kapas dengan sedotan sejauh mungkin. Sama seperti minum dengan sedotan, berlatih meniup juga dapat memperkuat otot mulut sehingga mempermudah anak untuk berbicara.

  • Rangsang Anak untuk Meminta

Terus pacu dan rangsang anak Anda agar lidah, mulut, dan bibirnya bekerja. Rangsangan akan membuat mereka terbiasa untuk berbicara. Cobalah taruh benda yang sedang digemari atau dibutuhkannya cukup jauh dari jangkauan anak Anda. 

Tujuannya adalah agar buah hati berusaha meminta tolong kepada Anda. Situasi ini dapat mengajarkan bahasa isyarat meminta tolong sambil mengucapkan kata “tolong” ketika memintanya.

  • Biarkan Bermain dengan Teman-Teman Sebayanya

Bawalah anak Anda ke taman bermain atau lapangan yang banyak terdapat rekan-rekan sebayanya. Ketika bertemu dengan anak-anak lain, diharapkan anak Anda dapat mengekspresikan diri dan mempelajari hal-hal baru, termasuk cara mengucapkan sesuatu atau perbendaharaan kosakata baru.

  • Hargai Setiap Usahanya

Hargailah setiap usaha yang telah dilakukan anak Anda dengan memberikan pujian. Pujian akan memengaruhi kondisi mental dan moral anak. Pujian bisa meningkatkan rasa kepercayaan diri mereka dan tetap menjaga semangat anak untuk dapat menyamai kemampuan rekan-rekan sebayanya.

***

Tidak ada yang salah dari setiap pilihan Anda. Terapi wicara di rumah pun bisa berhasil jika Anda, sebagai orang tua, telaten dan sungguh-sungguh membantu anak untuk lepas dari gangguan bicara. Namun, jangan pernah lupakan satu hal, bahwa sesuatu yang dilakukan secara tepat guna akan selalu memberikan hasil yang baik. Untuk itu, periksakan kondisi kesehatan anak Anda untuk mendapatkan diagnosis sebelum menentukan pilihan.