Bagaimana Cara Mencegah Muntah Cairan Kuning Secara Alami?

Anda tiba-tiba mengalami muntah cairan kuning, dan itu terasa sangat menjijikkan. Bagi wanita yang sudah menikah, hal itu pertanda Anda sedang hamil.

Namun ternyata adanya muntah kuning pada diri Anda juga menandakan bahwa tubuh Anda sedang tidak bagus karena beberapa kondisi seperti perut kosong atau karena menenggak terlalu banyak minuman keras.

Kondisi lainnya juga karena bisa jadi Anda menderita kanker usus kolorektal yang cukup berbahaya jika tidak segera ditangani atau usus Anda mengalami kerusakan akibat iritasi zat-zat makanan dan minuman yang masuk tubuh.

Untuk mengatasinya, Anda tentu perlu melakukan pengobatan dengan meminum obat yang diresepkan dokter atau melalui pembedahan jika muntah itu ternyata sangat kronis.

Namun sebelum Anda melakukan itu yang berdampak pada biaya dan efek samping, sebaiknya Anda melakukan pencegahan dan cara-cara praktis tanpa minum obat.

Pencegahan

Pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut;

1batasi asupan alkohol mereka dan hindari pesta minuman keras

2.tidak mengangkat benda berat untuk menghindari risiko hernia

3.dapatkan kolonoskopi secara teratur jika direkomendasikan oleh dokter

4.hindari merokok

5.makan berbagai buah dan sayuran

6.konsumsi makanan tinggi serat untuk membantu mencegah divertikulitis

7.hindari makanan mentah atau berpotensi terkontaminasi

Cara Menghentikan Muntah Empedu Secara Alami

Berikut adalah cara-cara menghentikan muntah empedu secara alami.

Biarkan perut beristirahat

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah biarkanlah perut tenang atau beristirahat terlebih dahulu.

Disarankan untuk tidak makan dan minum apa pun selama 15 hingga 20 menit saat Anda berhenti muntah. Hal ini untuk memberikan waktu bagi perut untuk pulih.

Kenyataannya hal tersebut malah dapat mengurangi kemungkinan Anda muntah begitu makan dan minum lagi.

Konsumsi Cairan

Muntah tentunya juga dapat menyebabkan dehidrasi sehingga Anda menjadi lemas. Karena itu cara menghentikan muntah selanjutnya adalah mengonsumsi cairan sedikit 5 hingga 10 menit.

Cairan yang disarankan adalah:

1.Air mineral

2.Minuman olahraga (seperti Gatorade)

3.Minuman elektrolit pediatrik (seperti Pedialyte) untuk anak-anak

Sedangkan yang tidak disarankan adalah minuman seperti soda dan susu karena dapat merangsang perut untuk mengeluarkan muntahan.

Jika Anda mengobati muntah pada anak kecil, berhati-hatilah untuk tidak membiarkannya minum banyak cairan sekaligus.  

Mungkin lebih mudah untuk mengontrol jumlahnya dengan memberikan sesendok cairan atau menggunakan jarum suntik daripada cangkir atau botol.

Jika Anda muntah mulai lagi setelah memasukkan cairan, kembali ke langkah pertama.  Jika Anda (atau anak Anda) dapat mentolerir sedikit cairan, Anda dapat perlahan-lahan meningkatkan jumlah yang Anda minum dengan setiap tegukan.

Konsumsi makanan yang mudah dicerna

Anda mulai bisa mengonsumsi makanan untuk mencegah muntah lebih lanjut setelah 8-12 jam mengosongkan perut yang hanya diisi oleh cairan.

Mulailah mengonsumsi makanan hambar dan bertepung, serta mudah dicerna seperti beras dan pisang atau biskuit. Hindarilah makanan-makanan yang berat dan asam yang bisa menyebabkan muntah kembali.

Mulai konsumsi makanan dengan porsi normal

Apabila Anda sudah bisa mengurangi muntah melalui konsumsi makanan-makanan yang mudah dicerna, selanjutnya Anda sudah bisa mengonsumsi makanan dengan porsi dan seperti biasanya.

Namun untuk mendapatkan kondisi demikian perlu waktu 1-2 hari setelah Anda muntah. Meskipun begitu Anda harus pelan-pelan saat konsumsi supaya perut tidak kaget diisi kembali makanan.

Itulah mengenai pencegahan dan cara mengatasi muntah empedu secara alami sehingga Anda tidak memerlukan obat sama sekali.

Namun apabila ternyata cara-cara mengatasi muntah cairan kuning ini tidak berhasil,  Anda bisa untuk melakukan pengobatan dan pembedahan untuk cara yang efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *