Akrosianosis pada Bayi Jadi Pertanda Ada Masalah Serius

Merupakan gangguan yang memengaruhi arteri penyuplai darah ke kulit tangan dan kaki pada anak kecil disebut dengan akrosianosis, arteri kecil tersebut membawa oksigen dan nutrisi dari darah. Kondisi ini akan menimbulkan warna biru atau ungu pada kulit tangan atau kaki anak, warna yang muncul disebabkan berkurangnya peredaran darah dan oksiden.

Sehingga kulit yang kekurangan oksiden akan menjadi berwarna biru atau ungu, pada umumnya kondisi ini terjadi pada area kulit yang tipis. Seperti di sekitar mulut, lubang telinga hingga jari-jari tangan dan kaki. Selain itu, area telapak tangan dan kaki juga kerap mengalami kondisi ini dengan mengubah warna alaminya menjadi biru atau keunguan.

Kondisi Akrosianosis pada Bayi

Ketika warna kulit berubah menjadi tak biasa, mengkhawatirkan tetapi terlihat baik-baik saja, bisa jadi anak tersebut terkena kondisi ini. Keadaan ini memang tidak menyakitkan dan merupakan kondisi yang masuk kategori ringan, meski demikian bukan berarti para orang tua bisa mengabaikan kondisi kesehatan ini.

Bisa jadi, kondisi ini merupakan tanda dari keadaan medis serius pada tubuh sang anak, bisa seperti penyakit paru, jantung atau kerusakan pembuluh darah. Kondisi ini sangat umum ditemui dan terjadi pada anak yang baru saja lahir, tetapi remaja dan orang dewasa juga bisa terkena. Penyakit yang sudah ditemukan sejak 1896 ini terdapat dua jenis, di antaranya seperti berikut.

  • Gangguan Primer

Jenis ini kerap dikaitkan dengan suhu dingin, seperti hidup di dataran tinggi, tekanan oksigen rendah dan berangin, serta stres emosional. Meski demikian, jenis ini tergolong tidak berhaya dan kerap muncul karena faktor cacat genetik yang terjadi pada pembuluh darah anak. Gejala seperti ini biasanya muncul pada kedua tangan dan kaki.

  • Gangguan Sekunder

Gangguan jenis yang sekunder kerap dikaitkan dengan banyak peyakit, termasuk gangguan makan, penyakit psikis dan kanker. Gejala yang muncul pada gangguan jenis ini biasanya hanya terjadi pada satu sisi, dapat menimbulkan rasa sakit dan menyebabkan kerusakan pada sel.

Gejala Gangguan

Ciri dan gejala utama dari gangguan ini adalah kondisi kaki dan tangan yang selalu dingin dan disertai perubahan warna pada kulit menjadi biru. Dalam beberapa waktu tertentu, tangan dan kaki juga bisa terasa lembap, berkeringat hingga membengkak. Munculnya warna biru semakin terlihat apabila seseorang berada di suhu dingin dan akan menghilang perlahan jika dihangatkan.

Kebanyakan bayi yang baru lahir memiliki tangan dan kaki biru seelah menjalani persalinan, tepatnya dalam beberapa jam kehidupan pertama mereka. Gejala kondisi ini biasanya kembali ketika bayo merasa kedinginan atau setelah mandi. Beberapa gejala tersebut biasanya tidak diungkapkan oleh dokter ketika melakukan konsultasi.

Pengobatan

Untuk pengobatan yang dilakukan, harus disesuaikan dengan jenis gangguan yang dialami oleh si bayi. Gangguan primer bukan kondisi serius dan cara mengatasinya juga mudah, yakni hanya dengan menghangatkan tubuh. Hal ini bisa dilakukan dengan beranjak ke tempat hangat, memakai kain tebal dan kaus kaki insulasi panas.

Sementara itu, untuk akrosianosis sekunder terdapat beberapa perawatan yang bisa dilakukan karena memang kondisi ini tidak umum dan ringan. Pada bayi yang baru saja lahir, kondisi yang serius ini akan menghilang dengan sendirinya. Namun, sangat disarankan agar para orang tua segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk menemukan gejala kondisi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *