Cara Merawat Shower Puff Agar Tahan Lama

Bagi Anda yang suka sekali menggunakan sabun cair, tentu tidak asing dengan shower puff. Shower puff merupakan alat pembersih badan yang berfungsi untuk mengangkat kotoran di tubuh. Benda ini hadir dengan berbagai macam warna yang bisa Anda pilih sesuai dengan warna kesukaan.

Shower puff dinilai memiliki nilai lebih dibandingkan dengan sabun batang. Hal ini karena shower puff dapat membuat busa jadi lebih banyak, sehingga sensasi mandi akan terasa lebih menyenangkan dan bersih. Namun, di balik manfaatnya, ternyata menggunakan shower puff setiap hari dapat merusak kulit Anda dan tidak disarankan oleh dermatologis.

Bahaya Menggunakan Shower Puff bagi Kesehatan Kulit

  1. Mengganggu regenerasi kulit karena bertekstur kasar sehingga dapat mengikis lapisan kulit terluar dan mengganggu proses regenerasi kulit.
  2. Menimbulkan iritasi pada kulit karena mampu mengikis lapisan epidermis.
  3. Menjadi sarang berbagai bakteri, seperti pseudomonas aeruginosa yang dapat menimbulkan iritasi dan kemerahan pada kulit.
  4. Mencemari lingkungan karena terbuat dari bahan sintetis semacam plastik, sehingga sulit diurai.

Namun, jika Anda tetap memilih untuk menggunakan shower puff, pastikan shower puff yang Anda gunakan dalam kondisi baik dan higienis. Oleh karena itu, Anda perlu merawat shower puff agar tahan lama dan tetap aman digunakan. Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk merawat shower puff.

Cara Merawat Shower Puff dengan Benar

  1. Setelah mandi, sebaiknya Anda mencuci shower puff menggunakan sabun. Tujuannya untuk memastikan tidak ada sisa-sisa kotoran yang menempel pada shower puff. Bersihkan hingga ke seluruh lapisan shower puff.
  2. Bilas shower puff dengan bersih di bawah air yang mengalir agar seluruh kotoran larut bersama air. Pastikan shower puff Anda tidak meninggalkan busa.
  3. Keringkan shower puff dengan cara diperas.
  4. Sterilisasi dengan merendam shower puff di air panas, lalu tambahkan air jeruk nipis atau lemon untuk membunuh bakteri.
  5. Sediakan handuk atau kain bersih untuk mengeringkan shower puff.
  6. Jemur di bawah sinar matahari, pastikan hingga benar-benar kering. 
  7. Jika sudah kering, simpan di tempat yang tertutup dan bersih. Jangan meletakkan shower puff di area yang lembap seperti kamar mandi, di rak sabun, dan di pinggiran bak mandi. 

Catatan SehatQ

Meskipun shower puff dapat mengangkat sel kulit mati, jangan pernah Anda menggunakannya untuk membersihkan wajah. Kulit wajah cenderung lebih sensitif dan tipis dibandingkan kulit tubuh, sehingga akan sangat berbahaya menggunakan shower puff di wajah Anda. 

Hindari penggunaan shower puff yang terbuat dari bahan nilon dan plastik. Sebagai alternatif, Anda dapat beralih menggunakan shower puff yang terbuat dari bahan organik seperti sabut kelapa dan akar tumbuhan. Loofah adalah salah satu shower puff yang terbuat dari labu, sehingga lebih aman dan ramah lingkungan.

Selain itu, Anda dapat menggunakan sabun berbahan alami yang mengandung butiran scrub seperti kopi, beras, dan biji aprikot. Anda juga dapat menggunakan lulur dengan kandungan bahan alami seperti olive oil, bengkuang, dan ekstrak mutiara agar sel-sel kulit mati dan kotoran hilang. Gunakan maksimal 2-3 kali dalam seminggu untuk hasil yang optimal. 

Tidak lupa untuk tetap menjaga kelembapan kulit Anda setelah mandi. Aplikasikan pelembap dan sunscreen agar kulit ternutrisi dan terhindar dari efek buruk sinar matahari. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *